SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Dalam langkah nyata membangun Polisi Humanis dan Responsif, Polres Metro Tangerang Kota menggelar program rutin “Jumat Peduli” di kawasan Banksasuci, Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, pada Jumat (31/10/2025) sore.
Kegiatan sosial ini tidak hanya menjadi wujud kepedulian, tetapi juga upaya mempererat hubungan aparat kepolisian dan masyarakat di wilayah hukumnya.
Dipimpin langsung oleh Wakapolres Metro Tangerang Kota AKBP Eko Bagus Riyadi, didampingi Kapolsek Jatiuwung Kompol Rabiin, aksi ini menyalurkan 200 paket beras kepada warga sekitar Banksasuci.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas. Salah satu warga penerima bantuan, Sulastri, mengaku sangat terbantu. “Bantuan ini sangat bermanfaat untuk kami, apalagi menjelang akhir bulan seperti ini. Terima kasih kepada polisi yang peduli,” ujar Sulastri kepada satelitnews.com.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari, dalam keterangannya, menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Peduli adalah agenda rutin untuk memperkuat kehadiran polisi di tengah masyarakat, bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga mitra sosial yang aktif membantu.
“Kami ingin polisi hadir bukan hanya saat ada masalah, tapi juga saat masyarakat membutuhkan bantuan. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap tumbuh solidaritas dan empati antarwarga, serta hubungan yang lebih erat antara masyarakat dan kepolisian,” ujar Kombes Jauhari.
Baca Juga: Layanan SIM Keliling Kota Tangerang Senin 5 Oktober, Cek Lokasinya
Program ini merupakan bagian dari strategi Polres Metro Tangerang Kota dalam membangun polisi yang humanis dan responsif, sekaligus menjadi wadah untuk mendengarkan aspirasi warga secara langsung.
Pesan Penting Kamtibmas: Waspada Narkoba dan Kebakaran
Selain menyalurkan sembako, jajaran Polres juga memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan pesan-pesan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang krusial.
Kapolsek Jatiuwung Kompol Rabiin secara khusus menyoroti beberapa poin penting. Pertama pencegahan Curanmor, warga diimbau selalu menggunakan kunci ganda saat memarkir kendaraan dan, bila memungkinkan, memasang GPS untuk menghindari pencurian.
Kedua, pengawasan remaja. Orang tua diminta mengawasi ketat aktivitas anak-anak dan remaja agar tidak terjerumus ke dalam kenakalan seperti tawuran, balapan liar, atau penyalahgunaan narkoba. Serta ketiga, pembatasan jam malam.
“Kami berharap anak-anak sudah berada di rumah dan beristirahat maksimal pukul 22.00 WIB. Hindari keluar malam tanpa alasan penting,” tegas Rabiin.
Baca Juga: Fraksi PKS DPRD Kota Tangerang Siapkan Tiga Usulan Raperda 2027
Keempat, risiko kebakaran. Masyarakat Banksasuci yang dikenal padat penduduk dan banyak menyimpan bahan mudah terbakar (plastik dan karton) diingatkan untuk selalu waspada terhadap risiko kebakaran.
“Jika terjadi situasi darurat, segera hubungi Call Center 110 atau petugas Bhabinkamtibmas setempat. Kami siap membantu,” tutup Rabiin
Menurut Rabiin, kegiatan di Banksasuci tersebut menegaskan, bahwa dengan semangat gotong royong dan empati sosial, kepolisian hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga turut menumbuhkan kepedulian di tengah masyarakat. (aditya)




















