SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-5, Primaya Hospital Pasar Kemis menggelar kegiatan Bakti Sosial STT (Soft Tissue Tumor, red) pada Minggu (10/5/2026). Kegiatan ini sekaligus wujud komitmen dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Direktur Primaya Hospital Pasar Kemis, dr. Novita Widyawaty, mengatakan,
manajemen menyampaikan rasa syukur atas perjalanan lima tahun Primaya Hospital Pasar Kemis dalam melayani masyarakat serta komitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan.
dr. Novita Widyawaty menerangkan, kegiatan Bakti Sosial STT ini diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian dan komitmen dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Melalui program ini, masyarakat yang memiliki keluhan benjolan di bawah kulit dapat memperoleh pemeriksaan serta tindakan operasi secara aman oleh tenaga medis profesional, tanpa harus terbebani oleh biaya yang seringkali menjadi hambatan utama.
“Masih tingginya kasus benjolan di bawah kulit pada masyarakat menjadi perhatian tersendiri di bidang kesehatan. Tidak sedikit masyarakat yang hidup bertahun-tahun dengan keluhan benjolan tanpa pernah memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan. Maka dari itu, di moment spesial ini kita berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
dr. Novita Widyawaty menjelaskan kondisi ini seringkali disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan, kurangnya pengetahuan mengenai pentingnya pemeriksaan dini, hingga kendala ekonomi yang membuat sebagian masyarakat menunda bahkan menghindari pengobatan medis.
Selain memberikan pelayanan medis, lanjut dr. Novita Widyawaty memaparkan pada kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini dan penanganan yang tepat terhadap benjolan di bawah kulit. Dengan adanya kegiatan bakti sosial ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih mudah, serta mendapatkan penanganan yang tepat sehingga kualitas hidup mereka dapat meningkat.
“Benjolan di bawah kulit dapat disebabkan oleh berbagai kondisi medis, mulai dari yang bersifat ringan seperti lipoma atau kista, hingga kondisi yang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut. Jika tidak ditangani dengan tepat, benjolan tersebut dapat terus membesar, menimbulkan rasa tidak nyaman, mengganggu fungsi organ tertentu, bahkan berpotensi menimbulkan komplikasi,” paparnya.
Acara yang berlangsung di area rumah sakit itu diisi dengan pemotongan kue dan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas pencapaian rumah sakit selama lima tahun terakhir. Pada kesempatan itu juga, manajemen turut memberikan apresiasi kepada perwakilan karyawan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kontribusi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pasien.
“Perayaan HUT ke-5 Primaya Hospital Pasar Kemis menjadi momentum penting bagi rumah sakit untuk terus berinovasi dan menghadirkan layanan kesehatan yang profesional, berkualitas, serta berfokus pada kebutuhan pasien,” pungkas dr. Novita Widyawaty. (rls/evi)