SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Sisa-sisa material bangunan dan pohon tumbang masih tampak di Perumahan Adiyasa, Kecamatan Solear, pascahujan deras disertai angin puting beliung yang terjadi sehari sebelumnya. Di tengah upaya pemulihan, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah turun langsung meninjau lokasi terdampak pada Jumat (23/1/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi warga serta memastikan langkah penanganan pascabencana berjalan cepat dan tepat. Hujan deras dan angin kencang yang melanda kawasan tersebut pada Kamis (22/1/2026) mengakibatkan kerusakan di sejumlah titik permukiman.
Sejak pagi hari, personel Polresta Tangerang telah berada di lokasi untuk melaksanakan kerja bakti atau korve. Kegiatan pembersihan sisa material bencana dipimpin langsung oleh Wakapolresta Tangerang Kombes Pol Christian Aer.
Bersama warga setempat, aparat kepolisian membersihkan pohon tumbang, dahan patah, serta puing-puing atap rumah dan ruko yang berserakan akibat terjangan angin kencang.
Hujan deras yang disertai angin puting beliung tersebut menyebabkan sejumlah pohon tumbang, kerusakan pada atap rumah warga, serta beberapa ruko yang terdampak cukup parah. Meski tidak ada laporan korban jiwa, kerusakan material sempat mengganggu aktivitas warga dan akses di lingkungan permukiman.
“Kehadiran Polri di lokasi bencana merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap keselamatan serta kenyamanan masyarakat,” kata Indra Waspada.
Baca Juga: Jalan Pisangan Pakuhaji Dibongkar Lagi, Tak Sesuai Spesifikasi
Ia menambahkan, kehadiran anggota Polri bertujuan memastikan warga dalam kondisi aman sekaligus membantu percepatan pemulihan pascabencana. Personel dikerahkan untuk melakukan pembersihan agar lingkungan kembali normal dan aktivitas masyarakat dapat segera berjalan.
“Kami mengajak masyarakat untuk selalu waspada, mengamankan barang-barang di sekitar rumah, dan segera melaporkan kepada aparat apabila terjadi kondisi darurat. Polri akan selalu siap membantu,” tambahnya.
Polresta Tangerang memastikan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta unsur terkait lainnya dalam penanganan dampak cuaca ekstrem, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di wilayah terdampak. (aditya)
























