SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Kasus pembunuhan pria berinisial CAD di lahan kosong yang berada di Jalan Boulevard Bintaro Jaya, Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan semakin terang benderang.
Itu setelah Subdit Resmob Polda Metro Jaya menggelar pra rekonstruksi di tempat kejadian tewasnya CAD pada Kamis (17/7/2025) sore.
Diketahui, CAD ditemukan tewas dengan kondisi leher tergorok. CAD rupanya menjadi korban pembunuhan oleh seorang pria berinisial AS yang baru dirinya kenal.
Tersangka AS berhasil ditangkap pihak kepolisian di sebuah rumah kontrakan di kawasan Kota Bekasi, Jawa Barat kurang dari 24 jam.
Kepala Unit 3 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, AKP Fanni Athar Hidayat mengatakan bahwa pra rekontruksi dilakukan guna menelusuri lokasi tindak pidana pembunuhan yang dilakukan oleh tersangka AS.
“Untuk temuan yang kami dapatkan saat ini ternyata dari hasil pendalaman yang kita dalami dan kita tanyakan pada saat di TKP tersangka sudah membawa pisau dari rumahnya,” ujarnya di lokasi.
Baca Juga: SIM Keliling Jakarta Sabtu 5 September, Cek di Sini Lokasinya
Fanni menjelaskan, CAD dan AS baru saling kenal tak jauh dari lokasi ditemukannya jenazah korban.
Kata Fanni, pertemuan keduanya terjadi di sebuah halte daerah Bintaro. Di situ, tersangka meminta tolong kepada korban untuk dipesankan ojek online. Namun, ketika diberikan alamat AS, rupanya tujuan itu satu arah dengan CAD.
“Dia dengan korban tidak kenal sebelumnya, namun pada saat tersangka ini ketemu di dekat halte di daerah Exchange Mall, si tersangka ini memintai tolong sama korban untuk membuka aplikasi Gojek untuk pesankan Gojek dan ternyata searah untuk pulangnya,” jelasnya.
“Korban ini orang baik. Dia menolong tersangka dengan mengantarkannya pulang ke rumah. Namun tersangka malah membunuh korban karena ingin menguasai hartanya, motor, STNK sama handphone. Korban mengantar tersangka ini ke rumah tersangka, ke rumah pelaku. Jadi memang niatnya menolong, korban niatnya menolong pelaku, namun demikian jatuhnya malah dibunuh,” ungkap dia.
Fanni menjelaskan, tersangka AS diduga sudah merencanakan pembunuhan. Musabab, dia telah membawa pisau di kantongnya.
“Kita dalami kemungkinan ada motif pembunuhan berencana,” paparnya. (eko)
Baca Juga: SIM Keliling Jakarta Kamis 3 September, Cek di Sini Lokasinya
























