SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Perayaan pergantian tahun baru 2026, diharapkan menjadi titik tolak kebangkitan dunia pariwisata di Banten umumnya, dan di Kabupaten Pandeglang khususnya.
Salah satu kawasan wisata di Kabupaten Pandeglang, yang hingga kini masih diburu dan menjadi idola wisatawan, yaitu kawasan wisata Tanjung Lesung, di Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang.
General Manager Tanjung Lesung Resort, Widi Widiasmanto mengatakan, dalam menyambut wisatawan di libur panjang Tahun Baru 2026, pihaknya fokus pada tiga hal yaitu, kesiapan operasional destinasi, keamanan dan keselamatan wisatawan, serta kenyamanan akses dan layanan.
Pengelola kawasan, bersama stakeholder terkait telah melakukan pengecekan fasilitas akomodasi, kebersihan kawasan, kesiapan wahana wisata, serta koordinasi intensif dengan pemerintah daerah, TNI/Polri, dan unsur pengamanan pantai menjelang periode Nataru.
“Kami, managemen Tanjung Lesung Beach Hotel, Kalicaa Villa, dan Ladda Bay Village, di kawasan Tanjung Lesung memberlakukan promo akhir tahun berupa potongan harga kamar, paket bundling menginap + aktivitas wisata, serta penawaran khusus untuk keluarga dan group, dengan tetap menyesuaikan kapasitas dan kualitas layanan,” ungkap Widi, Minggu (28/12/2025).
Per saat ini, tambahnya, tingkat booking berada pada kisaran 60–70 %, dan diproyeksikan meningkat mendekati 90–100 % pada puncak libur Natal dan Tahun Baru, seiring tren reservasi last minute.
Pihaknya juga berharap, para wisatawan tidak mudah termakan isu – isu yang tidak baik atau hoax, khususnya terkait bencana dan prediksi cuaca ekstrem.
“Oleh karenanya, kami juga mengantisipasi melalui pemantauan rutin prakiraan cuaca BMKG, penyampaian informasi cuaca kepada wisatawan, pembatasan sementara aktivitas wisata bahari, apabila kondisi tidak memungkinkan, serta penyiapan SOP keselamatan dan jalur evakuasi di area pantai dan laut,” pungkasnya.
Ditambahkannya, target hunian akhir tahun dipatok pada kisaran 90–100 % secara rata-rata kawasan, dengan harapan okupansi mencapai puncak di atas 100 % pada periode 24–31 Desember, terutama di Villa dan Resort.
Sebagai langkah antisipasi, terjadinya kecelakaan laut atau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, pihaknya juga menggandeng petugas pengamanan yang dilakukan secara terpadu, dengan penempatan Balawista di titik-titik pantai utama, dukungan aparat kepolisian dan TNI, serta pengamanan internal kawasan untuk memastikan keselamatan wisatawan dan kondusifitas selama libur Nataru.
Sementara, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani beserta jajaran pejabat Forkopimda, secara massif melakukan monitoring ke lokasi-lokasi wisata, termasuk pos – pos pengamanan jalur atau hatur.
Ditegaskan Bupati Dewi, Kabupaten Pandeglang yang memiliki berbagai destinasi wisata, diharapkan tahun ini tingkat kunjungannya meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Di Kabupaten Pandeglang ini ujarnya, bukan hanya menawarkan destinasi wisata pantai, tapi juga ada destinasi wisata pegunungan, kolam renang dan pemandian, Curug, serta destinasi wisata lainnya.
“Tahun baru, ayo berwisata ke Pandeglang. InsyaAllah aman, nyaman dan kondusif,” tegas Dewi.
Lebih lanjut diucapkannya, pihaknya juga sudah mengimbau dan mengingatkan para pengelola lokasi wisata untuk tidak memberlakukan tarif kaget, yang tiba-tiba melonjak.
“Berikan kenyamanan, keamanan dan ketertiban bagi pengunjung. Berlakukan tarif sewajarnya, tidak semena – mena,” pungkasnya. (mardiana)