SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Kecelakaan lalu lintas akibat kondisi jalan rusak kembali terjadi di Kabupaten Tangerang. Seorang pelajar SMK berinisial CRA meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di Jalan Raya Pasar Kemis, tepatnya di depan PT Victory Chingluh, Desa Sindang Panon, Kecamatan Sindang Jaya, Jumat (13/2/2026) pagi.
Insiden tersebut menambah daftar kecelakaan di ruas Jalan Raya Pasar Kemis dalam sebulan terakhir. Berdasarkan catatan, sedikitnya lima kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur tersebut dalam kurun waktu satu bulan terakhir.
Kondisi jalan yang berlubang dan rusak parah disebut menjadi salah satu faktor utama penyebab kecelakaan. Kerusakan jalan juga diperparah oleh banjir serta hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kabupaten Tangerang dalam beberapa waktu terakhir.
Sorotan pun datang dari DPRD Kabupaten Tangerang. Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Muhamad Amud, mendesak pemerintah daerah melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar segera melakukan perbaikan.
“Saya sudah mendengar informasi banyaknya kecelakaan di ruas Jalan Raya Pasar Kemis. Pemerintah daerah harus gerak cepat merespons kerusakan jalan, jangan sampai tunggu korban berikutnya, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas,” ujar Amud, Sabtu (14/2/2026).
Politisi dari Partai Golkar itu menegaskan, pemerintah daerah memiliki anggaran pemeliharaan jalan yang bisa dimanfaatkan untuk mempercepat penanganan kerusakan, sehingga tidak kembali menimbulkan korban jiwa.
Baca Juga: Rekomendasi DPRD Kabupaten Tangerang: Tagih Piutang Pajak hingga Tambah Ruang Kelas
Ia juga menyarankan agar pemerintah daerah tidak ragu dalam penggunaan anggaran, selama mekanismenya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Jika diperlukan, koordinasi dapat dilakukan dengan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia maupun Komisi Pemberantasan Korupsi guna memastikan proses berjalan sesuai aturan hukum.
Menurutnya, jika kerusakan jalan tidak segera ditangani, maka masyarakat terutama para pengendara yang setiap hari melintasi jalur tersebut akan terus dirugikan dan terancam keselamatannya.
“Perbaikan jalan rusak harus segera dilakukan, sehingga masyarakat kembali dapat menikmati kondisi jalan yang aman dan nyaman,” pungkasnya. (fajar)
























