SATELITNEWS.COM, LEBAK–Mengantisipasi dampak bencana yang berpotensi memutus akses jalan dan jembatan, Yonif TP 840/Golok Sakti menggelar pelatihan perakitan Jembatan Bailey di Markas Mayonif TP 840/GS, Kampung Cilawang, Desa Mekarsari, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB itu diikuti personel Yonif TP 840/GS bersama UPTD Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Kabupaten Pandeglang sebagai bagian dari peningkatan kemampuan prajurit di bidang zeni konstruksi.
Komandan Kompi Zeni Mayonif TP 840/Golok Sakti, Letda Czi Budiyono mengatakan, pelatihan tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan personel dalam mendukung pelaksanaan tugas di lapangan, khususnya saat penanganan kondisi darurat akibat bencana.
Menurutnya, kemampuan merakit jembatan darurat menjadi hal penting yang harus dimiliki personel, mengingat sejumlah wilayah di Banten, termasuk Kabupaten Lebak, kerap menghadapi bencana alam yang berdampak terhadap kerusakan infrastruktur.
“Seluruh personel agar mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan tetap mengutamakan faktor keamanan selama praktik lapangan berlangsung,” kata Budiyono.
Ia juga meminta para prajurit menjaga disiplin serta memanfaatkan pelatihan tersebut sebagai sarana meningkatkan pengetahuan dan kemampuan teknis di bidang zeni.
“Kemampuan perakitan Jembatan Bailey ini sangat penting dimiliki personel, terutama saat terjadi bencana yang menyebabkan akses masyarakat terputus. Personel harus siap bergerak cepat membantu pemulihan jalur penghubung,” ujarnya.
Menurut Budiyono, pelatihan tersebut tidak hanya sebatas teori, melainkan langsung dipraktikkan di lapangan agar seluruh personel memahami tahapan perakitan secara tepat dan aman.
“Pelatihan ini bukan hanya teori, tetapi praktik langsung di lapangan agar prajurit memahami proses perakitan secara tepat dan aman,” tandasnya.
Sementara, Kepala UPTD Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Pandeglang, Heru Iswanto menyampaikan, pelatihan tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat kesiapsiagaan personel saat membantu penanganan bencana di wilayah terdampak.
Heru menjelaskan, wilayah Lebak termasuk daerah rawan bencana sehingga kemampuan personel Yonif TP 840/GS dalam merakit jembatan darurat sangat dibutuhkan guna mempercepat pemulihan akses masyarakat.
“Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan personel dalam mendukung pelaksanaan tugas secara cepat dan tepat di lapangan,” ujarnya.
Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI menjadi bagian penting dalam mendukung penanganan kebencanaan, terutama ketika akses jalan dan jembatan mengalami kerusakan akibat bencana alam.
“Sinergi antara pemerintah daerah dan TNI sangat penting dalam penanganan kebencanaan, terutama ketika dibutuhkan percepatan pembangunan akses darurat bagi masyarakat,” ucap Heru.
Menurutnya, kemampuan teknis yang dimiliki personel nantinya akan sangat membantu proses penanganan darurat di lapangan.
“Kami berharap kemampuan ini dapat menjadi bekal bagi personel di lapangan sehingga penanganan infrastruktur darurat bisa dilakukan lebih efektif,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, peserta terlebih dahulu menerima teori praktis sebelum dilanjutkan dengan penyiapan alat dan bahan serta praktik lapangan perakitan Jembatan Bailey.
Secara umum, kegiatan berlangsung aman, tertib dan lancar tanpa ditemukan kendala maupun kerugian personel dan materiel.(mulyana)