SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Akibat diterjang banjir terus menerus, Jembatan Cijango di Kampung Lame RT 002 RW 007, Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, mengalami abrasi dan nyaris amblas.
Diketahui, jembatan tersebut merupakan jembatan penghubung antar Desa Mekarsari, Cimanis, Sobang dan Citeureup, Kecamatan Panimbang.
Jembatan tersebut mengalami longsor dibagian dinding penyangga, dan beberapa bagian tembok pinggir, serta mengakibatkan tanah di bawahnya longsor.
Masyarakat setempat sangat berharap, jembatan tersebut diperbaiki. Karena, bila jembatan amblas akan memutus aktivitas masyarakat, anak sekolah, aktivitas pertanian, aktivitas perekonomian, serta aktivitas lainnya.
Jembatan itu juga, merupakan akses strategis yang kerap dilintasi masyarakat untuk berjualan, bekerja, bahkan aktivitas rutin lainnya.
Seorang warga, Muhidin mengatakan, jembatan tersebut dibangun sekitar tahun 1965 dan belum pernah diperbaiki, pemeliharaan atau perawatan dari pihak terkait.
“Bagian tembok yang longsor itu, tejadi tahun 2025,” katanya, Minggu (17/5/2026).
Dikatakannya, sebelumnya longsor dan amblas dibeberapa bagian tanahnya, banyak sampah yang menumpuk akibat terbawa arus air dan mengendap ditiang penyangga jembatan.
Diakuinya, arus air jembatan sangat deras ketika airnya sedang besar terlebih saat diguyur hujan.
Seorang pengendara, Mulyana menyatakan, dengan kondisi jembatan seperti sekarang ini. Dirinya ekstra hati-hati saat melintasi jembatan tersebut, karena khawatir ambruk tiba-tiba.
Apalagi pengendara mobil atau mobil angkutan hasil bumi, tentunya harus waspada dan ekstra hati-hati. Karena, kekuatan pondasi jembatan sudah tidak kokoh.
“Ini harus mendapat penanganan secepatnya, khawatir kerusakan semakin parah dan menimbulkan korban,” ujarnya.
Ditambahkannya, perangkat desa dan kecamatan sudah mengetahui kondisi jembatan yang sebenarnya. Tinggal, dikoordinasikan dengan pemerintah daerah, pemerintah provinsi maupun pusat, untuk penanganan strategis.
“Pokoknya, kami ingin bagaimana caranya secepatnya dibangun, secepatnya diperbaiki. Supaya masyarakat juga tidak was was lagi,” imbuhnya. (mardiana)