SATELITNEWS.COM, SERANG – Bulan ramadhan, adalah bulan penuh berkah. Sehingga kedatangannya, sangat dinantikan oleh umat muslim. Salah satunya seperti oleh para petani timun suri, di Desa Sukamenah, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang.
Selain berpuasa selama satu bulan penuh, momen bulan ramadhan dimanfaatkan oleh para petani untuk berjualan timun suri. Karena, timun suri menjadi salah satu menu andalan untuk berbuka puasa melepas dahaga. Sehingga banyak diburu saat waktu berbuka tiba.
Petani timun suri di Desa Sukamenah, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, sudah melakukan penanaman buah timun suri sejak dua bulan lalu. Kemudian saat menjelang Ramadan, mereka lalu memanennya dan menjualnya.
Dalam sekali panen para petani bisa menghasilkan delapan kwintal timun suri. Sementara untuk hasil panennya dijual ke daerah sekitar, namun ada juga dipasarkan ke luar daerah seperti Tangerang hingga Jakarta.
Sementara, untuk harga buah timun suri tergantung kualitasnya, mulai dari tiga ribu hingga lima ribu per kilogramnya dari petani.
“Alhamdulillah, untuk panen tahun ini hasilnya cukup bagus. Dalam sekali panen bisa sampai delapan kwintal, dan ada juga yang kami kirim ke luar daerah seperti Tangerang dan Jakarta,” ujar Doil petani timun suri, Kamis (26/2/2026).
Doil mengaku, menanam timun suri dilahan seluas 2.500 meter. Namun dengan permintaan yang cukup banyak pada bulan ramadhan ini dirinya masih kekurangan.
“Kita masih kekurangan dikarenakan permintaan pasar yang cukup banyak untuk timun suri,” tuturnya.
Sementara, salah satu pembeli, Abdul Haris, mengatakan sengaja datang langsung ke kebun untuk mencari timun suri untuk persiapan berbuka puasa.
Ia mengaku, sengaja datang langsung ke petani timun suri dikarenakan harga yang terjangkau, dan bisa memilih serta memetik secara langsung.
“Saya sengaja datang langsung ke kebun supaya bisa pilih dan petik sendiri timun surinya. Harganya juga lebih terjangkau dari petani, jadi lebih puas untuk persiapan berbuka puasa,” kata Abdul Haris, pembeli timun suri.
Kata Abdul, buka puasa tanpa ada timun suri campur es dan campur susu berasa kurang lengkap.
“Saya biasanya beli timun suri sebanyak 5 kilogram untuk konsumsi selama satu Minggu,” imbuhnya. (sidik)