SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Upaya meningkatkan pemenuhan gizi anak-anak terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Tangerang. Sabtu (20/12), Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) ke-91 yang berlokasi di Desa Tipar, Kecamatan Jambe.
Peresmian tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab Tangerang dalam mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis agar kebutuhan gizi anak-anak bangsa terpenuhi secara merata.
“Keberadaan SPPG merupakan bagian dari pelaksanaan program pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia, khususnya program Makan Bergizi Gratis yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia, mulai dari PAUD, SD, SMP hingga SMA. Dengan MBG, pasokan gizi anak terkontrol dengan baik sekaligus meringankan beban para orang tua,” kata Maesyal Rasyid kepada Satelit News, Sabtu (20/12).
Saat meninjau langsung SPPG yang baru diresmikan, pria yang akrab disapa Rudi Maesyal Rasyid itu menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap menu makanan yang disajikan. Menurutnya, kualitas dan kandungan gizi harus terukur serta berada di bawah pengawasan Puskesmas agar asupan gizi anak benar-benar terpenuhi.
Selain kualitas gizi, ia juga menekankan pentingnya standar kebersihan dan keamanan pangan, mulai dari proses pengolahan hingga pendistribusian ke sekolah-sekolah penerima manfaat MBG. Petugas dapur, kebersihan tempat, serta menu makanan harus diawasi secara ketat oleh tenaga ahli agar program berjalan aman dan sesuai rencana.
“Menunya harus sesuai dengan standar yang telah ditetapkan dan diawasi Puskesmas. Dengan makan bergizi, insyaallah anak-anak kita akan tumbuh sehat, cerdas, dan siap menjadi generasi penerus bangsa. Inilah tujuan utama kita, mencerdaskan kehidupan bangsa dan menyiapkan SDM unggul menuju Indonesia Maju dan Indonesia Emas,” tegasnya.
Baca Juga: Dandim 0510/Tigaraksa Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI, Tekankan Prajurit Berjiwa PRIMA
Bupati juga menekankan bahwa berbagai program nasional, seperti Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, Ketahanan Pangan, hingga Koperasi Desa Merah Putih, sepenuhnya diarahkan untuk kepentingan rakyat serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Karena itu, Pemkab Tangerang terus mendorong pengembangan SPPG agar menjangkau lebih banyak sekolah dan peserta didik.
“SPPG ini akan terus kita tambah. Memang belum seluruhnya terakomodasi, namun secara bertahap akan terus dikembangkan agar semakin banyak anak-anak kita yang merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Insan Peduli Persada, Wisnu Yuda Mukti, menyampaikan bahwa kehadiran SPPG tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi anak, tetapi juga memberikan efek positif bagi perekonomian masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil di daerah.
“SPPG Tipar Raya ini merupakan unit ketujuh yang kami kelola. Kami berharap ke depan dapat terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk mendirikan dapur-dapur SPPG lainnya agar manfaatnya semakin luas,” katanya.
Di tempat yang sama, Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Dilly Windu, menambahkan bahwa berdasarkan data terakhir, SPPG di Desa Tipar, Kecamatan Jambe, merupakan SPPG ke-91 yang telah diresmikan dan beroperasi di Kabupaten Tangerang.
“Saat ini kurang lebih sudah ada 91 SPPG yang diresmikan dan beroperasi,” ujarnya.
Baca Juga: Bupati Tangerang: Pergantian Kepsek Harus Bawa Semangat dan Gagasan Baru
Dilly menjelaskan, hingga November 2025, sebanyak 91 SPPG telah melayani 774 sekolah, baik negeri maupun swasta. Rinciannya, PAUD 80 sekolah, TK/RA 92 sekolah, SD/MI 412 sekolah, serta SMP/MTs sebanyak 190 sekolah.
“Total ada 774 sekolah yang telah menerima manfaat program MBG hingga November 2025,” katanya.
Adapun jumlah siswa penerima manfaat MBG dari jenjang PAUD hingga SMP/sederajat mencapai 220.495 siswa. Terdiri dari PAUD 6.614 siswa, TK/RA 3.392 siswa, SD/MI 136.598 siswa, dan SMP/MTs sebanyak 73.891 siswa.
“Total siswa penerima MBG hingga November 2025 sebanyak 220.495 siswa. Data ini belum termasuk SPPG yang baru diresmikan di Desa Tipar, Kecamatan Jambe,” jelasnya.
Menurut Dilly, jumlah SPPG di Kabupaten Tangerang akan terus bertambah seiring besarnya jumlah pelajar di daerah tersebut. Ia berharap, dengan semakin banyaknya SPPG, program pemenuhan gizi di Kabupaten Tangerang dapat semakin optimal dan berkontribusi nyata dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
“Nanti hari Senin juga akan ada lagi yang diresmikan. SPPG akan terus bertambah. Semoga program ini mampu mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” pungkasnya. (alfian/aditya)




















