SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Suasana di Jalan Parimeter Utara, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang pada Rabu (20/8/2025) siang nampak semarak. Ratusan pengunjung, pelaku industri penerbangan, hingga perwakilan lembaga negara berkumpul dalam seremoni pembukaan Heli Expo Asia (Hexia) 2025, ajang pameran helikopter terbesar di Asia yang digelar untuk ketiga kalinya.
Acara tersebut terasa istimewa karena dibuka langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Dalam momen itu, AHY juga meresmikan Heliport PT Whitesky Aviation, heliport pertama di Indonesia sekaligus terbesar di Asia Tenggara, yang berlokasi berdampingan dengan Bandara Soekarno-Hatta.
“Saya senang sekali hari ini bisa hadir secara langsung di Hexia 2025 sekaligus meresmikan Heliport di Cengkareng ini. Ini adalah yang pertama, dan tentunya kita menyambut baik inisiatif dari Whitesky Group yang berkolaborasi dengan banyak pihak, termasuk para produsen industri helikopter dunia. Hal ini menunjukkan optimisme bahwa industri penerbangan Indonesia punya potensi besar,” ujar AHY dalam sambutannya.
Pada pameran tahun ini, pengunjung dimanjakan dengan pameran delapan unit helikopter dari berbagai jenis dan fungsi. Di antaranya Airbus, Bell 429, Bell 505, hingga helikopter milik Basarnas, TNI Angkatan Udara, dan polisi udara.
Pameran tidak hanya menampilkan kecanggihan teknologi helikopter sipil dan militer, tetapi juga menghadirkan edukasi seputar peran penting helikopter dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari transportasi bisnis dan pariwisata, mendukung operasi keamanan dan pertahanan, hingga evakuasi bencana dan misi kemanusiaan.
“Indonesia memiliki geografi yang tidak semua bisa dijangkau dengan transportasi darat. Maka sektor penerbangan, khususnya helikopter, sangat penting. Bukan hanya untuk bisnis, tetapi juga untuk pertahanan, keamanan, search and rescue, penanggulangan bencana, hingga pariwisata,” lanjut AHY.
Baca Juga: Menko AHY Apresiasi Revitalisasi Permukiman Nelayan Tanjung Anom dan Ketapang
Selain pameran, Hexia 2025 juga menjadi momentum bersejarah dengan diresmikannya heliport pertama di Asia yang berdiri di atas lahan seluas tiga hektare di kawasan Bandara Soekarno-Hatta. CEO Whitesky Aviation, Denon Prawiraatmadja, menegaskan bahwa keberadaan heliport ini bukan hanya kebanggaan bagi industri penerbangan nasional, melainkan juga penunjang konektivitas multimoda di bandara terbesar di Indonesia tersebut.
“Heliport ini adalah yang pertama di Indonesia, terbesar di Asia Tenggara. Kehadirannya menjadi komplementer dari Bandara Soekarno-Hatta yang setiap tahunnya melayani sekitar 60 juta penumpang dengan 38 maskapai domestik dan internasional. Dengan adanya heliport, Bandara Soekarno-Hatta bisa disejajarkan dengan bandara kelas dunia seperti JFK di New York atau Heathrow di London,” ujar Denon.
Antusiasme masyarakat juga terlihat jelas. Muhammad Azriel, salah seorang pengunjung yang datang ke acara ini, mengaku senang bisa melihat langsung helikopter-helikopter yang selama ini hanya dilihat lewat layar kaca. “Kebetulan saya diundang ke sini, jadi nggak perlu beli tiket. Saya ikuti seminar, lihat beberapa helikopter, bahkan sempat tanya langsung kepada petugas dari Basarnas dan Polri tentang fungsi helikopter mereka. Ini pengalaman seru, apalagi bisa foto bareng helikopter untuk diunggah di media sosial,” ungkapnya.
Pameran ini juga menyediakan program khusus bagi masyarakat umum. Setiap harinya, ada 15 pengunjung beruntung yang mendapat kesempatan menikmati sensasi berkeliling naik helikopter secara gratis. Hal itu menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi kaum muda yang ingin merasakan pengalaman terbang dengan helikopter untuk pertama kalinya.
Heli Expo Asia bukan sekadar ajang pamer teknologi. Lebih dari itu, acara ini merefleksikan optimisme terhadap kemajuan industri kedirgantaraan Indonesia. Dengan kondisi geografis kepulauan yang luas, kebutuhan akan helikopter sebagai moda transportasi strategis diyakini akan terus meningkat di masa depan.
AHY menekankan bahwa keberhasilan Hexia 2025 adalah bukti nyata kolaborasi lintas sektor. “Industri penerbangan adalah investasi jangka panjang. Jika dikelola dengan baik, Indonesia bukan hanya menjadi pasar, tapi juga pusat pengembangan teknologi aviasi di kawasan,” tuturnya.
Baca Juga: Pameran Helikopter Terbesar di Asia Kembali Digelar di Tangerang
Hexia 2025 dibuka mulai 20 hingga 24 Agustus 2025. Selain pameran helikopter, pengunjung juga bisa mengikuti seminar, hiburan pembukaan, hingga sesi edukasi seputar dunia kedirgantaraan. Dengan mengusung semangat inovasi, konektivitas, dan edukasi, Hexia 2025 bukan hanya menampilkan kemegahan helikopter-helikopter mutakhir, tetapi juga menjadi jendela harapan bahwa industri penerbangan Indonesia tengah bersiap memasuki babak baru yang lebih maju, strategis, dan mendunia. (mg01)
























