SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Setelah dilakukan pencarian kurang dari 24 jam, bocah bernama Arfan Mias Ramadhan (8) yang dilaporkan hanyut terbawa arus di Kali Perumahan Pamulang Estate, Kelurahan Pamulang Timur, Kecamatan Pamulang akhirnya ditemukan. Arfan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh tim gabungan di aliran kali Perumahan BPI Pamulang, pada Senin (27/10) sekitar pukul 09.32 WIB.
Satgas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel, Untung Purwanto mengatakan penemuan jasad korban berawal dari kecurigaan tim terhadap satu gorong-gorong di sekitar lokasi yang dipenuhi tumpukan sampah.
“Proses penemuan itu kita mencoba masuk ke dalam gorong-gorong yang memang dari semalam kita curigai bahwa korban berada di sana. Jadi kita coba masuk bawa penerangan ke dalam,” ujarnya.
Proses pencarian pun berlanjut dengan cara membongkar tumpukan sampah yang berada di dalam gorong-gorong. Saat itu, salah satu anggota tim sempat menginjak bagian kaki korban yang tertimbun di antara tumpukan sampah.
“Bahwa memang untuk kondisi di dalam itu sangat gelap dan banyak tumpukan sampah. Untuk awal kita bongkar sampah karena memang menumpuk. Kita bongkar muatannya supaya ada satu yang kita curigakan itu bisa kita rasakan dari sampah itu,” jelasnya.
Setelah ditemukan, jenazah Arfan langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Diketahui, korban merupakan warga Kemuning 3, RT 01 RW 06, Pamulang Timur. Jenazah Arfan ditemukan tim pencarian setelah sebelumnya tim gabungan melakukan penyisiran radius 1,5 kilometer sejak Minggu sore.
Baca Juga: Dua Orang Tewas Akibat Ledakan Pasar Cimanggis, Polisi Pastikan Bukan Bom
Diberitakan sebelumnya, seorang bocah berusia delapan tahun diduga hanyut terbawa arus kali di wilayah Kelurahan Pamulang Timur, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Minggu (26/10/2025). Korban diketahui bernama Arfan Mias Ramadhan, warga Kemuning 3, RT 01 RW 06.
Informasi yang dihimpun, peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 15.15 WIB. Saat itu, korban diduga sedang berusaha mengambil sandal miliknya yang jatuh ke kali. Namun hujan deras membuat arus air meningkat dan menyeret tubuh bocah malang tersebut. (eko)

















