Senin, 29 Juni 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Jaga Rupiah, BI Disuntik Bank Rp281 Triliun

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Senin, 29 Jun 2026 16:20 WIB
Rubrik Nasional
Jaga Rupiah, BI Disuntik Bank Rp281 Triliun

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti dalam jumpa pers bersama DPR dan pemerintah, terkait penguatan fiskal dan moneter, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (29/6/2026). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) memperkuat langkah menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global. BI menaikkan suku bunga acuan hingga 5,75 persen dan memperkuat likuiditas, sementara pemerintah mengembalikan dana Rp281 triliun ke bank-bank BUMN untuk menjaga penyaluran kredit tetap berjalan.

Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi antara DPR, pemerintah, BI, dan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) di Gedung DPR, Senin (29/6/2026). Dalam pertemuan yang dihadiri Wakil Menteri Keuangan Juda Agung, Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti, serta Wakil Ketua DEN Mari Elka Pangestu itu, para pemangku kebijakan membahas respons terhadap tekanan ekonomi global.

Wakil Ketua DEN Mari Elka Pangestu mengatakan, ketidakpastian global saat ini terutama dipicu gejolak harga komoditas strategis, termasuk minyak mentah akibat konflik di Timur Tengah. Kondisi tersebut berpotensi menekan inflasi dan daya beli masyarakat.

“Ada kesepakatan yang tercapai bahwa yang penting menjaga kestabilan makro ekonomi di jangka pendek karena kita sudah melihat dampak ketidakpastian global, misalnya harga minyak meningkat dan dampaknya ke inflasi dan daya beli di masyarakat,” ujar Mari dalam konferensi pers.

Menurut Mari, koordinasi kebijakan fiskal dan moneter menjadi kunci untuk menjaga stabilitas sekaligus mempertahankan kepercayaan investor di tengah tekanan eksternal. “Pelemahan rupiah lebih dari peers kita, berarti kita harus waspadai bagaimana menjaga confidence dan trust,” katanya.

Sejalan dengan itu, BI mengambil sejumlah langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar dan likuiditas. “Bahwa dalam situasi ketidakpastian global yang sangat tinggi, maka kami di Bank Indonesia tentunya perlu membuat suatu kebijakan yang sifatnya memang jangka pendek untuk mencapai stabilitas,” ujar Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti.

Baca Juga: Rupiah Tembus Rp18.000, BI Perkuat Intervensi

Untuk meredam tekanan terhadap rupiah, BI telah menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 100 basis poin dalam satu bulan terakhir hingga mencapai 5,75 persen. Langkah ini juga diarahkan untuk menjaga daya tarik instrumen keuangan domestik di tengah arus modal global.

Sejalan dengan itu, aliran dana asing ke pasar keuangan domestik tetap terjaga. Destry menyebut inflow ke portofolio Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) sejak Januari hingga 26 Juni 2026 naik secara signifikan.

BeritaTerbaru

Bunga Rumah Subsidi Dipastikan Tetap 5 Persen Meski BI Rate Naik

Bunga Rumah Subsidi Dipastikan Tetap 5 Persen Meski BI Rate Naik

Sabtu, 20 Jun 2026 11:00 WIB
Lokasi SIM Keliling di Tangerang dan Jakarta Sabtu 20 Juni

Lokasi SIM Keliling di Tangerang dan Jakarta Sabtu 20 Juni

Sabtu, 20 Jun 2026 10:55 WIB

Roy Suryo dan dr Tifa Dikabarkan Ditangkap Polisi Pagi Tadi

Jumat, 19 Jun 2026 11:28 WIB
Pemulihan Pascabencana Sumatera, Fokus Geser ke Infrastruktur Permanen

Pemulihan Pascabencana Sumatera, Fokus Geser ke Infrastruktur Permanen

Kamis, 18 Jun 2026 15:59 WIB

“Dalam satu bulan di Juni ini telah terjadi inflow yang cukup signifikan sehingga secara year to date dari Januari hingga 26 Juni 2026 inflow yang masuk untuk portofolio SBN dan SRBI kita sudah mencapai US$9 miliar,” kata Destry.

Selain itu, BI juga memperkuat likuiditas sistem keuangan melalui operasi moneter. Ekspansi likuiditas tercatat meningkat dari sekitar Rp600 triliun pada akhir Mei 2026 menjadi Rp1.000 triliun pada akhir Juni 2026.

“Khusus itu untuk menjaga likuiditas agar tidak terjadi gejolak harga di pasar uang dan pasar valas kita,” ujarnya.

Dari sisi fiskal, pemerintah memastikan kondisi anggaran tetap terkendali. Wakil Menteri Keuangan Juda Agung mengatakan defisit APBN hingga Mei 2026 berada di level 0,7 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) dan diperkirakan tetap di bawah 3 persen hingga akhir tahun.

