SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Bayern Muenchen menjamu Heidenheim dalam lanjutan Bundesliga Jerman. Pasukan Vincent Kompany mendapatkan skor imbang 3-3 di detik-detik akhir.
Bayern vs Heidenheim berlangsung di Allianz Arena, Sabtu (2/5/2026) malam WIB. Die Roten tak memainkan beberapa pemain intinya sebagai starter, seperti Harry Kane, Manuel Neuer, Joshua Kimmich, dan Luis Diaz. Alhasil, Bayern tertinggal 0-1 di menit ke-22. Gawang Jonas Urbig dibobol oleh Budu Zivzivadze.
Bayern tertinggal 0-2 di menit ke-31. Eren Dinkci membobol gawang tuan rumah setelah menuntaskan assist Marnon Busch. Leon Goretzka sukses menjebol gawang Heidenheim di menit ke-44 lewat situasi tembakan bebas. Sampai turun minum, Bayern tertinggal 1-2.
Pelatih Vincent Kompany menurunkan pemain utamanya di awal babak kedua. Kane, Diaz, Michael Olise, dan Kimmich tampil dan menambah daya gedor Bayern. Skor akhirnya berubah menjadi 2-2 di menit ke-57. Goretzka menciptakan brace setelah menyambut assist Olise.
Bayern akhirnya kalah 2-3 dari Heidenheim. Zivzivadze kembali membobol gawang Bayern di menit ke-76.
Bayern sukses memaksakan skor imbang 3-3. Bola tembakan Olise membentur tiang dan masuk ke gawang setelah mengenai punggung kiper Diant Ramaj di menit 90+10.
Baca Juga: Jerman dan Belanda Kompak Tersingkir Via Adu Penalti
Hasil ini tak berpengaruh untuk Bayern. Kane cs tetap di puncak klasemen dan sudah dinobatkan sebagai juara Bundesliga beberapa pekan lalu.
Hasil ini juga akan jadi modal Bayern Muenchen dalam melakoni laga hidup-mati melawan Paris Saint-Germain di semifinal leg kedua Liga Champions, tengah pekan nanti. Bayern mesti menang dengan selisih minimal dua gol untuk lolos langsung ke final.
Akan tetapi, kurang solidnya lini belakang Bayern jadi kekhawatiran jelang duel kontra PSG. Dalam sepekan, raksasa Bavaria itu kemasukan total 11 gol di tiga pertandingan terakhirnya di semua kompetisi, alias rata-rata kebobolan 3,6 gol per laga. Sekalipun, di sisi lainnya Bayern juga tajam usai 11 kali mencetak gol.
Pelatih Bayern Muenchen Vincent Kompany mengakui timnya memang kemasukan terlalu banyak gol. Namun, bagi Kompany reaksi Bayern lah yang paling penting.
“Sekarang pertandingannya sudah selesai, semua pemain fit dan itulah yang kami inginkan untuk pertandingan selanjutnya (melawan PSG),” ujar pelatih asal Belgia itu di Reuters.
“Sebagai mantan seorang pemain bertahan aku tahu perasaan yang datang dengan kebobolan banyak gol dalam sepekan. Paris, Mainz, dan Heidenheim, kami memang kebobolan terlalu banyak gol… tapi kami selalu menunjukkan reaksi,” imbuh Kompany. (dm)
Baca Juga: Preview Ekuador vs Jerman, Saatnya Rotasi




























