SATELITNEWS.COM, SERANG—Warga Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang mendadak gempar pada Selasa (13/1/2026) siang. Seorang wanita yang berprofesi sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) bernama Erni, ditemukan terkapar bersimbah darah di sebuah kebun tepat di depan Hotel Horison Ultimate Ratu.
Peristiwa tragis yang terjadi sekitar pukul 11.00 WIB ini diduga kuat dilakukan oleh mantan suami korban. Erni ditemukan warga dalam kondisi memprihatinkan dengan dua luka tusuk serius di bagian punggung.
Melihat kondisi korban yang tergeletak lemas, warga sekitar langsung berhamburan memberikan pertolongan pertama. Tanpa menunggu ambulans, warga segera mengevakuasi Erni menggunakan angkutan kota (angkot) menuju Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit terdekat.
“Korban ditemukan di kebun. Ada dua luka tusuk di punggungnya,” ujar salah satu sumber di lokasi kejadian.
Majikan korban, Irham, membenarkan bahwa asisten rumah tangganya itu memang sedang dirundung masalah pelik. Sebelum insiden berdarah ini terjadi, Erni diketahui tengah menjalani proses persidangan perceraian.
Kepada Irham, Erni sering kali mencurahkan isi hatinya terkait prahara rumah tangga yang dialaminya.
Baca Juga: 1.800 Masker Gratis Dibagikan Kepada Pengendara di Kota Serang dan Cilegon
“Korban memang sering mengadu soal permasalahan rumah tangganya, termasuk dugaan kekerasan (KDRT) yang dialaminya selama ini,” ungkap Irham.
Hingga saat ini, pihak kepolisian dari Polres Serang Kota masih melakukan pendalaman intensif.
Kasatreskrim Polresta Serang Kota Kompol Alfano Ramadhan menjelaskan bahwa meskipun dugaan mengarah pada mantan suami, polisi belum memberikan kesimpulan final terkait motif utama di balik aksi nekat tersebut maupun hubungannya dengan proses perceraian yang sedang berjalan.
“Kondisi terkini korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit dan dinyatakan selamat di bawah pengawasan tim medis. Sedangkan pelaku masih dalam pengejaran (DPO),” jelas Alfano.
Alfano telah mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan menyisir keberadaan terduga pelaku.
“Saya menghimbau masyarakat untuk tetap tenang sementara pihak kepolisian terus berupaya menangkap pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tutup Alfano. (rmg)
Baca Juga: Pemprov Banten Ajukan Kuota Tambahan Solar
























