SATELITNEWS.COM, TANGERANG--Sebanyak 371 atlet dari 19 provinsi ambil bagian dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panjat Tebing Piala Wali Kota Tangerang 2026 yang resmi dibuka di GOR Gondrong, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Kamis (25/6/2026) sore.
Ajang nasional yang digelar oleh Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Tangerang bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta KONI Kota Tangerang itu menjadi salah satu kompetisi panjat tebing terbesar yang digelar di Banten tahun ini.
Wali Kota Tangerang Sachrudin yang membuka kejuaraan tersebut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan. Ia menilai kepercayaan menjadikan Kota Tangerang sebagai tuan rumah merupakan momentum penting untuk mendorong pembinaan atlet sekaligus memperkenalkan fasilitas olahraga yang dimiliki daerah.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, Ketua FPTI Kota Tangerang, Dispora, dan KONI yang telah menyelenggarakan Kejurnas Panjat Tebing ini. Terima kasih juga karena Kota Tangerang dipercaya menjadi tempat penyelenggaraan kejuaraan nasional,” kata Sachrudin.
Menurut dia, kejuaraan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem olahraga yang mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena menjadi salah satu upaya mendorong semangat para atlet untuk menciptakan atlet-atlet nasional bahkan internasional,” ujarnya.
Baca Juga: Jalan Sehat Sarungan Kota Tangerang Diikuti Ribuan Peserta
Sachrudin mengaku terkesan dengan tingginya antusiasme peserta. Dari laporan panitia, sebanyak 371 atlet yang berasal dari 19 provinsi ikut berkompetisi pada berbagai nomor pertandingan.
“Ini luar biasa. Ternyata panjat tebing begitu memasyarakat, bukan hanya di Kota Tangerang tetapi juga di daerah-daerah lain,” katanya.
Ia juga menyoroti keberadaan venue panjat tebing di GOR Gondrong yang selama ini menjadi salah satu fasilitas andalan Kota Tangerang. Menurut dia, venue tersebut pernah digunakan atlet nasional untuk berlatih hingga menembus ajang Olimpiade.
Selain aspek prestasi olahraga, Sachrudin menilai kejuaraan nasional tersebut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Olahraga ini memiliki hubungan yang sangat erat dengan peningkatan perekonomian. Kita bisa memberikan kesempatan kepada UMKM untuk memasarkan produk-produknya. Mudah-mudahan melalui kegiatan olahraga tingkat nasional seperti ini ekonomi masyarakat juga ikut bergerak,” ujarnya.
Kepala Dispora Kota Tangerang Kaonang mengatakan jumlah peserta tahun ini meningkat dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Bahkan, sekitar 80 persen atlet yang tergabung dalam pemusatan latihan nasional (Pelatnas) turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Baca Juga: Kak Herman dalam Kenangan: Membina, Mengabdi, dan Menginspirasi Anak Muda
“Ini sesuatu yang luar biasa. Dari tahun kemarin ada penambahan peserta yang cukup banyak. Hari ini berdasarkan laporan panitia ada 371 peserta, dan sekitar 80 persen atlet Pelatnas turun menjadi peserta kejuaraan,” kata Kaonang.
Menurut dia, kehadiran atlet-atlet terbaik nasional menjadi bukti bahwa Kota Tangerang semakin diperhitungkan sebagai penyelenggara event olahraga berskala besar.
Kaonang berharap Kota Tangerang dapat terus menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan nasional dengan dukungan fasilitas yang memadai dan penyelenggaraan yang semakin profesional.
“Semoga kita mampu menjadi tuan rumah yang baik. Venue-nya berstandar, masyarakatnya ramah, dan manajemen penyelenggaraannya semakin profesional. Ini sejalan dengan arahan Wali Kota untuk menjadikan sport tourism sebagai daya ungkit ekonomi daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua FPTI Kota Tangerang Fredyanto mengatakan penyelenggaraan Kejurnas Piala Wali Kota Tangerang tahun ini merupakan yang pertama digelar dengan skala nasional di Kota Tangerang.
Menurut dia, keberhasilan menghadirkan peserta dari 19 provinsi tidak terlepas dari komunikasi aktif yang selama ini dibangun FPTI Kota Tangerang dengan berbagai daerah.
“Kami sering hadir dalam berbagai kegiatan dan undangan di daerah lain. Selain itu, kami juga berusaha memberikan penghargaan dan hadiah yang baik sehingga atlet-atlet tertarik mengikuti kejuaraan ini,” katanya.
Fredyanto menilai jumlah peserta dari 19 provinsi sudah menunjukkan capaian yang baik karena mewakili lebih dari separuh provinsi di Indonesia.
“Kalau 19 provinsi itu sudah bagus. Artinya lebih dari 50 persen provinsi di Indonesia ikut ambil bagian dalam kejuaraan ini,” ujarnya.
Untuk atlet tuan rumah, Fredyanto berharap Kota Tangerang mampu bersaing terutama pada nomor speed yang selama ini menjadi andalan. Ia menargetkan kontingen Kota Tangerang dapat meraih sedikitnya lima medali pada kejuaraan tersebut.
“Kalau targetnya mudah-mudahan bisa menang di nomor speed. Untuk Kota Tangerang, kalau bisa mendapatkan lima medali sudah bagus,” katanya.
Kejurnas Panjat Tebing Piala Wali Kota Tangerang 2026 dijadwalkan berlangsung selama empat hari dengan mempertandingkan sejumlah kategori dan nomor perlombaan yang diikuti atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah di Indonesia. (ari)
