SATELITNEWS.COM, SERANG – Memasuki hari keempat, Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Badan Search and Rescue (Basarnas) Banten bersama tim SAR gabungan, kembali melanjutkan operasi SAR.
Hingga Jumat (11/9/2026) pagi sekira pukul 09.30 WIB, rombongan wartawan yang dikabarkan hilang di perairan Selat Sunda belum berhasil ditemukan.
Pencarian hari keempat, diperluas menjadi empat sektor utama dan satu sektor khusus dengan total luas sekitar 3.243,7 nautical mile (NM) atau Mil Laut persegi.
Pencarian mencakup wilayah perairan yang lebih luas di sekitar Selat Sunda, dengan melibatkan sejumlah kapal dan sarana SAR.
Alat utama yang dikerahkan antara lain, KN SAR Tetuka 247, KN SAR Basudewa, KRI Leuser, KRI Karambit, KRI Lepu, KP Sanjaya, KP Hayabusa, KAL Anyer, KAL Pahawang, RIB 02 Banten, RIB 02 Lampung, RBB Pulau Peucang, hingga TB Gunung Santri. Operasi juga diperkuat dengan dukungan dua unit drone thermal, serta berbagai sarana darat dan pendukung lainnya.
Kepala Kantor Basarnas Banten, Al Amrad mengatakan, perluasan area pencarian dilakukan berdasarkan evaluasi operasi sebelumnya dan perkembangan situasi di lapangan. Hingga pagi ini, pihaknya belum menemukan korban yang hilang saat akan meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK).
Baca Juga: Terseret Arus Ombak Pantai Tanjung Peni Cilegon, Pemancing Ditemukan Meninggal Dunia
“Memasuki hari keempat, kami memperluas area pencarian dengan membagi wilayah menjadi beberapa sektor, termasuk sektor khusus di sekitar lokasi yang menjadi perhatian. Seluruh unsur dan sarana yang tersedia kami optimalkan untuk menemukan delapan orang yang masih dalam pencarian,” ujarnya, Jumat (11/9/2026).
Operasi melibatkan unsur Basarnas, TNI AL, Polri, BPBD, Potensi SAR, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, psikologi, Tagana, Baznas, Rumah Zakat, serta unsur masyarakat dan relawan.
Kondisi cuaca di wilayah operasi diperkirakan cerah berawan hingga berawan, dengan angin dari arah tenggara hingga selatan berkecepatan 10 sampai 20 knot dan tinggi gelombang berkisar 0,5 sampai 2,5 meter.
“Kami tetap mempertimbangkan faktor keselamatan dalam setiap pergerakan tim. Kondisi cuaca dan gelombang terus kami monitor, sementara pencarian dilakukan secara terkoordinasi dan maksimal di seluruh sektor yang telah ditentukan,” jelasnya.
Adapun delapan orang yang masih dalam pencarian terdiri dari Warta (55), kapten kapal; Surakman (60), ABK; Heriyanto (49), guide; M. Bagus Khoirunnas (28), jurnalis Antara; Ari Basuki (52), jurnalis Merdeka; Yudhis, jurnalis iNews; Daus (42), jurnalis Anadolu; dan Donal, jurnalis freelance.
“Kami berharap perluasan area dan penambahan kekuatan unsur pencarian ini dapat memberikan titik terang. Operasi masih terus berlangsung dan setiap perkembangan di lapangan akan kami evaluasi untuk menentukan langkah pencarian berikutnya,” tuturnya.
Baca Juga: Wisatawan Tenggelam di Lokasi Wisata Pesona Curug Goong Pandeglang, Masih Dalam Pencarian
Hingga pelaksanaan Operasi SAR hari keempat, delapan orang masih berstatus dalam pencarian. Tim SAR Gabungan terus melaksanakan penyisiran sesuai sektor yang telah ditentukan, dengan mengoptimalkan seluruh unsur dan sarana yang tersedia, serta tetap mengutamakan keselamatan personel. (adib)
























