SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Seorang bocah digigit anjing liar di kawasan Pondok Aren Kota Tangerang Selatan. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Tangsel langsung bergerak cepat dengan melakukan sejumlah langkah antisipasi. Salah satunya menggandeng komunitas pecinta anjing.
Komandan Regu Rescue Charlie Damkar Tangsel, Ilham Faturohman mengatakan bahwa meskipun data resmi kasus serupa belum tersedia, insiden anjing liar yang menyerang warga bukan kali pertama terjadi.
“Di Tangsel pernah juga beberapa kali terjadi hal serupa. Ini kan tergolongnya masuk anjing liar gitu ya tidak dirawat,” ujar Ilham saat dikonfirmasi melalui telepon, Selasa (26/8).
Menurut Ilham, keberadaan anjing liar di kawasan Pondok Aren cukup mengkhawatirkan karena jumlahnya yang banyak. Beberapa di antaranya bahkan dipelihara oleh seorang perempuan dengan gangguan jiwa yang rutin memberi makan anjing-anjing tersebut.
“Ya pihak Damkar kerja sama developer karena anjingnya terlalu banyak. Artinya Damkar saat ini bekerjasama dengan komunitas pecinta anjing. Kami bekerja sama TNI dan polisi tempat untuk penangkapan. Untuk hari ini belum ada kabar,” katanya.
Selain komunitas pecinta anjing, pihaknya melibatkan aparat TNI dan kepolisian untuk melakukan penyisiran dan penangkapan anjing liar di wilayah tersebut. Hingga saat ini, Damkar bersama tim gabungan telah menangkap sekitar dua ekor anjing liar dari target delapan hingga sepuluh ekor yang berada di satu titik lokasi.
Baca Juga: Kecelakaan Saat Kejar-kejaran, Satu Remaja Tewas di Pondok Aren
“Kurang lebih antara 8 sampai 10 ya yang belum tertangkap. Sedangkan yang tertangkap baru 2,” sebutnya.
Kata Ilham, anjing-anjing yang tertangkap kemudian dibawa ke shelter penampungan di Jakarta. Langkah Damkar ini juga mendapat dukungan dari komunitas pecinta anjing untuk menangani hewan-hewan tersebut dengan cara yang lebih manusiawi.
Ilham juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada. IIa pun menginformasikan segera melakukan penanganan pertama jika mengalami gigitan anjing, terutama anjing liar.
“Segera bersihkan luka dengan air mengalir karena air liur anjing mengandung bakteri berbahaya, lalu secepatnya ke rumah sakit untuk mendapatkan suntikan anti rabies,” jelasnya.
Damkar berharap kolaborasi lintas pihak ini dapat menekan potensi serangan anjing liar di wilayah Tangsel dan meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga lingkungan agar tetap aman, terutama bagi anak-anak. (eko)


















