SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Barcelona berhasil menyegel gelar juara LaLiga 2025/2026. Blaugrana mendapatkannya usai mengalahkan Real Madrid dalam duel bertajuk El Clasico.
Barcelona vs Real Madrid berlangsung di Camp Nou, Senin (11/5/2026) dini hari WIB. Pasukan Hansi Flick menang 2-0. Seluruh gol tercpita di babak kedua. Pertama dicetak oleh Marcus Rashford di menit kesembilan dan kedua oleh Ferran Torres di menit ke-18.
Hasil ini memastikan Barcelona meraih gelar LaLiga 2025/2026 dengan 91 poin di puncak klasemen dari 35 laga. Madrid di tempat kedua dengan 77 poin dan tidak bisa lagi mengejar Barca walaupun menyisakan tiga pertandingan lagi.
Itu merupakan gelar liga ke-29 sepanjang sejarah klub atau yang kedua bersama Hansi Flick. Meski sudah juara, pelatih asal Jerman itu enggan leha-leha. Mereka ingin menyamai rekor 100 poin yang pernah diraih Madrid asuhan Jose Mourinho pada 2011-12 dan Barca asuhan mendiang Tito Vilanova pada 2012-13.
Target itu bisa dicapai asal Barca menekuk Alaves, Real Betis, dan Valencia di tiga laga sisa. Meski tak mudah karena Alaves dan Valencia masih berjuang lolos dari degradasi dan Betis sedang memburu tiket Liga Champions, namun Flick bertekad mengejarnya.
“Kami ingin mencapai 100 poin. Masih memungkinkan. Inilah tujuan berikutnya,” ujar Flick.
Ia juga menegaskan bahwa ambisinya adalah membawa Barca kembali berjaya di Liga Champions setelah puasa gelar 11 tahun. Selama dua musim melatih Barca, capaian terbaiknya cuma sampai semifinal. “Kami ingin memberikan lebih banyak untuk klub ini. Kami ingin mencapai level berikutnya. Dan saya tahu semua orang di Barcelona ingin memenangi Liga Champions. Semoga kami bisa mencapai tujuan ini,” ujar Flick.
“Inilah yang selalu saya inginkan, berjuang untuk mewujudkan mimpi. Saya pikir kami memiliki lebih banyak mimpi. Ini bagus untuk musim depan,” tegasnya.
Hansi Flick sendiri kehilangan ayah tercintanya beberapa jam sebelum Barcelona melawan Real Madrid. Apa kata pelatih asal Jerman itu selepas laga? “Ini adalah pertandingan yang berat dan saya tidak akan pernah melupakan hari ini. Saya ingin berterima kasih kepada skuad, presiden, wakil presiden, Deco, dan semua orang yang mendukung kami,” kata Flick yang dikutip dari AS.
“Pada akhirnya, yang terpenting adalah saya sangat bangga memiliki tim yang hebat. Terima kasih atas semangat juang selama 90 menit penuh. Kami harus merayakannya! Visca Barca dan Visca Catalunya!” tegasnya.
Di sisi lain, kekalahan dari Barcelona di El Clasico dalam lanjutan LaLiga menutup peluang terakhir Madrid untuk meraih trofi musim ini. “Bagi saya jelas ada sikutan, tapi meski demikian, selamat untuk Barca atas gelar juara liganya hari ini,” ujar pelatih Madrid Alvaro Arbeloa merujuk ke insiden di kotak penalti Barcelona.
“Musim kami berakhir hari ini tapi kami tidak boleh menyerah. Kami mempertahankan sesuatu yang jauh lebih besar daripada kami semua, lambang Real Madrid. Kami harus menunjukkan bahwa kami benar-benar terluka.”
“Kami tidak bisa mengatakan banyak hal karena kami paham rasa frustrasi dan kemarahan (suporter). Kami hanya bisa menatap masa depan dan belajar apa yang salah musim ini,” katanya.
Arbeloa berjanji timnya akan bangkit seperti yang sudah-sudah. “Kami tidak bisa banyak bicara karena kami memahami rasa frustrasi, kekecewaan, dan ketidakpuasan yang pasti kalian rasakan dengan musim ini,” ujar Arbeloa usai laga, dikutip situs resmi klub.
“Satu-satunya yang bisa kami lakukan adalah bekerja, menatap masa depan, dan belajar dari semua kesalahan yang telah kami lakukan tahun ini. Kami tahu bahwa Real Madrid selalu bangkit kembali.”
“Kami adalah tim yang telah jatuh berkali-kali dan bangkit kembali berkali-kali, tetapi saat ini saya memahami kemarahan yang mungkin dirasakan oleh setiap Madridista, sama seperti kami. Itu sangat jelas, dan kami harus bekerja untuk membalikkan situasi ini,” tegas pelatih 43 tahun itu. (dm)