SATELITNEWS.COM, TANGSEL-Polres Tangerang Selatan (Tangsel) terus mendalami insiden ledakan yang terjadi di kawasan Pondok Cabe, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Hingga Jumat (12/9) malam, polisi telah memeriksa delapan orang saksi, termasuk korban, guna mengungkap penyebab ledakan tersebut.
Kapolres Tangsel, AKBP Victor Daniel Henry Inkiriwang, mengatakan bahwa proses penyelidikan masih terus berjalan. Setidaknya, sejumlah warga termasuk korban turut diperiksa.
“Saksi sampai saat ini ada sekitar 8 orang saksi, dan masih akan terus bertambah. Sampai saat ini, penyidik masih bekerja melakukan pemeriksaan terhadap saksi saksi di TKP termasuk pemeriksaan pengambilan keterangan terhadap korban,” ujarnya di lokasi.
Hingga saat ini tidak ditemukan adanya bahan berbahaya yang bisa menimbulkan ledakan serupa bom. Meski demikian, pihaknya masih menunggu hasil resmi dari laboratorium forensik.
Proses olah TKP sempat terkendala oleh cuaca hujan. Namun, pihak kepolisian memastikan kegiatan akan dilanjutkan segera setelah kondisi memungkinkan.
Baca Juga: Polres Tangsel Lakukan Penyelidikan Kasus Oknum Guru Diduga Lecehkan Siswa
Dari lokasi, tim Puslafor membawa sejumlah barang bukti (barbuk) diantaranya satu buah tabung gas 12 kilogram, tiga tabung gas 3 kilogram hingga selang regulator. Walaupun telah mengamankan sejumlah barang bukti, belum dapat menyimpulkan bahwa penyebab ledakan berasal dari tabung gas.
Diberitakan sebelumnya, suara ledakan keras mengejutkan warga Jalan Cabe Ilir II RT 03 RW 01, Kelurahan Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Jumat (12/09/2025) sekitar pukul 05.15 WIB. Insiden terjadi saat sebagian besar warga masih tertidur lelap. Akibatnya sejumlah rumah rusak dan terdapat korban luka.
Setidaknya, saat ini tercatat ada sekitar tujuh korban luka yang sudah mendapatkan perawatan di rumah sakit. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, belum diketahui pasti soal kondisi korban ataupun persentase luka yang dialami.
Total terdapat delapan rumah yang mengalami kerusakan berat dan ringan akibat ledakan itu. Sampai saat ini, pihak kepolisian mensterilkan lokasi termasuk memadamkan aliran listrik disekitar lokasi. (eko)


















