SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Upaya seorang remaja untuk menolong temannya yang terpeleset di tepi sungai berakhir tragis. Airlangga Febrian (13), pelajar asal Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, dilaporkan hanyut di Kali Maulana Hasanudin, Kelurahan Poris Jaya, Kecamatan Batuceper, Senin (9/3/2026) sore.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB di aliran sungai yang berada di seberang SPBU Poris Gaga, RT 03/RW 03 Kelurahan Poris Jaya. Hingga malam hari, korban masih dalam pencarian petugas bersama warga di sepanjang aliran sungai.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari menjelaskan, kejadian bermula saat korban bersama sejumlah temannya mandi di sungai tersebut. “Korban bersama teman-temannya mandi di kali. Saat itu salah satu temannya terpeleset di pinggir kali, lalu korban berusaha menolong,” kata Jauhari dalam keterangannya.
Namun nahas, saat mencoba menolong temannya, Airlangga justru kehilangan pijakan dan terseret arus sungai yang cukup deras. “Ketika berupaya menolong temannya, korban justru terbawa arus dan hanyut di Kali Maulana Hasanudin,” ujarnya.
Informasi mengenai kejadian itu pertama kali diterima polisi dari warga sekitar pukul 16.30 WIB, Mendapat laporan tersebut, jajaran Polsek Batuceper langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolsek Batuceper Kompol Gunawan bersama personel piket fungsi dan perwira pengawas, termasuk Kanit Intelkam AKP Bambang Antoro, turun langsung ke lokasi untuk melakukan penanganan awal serta membantu proses pencarian korban.
Baca Juga: Bentrokan di Ciledug Lukai Lima Orang
Dari hasil pendataan petugas, korban diketahui bernama Airlangga Febrian, lahir di Tangerang pada 18 Februari 2013. Ia merupakan siswa SMP 26 yang berdomisili di RT 03/RW 03 Kelurahan Cipondoh Makmur, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.
Sejumlah saksi turut dimintai keterangan oleh petugas, di antaranya Siska (37) selaku Ketua RT setempat dan Sarman (11), pelajar yang berada di lokasi saat kejadian. Menurut keterangan saksi, saat itu beberapa anak tengah mandi dan bermain di sungai. Kondisi arus yang cukup deras diduga membuat korban tidak mampu menyelamatkan diri setelah terpeleset.
Hingga malam hari, proses pencarian terhadap korban masih terus dilakukan oleh petugas bersama warga di sekitar lokasi kejadian. Peristiwa hanyutnya remaja tersebut juga sempat beredar luas di media sosial.
Polisi pun mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama agar tidak bermain atau mandi di sungai yang memiliki arus deras. “Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan mengawasi anak-anaknya supaya tidak bermain di sungai, apalagi ketika arus sedang deras,” kata Jauhari. (ari)
Baca Juga: 100 Personel Polres Metro Tangerang Kota Naik Pangkat




























