SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Tahun Baru Imlek 2577 jatuh pada 17 Februari 2026. Tahun ini ditandai dengan hadirnya Shio Kuda Api yang dimaknai sebagai momentum kebangkitan semangat dan energi baru.
Karakter kuda yang dikenal tangguh, cepat, dan pekerja keras, berpadu dengan unsur api yang melambangkan keberanian dan daya juang, menjadikan tahun ini diharapkan membawa dorongan positif bagi kehidupan sosial, ekonomi, dan spiritual masyarakat.
Makna tersebut tercermin dalam berbagai tradisi menyambut Imlek. Salah satunya ritual cuci rupang dan altar yang dilakukan jemaat Vihara Kwan In Thang di Pondok Cabe Udik, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu (8/2).
Ritual ini bukan sekadar tradisi turun-temurun, melainkan simbol kesiapan umat menyongsong tahun baru dengan tekad yang lebih kuat dan hati yang bersih.
“Sebenarnya cuci rupang ini untuk menyambut tahun baru Imlek, tradisinya memang seperti itu sebelum tahun baru. Satu minggu sebelumnya,” ujar Anggota Pembina Vihara Kwan In Thang, Frankie Sibbald saat dijumpai.
Ratusan lampion dan ornamen Imlek bernuansa merah terlihat menghiasi area luar dan dalam Vihara Kwan In Thang, sehingga menambah suasana kecantikan dan kemeriahan.
Baca Juga: MBG Disetop Sementara, Dimulai Lagi 23 Februari
Ia menuturkan bahwa Shio Kuda Api memiliki filosofi semangat pantang menyerah. Menurutnya, energi Kuda Api diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk terus bergerak maju, bekerja keras, dan menjaga keharmonisan di tengah keberagaman.
“Tahun baru Imlek yang akan datang itukan tahun kuda api, kuda itukan filosofi nya kerja keras, apalagi kuda api jadi semangat tinggi ditahun ini. Berharap Imlek ini yang pasti toleransi, terjaga, damai, makmur, rakyat nya sejahtera pemimpinnya adil dan bijaksana,” jelasnya.
Menurut Frankie, perayaan Imlek merupakan momen istimewa yang dinantikan umat Tionghoa. Dengan membersihkan rupang serta mendekorasi vihara, jemaat diharapkan dapat melaksanakan ibadah dengan lebih nyaman dan khusyuk.
“Pada malam perayaan Imlek nanti, vihara kami juga akan menampilkan barongsai, wushu dan atraksi lainnya,” katanya.
Dengan semangat Shio Kuda Api yang hanya hadir sekali dalam 60 tahun, perayaan Imlek 2026 diharapkan menjadi titik awal bagi tumbuhnya energi positif, keberanian mengambil langkah baru, serta harapan akan masa depan yang lebih baik. (eko)
























