SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Marvel Cinematic Universe (MCU) bersiap memasuki babak baru. Setelah hampir dua dekade menjadi rumah bagi karakter-karakter ikonik seperti Iron Man, Captain America, dan para mutan X-Men, Marvel Studios akan melakukan langkah drastis. Yakni mereset semesta dan ganti pemeran tokoh utama.
Rencana besar ini akan dimulai setelah perilisan film Avengers: Secret Wars pada 2027. Kepala Marvel Studios, Kevin Feige, menyebut momen tersebut sebagai titik balik, di mana berbagai lini masa akan bertabrakan dan menyatu kembali. Hasil akhirnya? Semesta Marvel yang disusun ulang, lengkap dengan wajah-wajah baru untuk karakter-karakter lama.
“Kami memanfaatkan cerita Secret Wars bukan hanya untuk menutup kisah-kisah pasca-Endgame, tapi juga untuk membuka lembaran baru,” kata Feige dalam wawancara dengan Variety. “Endgame adalah tentang akhir. Secret Wars adalah tentang awal yang baru.”
Sebelum “perombakan” benar-benar terjadi, Marvel masih akan memberi penghormatan pada para pemain lama. Dalam Avengers: Doomsday yang tayang pada 2026, penonton akan kembali melihat wajah-wajah dari era film X-Men 2000-an dan 2010-an—di antaranya Patrick Stewart, Ian McKellen, Alan Cumming, Rebecca Romijn, James Marsden, dan Kelsey Grammer. Ini akan menjadi penampilan terakhir mereka.
Apakah ini berarti para aktor lama benar-benar tak akan kembali? Tidak juga. Feige masih membuka kemungkinan kembalinya “legacy actors” dalam skala terbatas.
Feige menegaskan bahwa langkah ini bukan reboot dalam arti penuh. Ia lebih suka menyebutnya reset. “Reboot adalah kata yang menakutkan. Bisa berarti banyak hal. Reset, satu lini waktu — kami sedang berpikir ke arah itu,” ujarnya.
Baca Juga: Jumlah Penonton Film Agak Laen Menyala Pantiku Tembus 10,5 Juta, Rekor Avengers Terancam?
Di bawah arahan sutradara Jake Schreier (Thunderbolts), film X-Men versi baru akan mengeksplorasi kembali akar cerita para mutan — para remaja dengan kekuatan istimewa yang merasa terasing dari masyarakat.
Sekolah Xavier untuk Anak-Anak Berbakat akan kembali menjadi latar utama, dan tema “menjadi berbeda” akan menjadi pusat narasi. “Komik-komik ini selalu menjadi wadah untuk menceritakan kisah anak muda yang merasa tidak diterima. Itulah kisah universal tentang para mutan, dan ke sanalah kami akan menuju,” ujar Feige.
Ketika ditanya soal masa depan Deadpool & Wolverine—film yang dibintangi Ryan Reynolds dan Hugh Jackman—jawaban Feige mengandung harapan. “Saya rasa masih banyak keseruan yang bisa digali dari kedua karakter itu. Tapi kita lihat saja nanti,” katanya sambil tersenyum.
X-Men merupakan salah satu waralaba tertua dan paling populer dari Marvel Comics. Diciptakan oleh Stan Lee dan Jack Kirby, kelompok mutan ini pertama kali muncul dalam The X-Men pada 1963. Seiring waktu, karakter-karakternya berkembang—dari Cyclops, Storm, Wolverine, hingga Phoenix—dan tak sedikit pula yang muncul sebagai antagonis atau sekutu tak terduga, seperti Magneto, Scarlet Witch, dan Quicksilver. (bbs)
