SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Persita Tangerang harus puas dengan satu poin setelah ditahan imbang Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Sabtu (1/11) sore. Pelatih Persita Tangerang Carlos Pena menyatakan seharusnya Pendekar Cisadane bisa meraih tiga angka dari laga tersebut.
“Saya memiliki perasaan bahwa Persita seharusnya bisa menyelesaikan laga dengan tiga poin, karena kita sangat dekat dengan hal itu. Tapi kredit untuk Bhayangkara FC karena mereka bagus dalam tendangan sudut, dengan menempatkan banyak pemain di kotak penalti,” ujar Pena.
Kendati demikian, Pena tetap memuji mental dan kerja keras para pemainnya. Ia menilai konsistensi tim datang dari sikap rendah hati dan semangat bertarung seluruh skuat.
“Tapi saya tidak bisa komplain kepada para pemain Persita, karena mereka bermain dengan baik di kondisi lapangan yang sulit.
“Sulit bermain menghadapi lawan yang bagus dengan angin yang kuat hari ini, juga dengan kondisi pada rumput lapangan. Juga kondisi yang panas hari ini, semuanya tak mudah. Tapi tim saya bersaing dengan bagus, untuk mendapatkan poin. Kami harus melihat kedepan,” paparnya.
Pencetak gol Persita, Pablo Ganet menilai satu poin di laga melawan tim yang kuat seperti Bhayangkara FC merupakan hal yang positif. “Saya pikir ini adalah pertandingan yang sulit, di babak pertama kami mencoba untuk kompak dan kuat dalam kondisi mental yang baik, dengan segala kondisi yang ada,” ujar Ganet.
“Setelah itu kita terus membaik, terutama di babak kedua. Kami bermain dengan cerdik, seperti yang pelatih katakan.
“Jika satu poin dari laga tandang bagus, tapi diakhiri dengan rasa yang sedikit sakit karena kita sangat dekat dengan kemenangan,” pungkasnya.
Dalam pertandingan tersbut, Persita sempat unggul melalui Pablo Ganet (80′). Sementara Bhayangkara FC mampu menyamakan kedudukan lewat Slavko Damjanovic (86′).
Hasil imbang dalam laga ini membuat Persita menempati posisi keempat klasemen dengan 18 poin. Catatan positifnya tentu saja Pendekar belum terkalahkan dalam delapan laga terakhir. (gatot)