SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG — Sebuah rumah milik janda sebatang kara, Saci (64), warga Kampung Cibeber RT 002 RW 005, Desa Banyuasih, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, ambruk, akibat tertimpa pohon tumbang, Minggu (18/1/2026).
Informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi bersamaan dengan hujan deras yang mengguyur disertai angin kencang. Tepatnya pukul 01.00 WIB dini hari.
Beruntung, penghuni rumah selamat dari musibah, tak tertimpa reruntuhan atap bangunan rumah yang tertimpa pohon kelapa yang tumbang. Sehingga, sementara ia diungsikan ke rumah saudaranya.
Melihat kerusakan rumah korban, kerugian materil yang dialami ditaksir mencapai Rp15 jutaan. Dan korban berharap, ada pihak dermawan yang membantu memperbaiki rumahnya.
Koordinator Boedak Suang Rescue (BSR) Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Ade Komarudin mengatakan, peristiwa tersebut sempat mengagetkan warga sekitar, karena kejadiannya saat warga tidur lelap.
“Korban atau pemilik rumah, nyaris tertimpa reruntuhan atap rumah yang tertimpa pohon tumbang. Alhamdulillah, ia selamat,” kata Ade Komarudin, Minggu (18/1/2026).
Baca Juga: Tim Pencari Sempat Temukan Pelampung Di Perairan Cikoneng, Labuan Pandeglang
Pria yang akrab disapa Beno ini menambahkan, korban merupakan janda lanjut usia (lansia) yang tinggal sebatang kara alias seorang diri. Sehingga, saat kejadian ia berusaha meminta tolong warga lainnya.
Warga yang mengetahui dan mendengar peristiwa itu, berhamburan ke rumah korban dan berusaha menyelamatkan korban dari dalam rumahnya. Sementara, sebagian lainnya menghubungi aparatur setempat, untuk tindaklanjut atas peristiwa tersebut.
“Kini, warga bergotong royong membereskan puing-puing reruntuhan atap rumah yang tertimpa pohon,” tambahnya.
Ditegaskannya, korban merupakan petani yang kesehariannya hanya bertani atau berkebun untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Beno yang merupakan Perangkat Desa (Perades) Banyuasih, Kecamatan Cigeulis ini mengaku, sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.
Sementara, pembina Boedak Suang Rescue (BSR) Ade Mulyana menyatakan, pihaknya sudah mendapat informasi atau laporan dari anggotanya serta pihak terkait lain.
“Bermodal laporan tersebut, kami koordinasikan dengan Dinsos Kabupaten Pandeglang, BPBDPK Kabupaten Pandeglang, TNI-Polri, serta aparatur setempat, termasuk para relawan kemanusiaan lainnya,” pungkasnya.
Baca Juga: Sesuaikan Standar Gizi Seimbang, SPPG Kolelet Pandeglang Sajikan Menu Variatif
Ditambahkannya, untuk bantuan perbaikan rumahnya, akan di koordinasikan dengan DPUPR Kabupaten Pandeglang, atau Dinas Perkim. (mardiana)
























