Selasa, 8 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

DPRD Banten Dukung Kebijakan PJJ, Yeremia: Pelajaran Harus Tetap Berbobot

Oleh Mardiana Tirtalaksana
Senin, 7 Sep 2026 17:43 WIB
Rubrik Banten Region, Headline, Pemprov Banten
DPRD Banten Dukung Kebijakan PJJ, Yeremia: Pelajaran Harus Tetap Berbobot

Anggota Komisi V DPRD Banten, Yeremia Mendrofa. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, SERANG – Penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) oleh Pemprov Banten, mendapat dukungan anggota Komisi V DPRD Banten Yeremia Mendrofa.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan itu, mengingatkan agar pembelajaran tetap berbobot dan sesuai substansi, serta metodologi belajar mengajar.

Yeremia mengapresiasi kebijakan yang diambil oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten, dengan menerapkan PJJ.

Dengan begitu, para peserta didik dan tenaga pendidik bisa tetap melaksanakan metode pembelajaran, meski melalui sistem online atau dalam jaringan (daring).

“Kebijakan cepat itu tentunya sebagai langkah kesiapsiagaan karena keselamatan peserta didik dan tenaga pendidik harus menjadi prioritas utama dalam menghadapi peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) membahayakan,” katanya, Senin (7/9/2026).

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Banten ini menyarankan, waktu penerapan PJJ nantinya bisa disesuaikan dengan kondisi terkini dari dampak erupsi GAK. Apabila debu vulkanik belum mereda, kebijakan tersebut bisa diperpanjang kembali.

Baca Juga: Pemprov Banten Siagakan Layanan Faskes Di Seluruh Tingkatan

“Kebijakan berapa lama PJJ akan dilangsung tentu kita berharap melihat perkembangan suasana bencana dan juga kualitas udara. Dengan PJJ ini bukan berarti pendidikan dihentikan, tetapi cara belajar yang disesuaikan dengan kondisi bencana,” tambahnya.

Yeremia mengingatkan, meski metode pembelajaran dilakukan secara online, namun harus tetap memiliki kualitas dan berbobot. Tujuannya, agar peserta didik tetap mendapatkan ilmu atau pengalaman belajar yang setara dengan bertatap muka atau didalam kelas.

BeritaTerbaru

Antisipasi Sisa Abu Vulkanik, PJJ di Tangsel Diperpanjang hingga 9 September

Selasa, 8 Sep 2026 11:09 WIB

Redam Debu Vulkanik, Pemkot Tangsel Semprot Jalan Protokol Dini Hari

Selasa, 8 Sep 2026 11:03 WIB
Pemprov Banten Ajukan Kuota Tambahan Solar

Pemprov Banten Ajukan Kuota Tambahan Solar

Selasa, 8 Sep 2026 08:12 WIB
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Tiba di Tangerang, Bupati Imbau Warga Pakai Masker

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Tiba di Tangerang, Bupati Imbau Warga Pakai Masker

Senin, 7 Sep 2026 20:28 WIB

“PJJ harus tetap berbobot, jangan sampai PJJ hanya berupa pemberian tugas. Sekolah harus memastikan pembelajaran tetap mengikuti kurikulum dan tujuan pembelajaran, interaksi guru dan siswa tetap berjalan, materi disesuaikan dengan kondisi psikologis dan situasi bencana,” ujarnya.

“Tidak membebani siswa dengan tugas berlebihan, memperhatikan siswa yang memiliki keterbatasan perangkat dan internet; evaluasi dilakukan secara proporsional,” timpalnya.

Yeremia menyampaikan, sekolah di pesisir harus mendapat perlakuan khusus, Untuk SMA atau SMK serta satuan pendidikan yang berada di wilayah pesisir dan zona rawan tsunami, pemerintah harus menerapkan prinsip safety first atau keselamatan lebih utama.

“Sekolah perlu memiliki peta risiko, jalur dan titik evakuasi, simulasi tsunami, sistem komunikasi darurat, serta skenario penghentian pembelajaran apabila terdapat peringatan bahaya,” pungkasnya.

Baca Juga: Pemprov Banten Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

“Kita tidak boleh menunggu bencana terjadi baru melakukan evakuasi. Pengalaman tsunami Selat Sunda 2018 menunjukkan bahwa tsunami dapat terjadi akibat longsoran tubuh gunung ke laut yang dipicu aktivitas erupsi, bukan hanya akibat gempa tektonik,” sambungnya.

Yeremia juga berpesan agar Pemprov Banten harus memperkuat kesiapsiagaan dan segera memperkuat koordinasi antara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, BMKG, PVMBG dan pemerintah kabupaten/kota.

