SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Barcelona mengalahkan Atletico Madrid 3-0 dalam laga leg kedua semifinal Copa del Rey musim ini. Namun hasil itu tak cukup membawa tim asuhan Hansi Flick ke partai final karena kalah agregat 3-4.
Bermain di Camp Nou, Rabu (4/3/2026) dini hari WIB, Barca yang kalah 0-4 di leg pertama pada 13 Februari lalu membuka keunggulan di menit ke-29. Marc Bernal menuntaskan umpan silang Lamine Yamal dengan tap-in di depan gawang Atletico yang dijaga Juan Musso.
Barca lalu menggandakan skor di injury time babak pertama. Pelanggaran Marc Pubill terhadap Pedri yang di kotak penalti memaksa wasit Ricardo De Burgos menunjuk titik putih. Raphinha selaku eksekutor berhasil mengecoh Musso yang salah menebak arah bola.
Pada babak kedua, Bernal mencetak gol keduanya di menit ke-72 usai menyambut umpan silang dari Joao Cancelo dengan tembakan jarak dekat ke sudut kanan gawang Atletico tanpa bisa dijangkau Musso. Skor berubah menjadi 3-0.
Bernal memiliki peluang mencetak hat-trick di menit ke-81, namun tembakan jarak jauhnya melebar dari target. Enam menit berselang, upaya serupa dari Yamal juga tak membahayakan gawang Atletico.
Di sisa waktu, tak ada lagi gol yang tercipta. Skor 3-0 bertahan hingga usai, namun tak cukup untuk meloloskan Barca ke partai puncak karena Atletico unggul agregat 4-3.
Skuad asuhan Diego Simeone kini tinggal menunggu pemenang antara Athletic Bilbao vs Real Sociedad sebagai calon lawan di partai final yang akan digelar di Sevilla pada April mendatang. Sociedad unggul 1-0 di leg pertama dan kedua tim akan kembali bertanding pada Kamis (5/3) dini hari tadi.
Winger Barcelona Raphinha menyebut timnya sudah tampil habis-habisan saat menumbangkan Atletico Madrid 3-0 di leg kedua semifinal Copa del Rey musim ini. Apa daya, hasilnya belum cukup membawa mereka ke final. “Saya bangga dengan tim. Kami memberikan segalanya sejak awal. Kami kecewa karena kami ingin berada di final. Kami pantas mendapatkannya untuk laga hari ini,” ujar Raphinha usai laga, dikutip Marca.
“Kami harus menghormati apa yang telah dilakukan Atlético; mereka adalah tim yang hebat. Mereka bermain sangat baik, mempertahankan gawang mereka sendiri.”
“Kami memberikan yang terbaik, dan bangkit dari ketertinggalan 0-4 bukanlah hal mudah. Kami bisa bermain lebih baik di leg pertama, namun tak ada gunanya mencari alasan.”
“Dengan dukungan para penggemar, semuanya jauh lebih mudah. Kami hanya kurang satu gol untuk menyamakan skor. Saya meninggalkan lapangan dengan rasa cukup bangga, dengan lebih banyak hal positif daripada negatif. Jika kami terus bermain seperti hari ini, kami akan mengakhiri musim dengan spektakuler,” tegas pemain asal Brasil itu.
Blaugrana pun gagal mempertahankan trofi Copa del Rey yang diraih musim lalu. Peluang juara Raphinha dkk. kini tersisa di LaLiga dan Liga Champions.
Barcelona saat ini unggul empat poin dari Real Madrid di puncak klasemen Liga Spanyol. Sementara di Liga Champions, Barcelona akan menghadapi Newcastle United di babak 16 besar. “Kami kurang sedikit lagi, leg pertama mempengaruhi kami. Tapi kami harus jalan terus seperti ini, dengan begitu kami akan memenangi dua gelar yang tersisa,” ujar bek Barcelona Ronald Araujo seperti dilansir AS. “Kami masih ada dua gelar penting lagi. Main seperti ini kami bisa memenangi keduanya,” katanya.
Di sisi lain, Atletico Madrid kini menegaskan misi besar mereka untuk keluar sebagai juara. Direktur Olahraga Atletico, Mateu Alemany, menegaskan ambisi besar klub untuk mengangkat trofi. “Kami berharap keberhasilan ini akan disertai dengan sebuah gelar juara. Kami mulai memikirkan Sevilla (lokasi final). Hari ini adalah waktunya untuk merayakan,” kata Alemany sebagaimana dilansir oleh RTVE.
“Saya harus menonjolkan sikap seluruh pemain yang telah berjuang di sini. Sepak bola adalah tentang bagaimana cara bertahan dalam penderitaan dan bagaimana cara merayakannya,” pungkasnya. (dm)