SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Penyebab pelajar SDN Pondok Benda 01, Kecamatan Pamulang bergelantungan di jendela kelas lantai tiga akhirnya terungkap. Anak laki-laki itu diduga mengalami bullying atau perundungan di sekolah sehingga nekat melakukan tindakan tersebut.
Kepala Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Tangsel, Tri Purwanto menjelaskan pihaknya sudah melakukan konseling awal terkait kasus ini. Dari sesi tersebut, terkuaklah alasan pelajar tersebut bergelantungan di jendela.
“(Penyebab) bully di sekolah,” ujar Tri, Selasa (30/9).
Menurut dia, masih ada sesi konseling lanjutan yang akan dilakukan. Banyak pertanyaan yang akan dilayangkan oleh tim psikolog yang menangani kasus ini.
“Karena di awal tim menggali tidak terlalu dalam, jadi nanti diperdalam oleh psikolog. Butuh pendalaman oleh ahli psikolog nanti. Untuk saat ini yang kita lakukan adalah biar anak merasa aman dan nyaman dulu,” jelasnya.
Menurut Tri, konseling lanjutan sebenarnya sudah dijadwalkan, tetapi tertunda karena siswa tidak berada di rumah saat kunjungan. Nantinya, penanganan konseling akan menyesuaikan dengan karakter anak.
“Ada konseling terhadap anak. Kemarin dijadwalkan Sabtu namun anaknya tidak ada di rumah. Jadi dijadwalkan ulang. Jumat kemarin sudah konseling awal (assessment). Lagi didalemin oleh psikologi kita terkait treatment apa nanti yang diberikan,” paparnya.
Kasus ini menjadi pengingat serius bahwa bullying di sekolah dapat berdampak fatal, tidak hanya pada mental tetapi juga keselamatan anak. Pihak sekolah dan orangtua diminta lebih waspada serta aktif mencegah tindakan perundungan sejak dini.
Diberitakan sebelumnya, peristiwa menegangkan terjadi di SD Negeri Pondok Benda 01, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Rabu (24/9/2025). Seorang siswa kelas 5A terlihat bergelantungan di jendela ruang kelas. Beruntung pelajar itu akhirnya berhasil diselamatkan.
Dalam rekaman video yang viral di media sosial (medsos) Instagram, memperlihatkan seorang siswa mengenakan seragam pramuka bergelantungan di jendala kelasnya yang berada di lantai tiga. Siswa lainnya dan guru di lokasi berusaha menariknya. (eko)