SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memastikan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing, Kecamatan Neglasari masih memiliki kapasitas daya tampung yang aman sepanjang tahun 2026.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Wawan Fauzi, mengatakan Pemkot telah menyiapkan sejumlah kebijakan teknis untuk mengoptimalkan pemanfaatan kapasitas TPA Rawa Kucing secara berkelanjutan.
Salah satunya melalui penerapan sistem pengelolaan sampah modern berbasis sanitary landfill, yakni metode pengelolaan dengan mengisolasi sampah dari lingkungan guna mencegah pencemaran air, tanah, dan udara. “Awal tahun ini kami mulai menata ulang landfill di TPA Rawa Kucing menggunakan geomembran.
Beberapa landfill yang sudah tidak aktif akan ditutup, sehingga hanya landfill aktif yang terus dibuka dan dikelola dengan sistem kontrol berkala,” ujar Wawan.
Ia menjelaskan, Pemkot Tangerang juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Republik Indonesia terkait penutupan operasional landfill yang sudah tidak lagi digunakan.
Di sisi lain, Pemkot Tangerang mengalokasikan anggaran tahun depan untuk penambahan sejumlah unit alat berat, mengingat kondisi sarana pendukung operasional TPA saat ini masih tergolong sangat terbatas.
Baca Juga: Pemkot Tangerang Gelar Uji Emisi Kendaraan Gratis 8–9 September
“Penambahan alat berat ini diharapkan mampu meningkatkan daya dukung operasional TPA Rawa Kucing secara jangka panjang,” tambahnya. Wawan menegaskan, langkah penataan menyeluruh tersebut ditujukan untuk meningkatkan kualitas operasional sekaligus memperpanjang usia dan kapasitas daya tampung TPA Rawa Kucing.
“Kami optimistis TPA Rawa Kucing tidak akan mengalami over capacity. Dengan penataan landfill dan penambahan alat berat yang sudah direncanakan, operasional TPA ke depan akan jauh lebih maksimal dibandingkan saat ini,” pungkasnya. (made)



