“Caranya dengan memetakan sekolah yang terdampak abu vulkanik dan berada di zona rawan tsunami, menyiapkan protokol PJJ dan penghentian sementara pembelajaran bila diperlukan, memastikan ketersediaan masker dan perlindungan kesehatan bagi siswa serta guru,” tukasnya.

“Memastikan sirene, sistem peringatan dini dan jalur evakuasi berfungsi, melakukan simulasi evakuasi di sekolah-sekolah pesisir, menyiapkan tempat evakuasi dan transportasi, memberikan informasi resmi yang cepat agar masyarakat tidak panik oleh hoaks,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Pemprov Banten Banten melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama tiga hari terhitung sejak Senin sampai Rabu (7-9/9/2026).

Kebijakan tersebut ditetapkan dalam surat edaran Kepala Dindikbud Nomor : T-400.3.1/4237/Dindikbud/2026 tentang Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Sebagai Langkah Kesiapsiagaan Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau dilingkungan Satuan Pendidikan.

Artinya, pelaksanaan pembelajaran jenjang Sekolah Menebgah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Khusus (SKh) negeri dan swasta ke Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau belajar dari rumah selama tiga hari, Senin hingga Rabu, 7 sampai 9 September 2026.

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, pihaknya segera melakukan tindakan guna mengantisipasi berbagai kemungkinan, salah satunya menerapkan PJJ selama tiga hari kedelan.

“Salah satu yang kita lakukan dengan kondisi saat ini, kami akan melaksanakan pelajaran jarak jauh (PJJ) bagi satu pendidikan yang ada di Provinsi Banten dan kami sudah berkomunikasi juga dengan pemerintah kabupaten/kota,” katanya, Minggu (6/9/2026). (adib)

Tags: Kebijakan PJJpemprov bantenYeremia Mendrofa
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Pasar Tigaraksa Sepi, DPRD Kabupaten Tangerang Soroti Kinerja Perumda Pasar NKR
Headline

Pasar Tigaraksa Sepi, DPRD Kabupaten Tangerang Soroti Kinerja Perumda Pasar NKR

Senin, 7 Sep 2026 20:23 WIB
Bupati Dewi: Purna Tugas Sebagai ASN Bukan Akhir Pengabdian
Banten Region

Bupati Dewi: Purna Tugas Sebagai ASN Bukan Akhir Pengabdian

Senin, 7 Sep 2026 20:01 WIB
Ditengah Aktivitas Erupsi GAK, Anggota DPC Partai Demokrat Pandeglang Bagikan Masker
Banten Region

Ditengah Aktivitas Erupsi GAK, Anggota DPC Partai Demokrat Pandeglang Bagikan Masker

Senin, 7 Sep 2026 19:54 WIB
Sekolah Se-Lebak Terapkan PJJ Hingga 9 September
Banten Region

Sekolah Se-Lebak Terapkan PJJ Hingga 9 September

Senin, 7 Sep 2026 19:46 WIB
Abu Vulkanik GAK Masih Menyebar, DLH Lebak Pantau Kualitas Udara
Banten Region

Abu Vulkanik GAK Masih Menyebar, DLH Lebak Pantau Kualitas Udara

Senin, 7 Sep 2026 19:41 WIB
Pemkab Lebak Alokasikan Rp75 Miliar untuk Pilkada 2029
Banten Region

Pemkab Lebak Alokasikan Rp75 Miliar untuk Pilkada 2029

Senin, 7 Sep 2026 19:37 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

New Vario EVO 160 Night Ride ‘Leave It Behind’, WMS Ajak Nikmati Serunya Riding Malam

New Vario EVO 160 Night Ride ‘Leave It Behind’, WMS Ajak Nikmati Serunya Riding Malam

Jumat, 4 Sep 2026 13:00 WIB
Bagikan 1.000 Masker, Personel Koramil 0102/Cadasari Pandeglang Minta Masyarakat Tak Panik

Bagikan 1.000 Masker, Personel Koramil 0102/Cadasari Pandeglang Minta Masyarakat Tak Panik

Minggu, 6 Sep 2026 21:36 WIB
Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup

Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup

Rabu, 2 Sep 2026 20:59 WIB
Kasus Dugaan Sengketa Lahan Seret 2 Camat di Kabupaten Serang

Kasus Dugaan Sengketa Lahan Seret 2 Camat di Kabupaten Serang

Minggu, 6 Sep 2026 16:22 WIB
Empat Pelaku Pencurian Rokok dan Tabung Gas Diamankan Ke Mapolda Banten

Empat Pelaku Pencurian Rokok dan Tabung Gas Diamankan Ke Mapolda Banten

Jumat, 4 Sep 2026 16:32 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.