Baca Juga: Rupiah Terus Melemah, Purbaya: Gak Ada Masalah

“Kondisi fiskal itu masih sangat terjaga dengan baik. Defisit hingga bulan Mei kemarin 0,7% dan diperkirakan sampai dengan akhir tahun juga masih di bawah 3%,” kata Juda.

Untuk menjaga likuiditas perbankan, pemerintah memutuskan mengembalikan dana sebesar Rp281 triliun ke bank-bank BUMN atau Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Dana tersebut sebelumnya sempat ditarik dan ditempatkan kembali ke Bank Indonesia.

“Setelah dievaluasi diambil kesimpulan bahwa dana pemerintah di perbankan akan dikembalikan lagi yang kemarin Rp281 triliun dan diperpanjang hingga akhir 2026,” ujar Juda.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan dana siaga apabila perbankan masih membutuhkan tambahan likuiditas. “Di samping itu ada tambahan Rp100 triliun sebagai standby in case diperlukan dan memang perbankan masih memerlukan likuiditas untuk menyalurkan kredit,” katanya.

Menurut Juda, langkah tersebut dilakukan karena permintaan kredit masih kuat. Hingga Mei 2026, pertumbuhan kredit tercatat mencapai 11,5 persen dan diharapkan tetap berada di level dua digit dalam beberapa bulan ke depan.

“Karena informasi dari perbankan permintaan kredit itu masih cukup tinggi tetapi likuiditas perlu dijaga agar bank bisa menyalurkan pertumbuhan kredit,” ujar Juda. (rmg/xan)

Tags: bankBank IndonesiaRupiah
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Ricuh Eksekusi Hotel Sultan, 119 Orang Diamankan
Nasional

Ricuh Eksekusi Hotel Sultan, 119 Orang Diamankan

Kamis, 18 Jun 2026 15:57 WIB
Pemerintah Evaluasi Total Program MBG
Nasional

Pemerintah Evaluasi Total Program MBG

Rabu, 17 Jun 2026 16:16 WIB
Makelar Kasus Tak Sakti Tanpa Orang Dalam, Ketua KPK Soroti Jabatan “Basah-Kering”
Nasional

Makelar Kasus Tak Sakti Tanpa Orang Dalam, Ketua KPK Soroti Jabatan “Basah-Kering”

Rabu, 17 Jun 2026 15:37 WIB
Korban Kasus Hanania Capai 1.286 Orang, Total Kerugian Rp35,34 Miliar
Nasional

Korban Kasus Hanania Capai 1.286 Orang, Total Kerugian Rp35,34 Miliar

Rabu, 17 Jun 2026 15:34 WIB
Pertamina Klarifikasi Struk Rp18.040, Biodiesel B50 Mulai 1 Juli
Nasional

Pertamina Klarifikasi Struk Rp18.040, Biodiesel B50 Mulai 1 Juli

Selasa, 16 Jun 2026 21:08 WIB
ART WNI Dianiaya di Malaysia, Pelaku 4 Orang
Nasional

ART WNI Dianiaya di Malaysia, Pelaku 4 Orang

Selasa, 16 Jun 2026 21:06 WIB
UMN HUT Satelit News 2026
SARI ASIH Tangerang HUT Satelit News 2026
PARTAI DEMOKRAT DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
FRAKSI PDI P DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPORABUDPAR Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPERINDAG Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISHUB TANGSEL HUT Satelit News 2026
DINSOS Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
Dinas PERKIM Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
BPBD Kota Tangerang HUT Satelit News 2026
PORDA XII PEPARPEDA IX Kota Cilegon
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang

Berita Pilihan

Dindikbud Tangsel Buka Posko SPMB, Belum Terima Aduan Server

Dindikbud Tangsel Buka Posko SPMB, Belum Terima Aduan Server

Selasa, 23 Jun 2026 15:40 WIB
Pelaku Curanmor di Cipondoh Nyamar Jadi Pengamen, Ditangkap di Lampu Merah

Pelaku Curanmor di Cipondoh Nyamar Jadi Pengamen, Ditangkap di Lampu Merah

Minggu, 28 Jun 2026 13:50 WIB
Kabid Humas Polda Banten, Maruli Ahiles Hutapea. (ISTIMEWA)

Belasan Orang Kena Tipu Berangkat Haji, Kerugian Capai Rp7,65 Miliar

Jumat, 26 Jun 2026 13:41 WIB
Kematian Akibat DBD di Tangsel Nol Sejak 2024, Benyamin: Hasil Kolaborasi Semua Pihak

Kematian Akibat DBD di Tangsel Nol Sejak 2024, Benyamin: Hasil Kolaborasi Semua Pihak

Kamis, 25 Jun 2026 16:10 WIB

Maryono Dorong Penataan Kawasan Penyangga untuk Dukung Transformasi Bandara Soetta

Jumat, 26 Jun 2026 10:08 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.