SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Sidang perceraian Andre Taulany dengan Erin Taulany Kembali digelar di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Rabu (8/10/2025).
Sidang yang berlangsung hari ini beragendakan pemanggilan para pihak. Pihak Andre Taulany hadir di persidangan, sementara Erin Taulany hanya diwakili oleh kuasa hukumnya.
“Agenda hari ini tadi panggilan kepada pihak termohon dan alhamdulillah termohon hadir, tapi kuasanya yang hadir seperti itu. Untuk prinsipalnya sendiri tidak hadir,” ungkap Galih, selaku kuasa hukum Andre Taulany.
Mengetahui istrinya absen dalam sidang tersebut, Andre Taulany berbegas meninggalkan ruang pengadilan usai sidang dan pergi sambil menghindari awak media.
Galih Rakasiwi, memberikan penjelasan mengenai sikap kliennya. Menurutnya, Andre harus segera berangkat untuk syuting.
“Mau syuting dia, mau syuting. Tadi bicara sama saya, dia mau syuting, dikejar waktu juga. Saya gak tahu syutingnya syuting apaan, kan namanya juga artis ya, seperti itu,” kata Galih Rakasiwi.
Ketidakhadiran Erin, menurut informasi yang diterima pihak Andre, disebabkan oleh kondisi kesehatan yang belum stabil setelah baru saja kembali dari luar negeri.
“Informasinya baru pulang dari luar negeri, untuk kesehatannya katanya belum stabil. Begitu informasi yang saya dapatkan,” jelasnya.
Akibat absennya Erin, agenda mediasi yang seharusnya bisa digelar hari ini terpaksa ditunda. Mediasi dijadwalkan ulang pada hari Selasa, 14 Oktober 2025, di mana kedua belah pihak diwajibkan untuk hadir.
Galih Rakasiwi juga mengungkapkan rasa kecewa kliennya karena penundaan ini. Menurutnya, Andre ingin proses perceraian ini dapat berjalan dengan cepat.
“Pak Haji hadir. RT (istri) juga diwajibkan hadir untuk mediasi. Seandainya hari ini ada, otomatis kan hari ini. Dikarenakan hari ini RT-nya tidak ada, ya otomatis kan menunggu sampai dengan RT hadir, seperti itu. Hari ini jelas kecewa dong. Kecewalah, intinya kan minta hadir biar cepat selesai, gitu loh,” bebernya.
Ini merupakan upaya perceraian keempat yang diajukan oleh Andre Taulany. Galih menegaskan bahwa kali ini kliennya sangat serius untuk mengakhiri rumah tangganya. Keseriusan ini, menurutnya, dibuktikan lewat jalannya sidang.
“Untuk strategi kita sudah ada, sudah kita masukin semuanya di dalam permohonan kita, ya. Kalau tadi beberapa kali ya memang ini keseriusanlah, keseriusan daripada Pak Haji ini untuk mengajukan permohonan cerai ya. Beliau ini sudah serius, bahkan sudah beberapa kali menjatuhkan talak, termasuk sudah membuat pernyataan dan sudah dikirimkan. Artinya, Pak Haji ini serius, intinya seperti itu untuk bercerai,” pungkasnya. (dtc)