SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Napoli tersingkir di perempatfinal Coppa Italia usai kalah dari Como lewat adu penalti. Como lolos ke semifinal Coppa Italia untuk pertama kalinya dalam 40 tahun.
Duel Napoli vs Como di perempatfinal Coppa Italia yang digelar di Stadion Diego Armando Maradona, Naples, Rabu (11/2/2026) dini hari WIB, harus lanjut ke adu penalti usai imbang 1-1 di waktu normal. Napoli pada akhirnya kalah 6-7 di babak adu tos-tosan.
Como pun lolos ke semifinal Coppa Italia untuk pertama kalinya setelah 40 tahun. Pasukan Cesc Fabregas itu selanjutnya akan menantang Inter Milan.
Como mendapat penalti pada menit ke-39. Wasit menunjuk titik putih usai Ivan Smolcic dilanggar oleh Matias Olivera. Martin Baturina maju sebagai eksekutor. Meski kiper Napoli Vanja Milinkovic-
Savic menebak arah dengan benar, bola tendangan Baturina meluncur deras ke pojok bawah gawang dan Como pun unggul 1-0.
Napoli menyamakan kedudukan saat laga babak kedua baru berjalan satu menit. Antonio Vergara menaklukkan kiper Como Jean Butez dalam posisi satu lawan satu usai menerima bola sodoran dari Rasmus Hojlund. Skor imbang 1-1 bertahan hingga waktu normal habis. Pertandingan pun harus ditentukan lewat adu penalti.
Dalam adu penalti, Como sempat berada di atas angin saat Romelu Lukaku, yang maju sebagai penendang kedua Napoli gagal menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangannya melebar dari gawang.
Namun, situasi kemudian kembali imbang. Tendangan Maximo Perrone diblok Milinkovic-Savic dan skor imbang 3-3.
Napoli pada akhirnya kalah 6-7 di adu penalti usai tendangan Stanislas Lobotka diblok oleh Butez. Como pun lolos ke semifinal Coppa Italia untuk pertama kalinya dalam 40 tahun.
Ini jadi kali kedua Como lolos ke semifinal Coppa Italia. Pada musim 1985/1986, Como menembus semifinal Coppa Italia usai menyingkirkan Hellas Verona 4-3 secara agregat.
Meski demikian, pelatih Como Cesc Fabregas mewanti-wanti timnya agar tidak terlalu larut dalam euforia. Ia ingin Nico Paz dkk. langsung mengalihkan fokus ke laga melawan Fiorentina di Serie A, Sabtu (14/2/2026).
“Ini prestasi bersejarah, waktu yang positif, tapi kami ada pertandingan penting lain di hari Sabtu. Kami harus menyimpan euforia untuk akhir musim,” ujar Fabregas kepada Sport Mediaset.
“Akan sulit untuk menyingkirkan adrenalin, tapi kami mendengarkan musik selama 10 menit di ruang ganti, sekarang kami akan mulai bersiap untuk akhir pekan, karena kami mengincar tiga poin,” katanya.
Lolos ke semifinal Coppa Italia, Como akan menantang Inter Milan. Nerazzurri melangkah ke semifinal usai menyingkirkan Torino. (dm)