Rabu, 22 Juli 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Rupiah Tembus Rp18.000, BI Perkuat Intervensi

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Kamis, 4 Jun 2026 20:18 WIB
Rubrik Nasional
Rupiah Tembus Rp18.000, BI Perkuat Intervensi

RUPIAH TERTEKAN: Karyawan menghitung mata uang asing di di gerai penukaran mata uang asing Dolar Asia di Jakarta, Kamis (4/6/2026). Nilai tukar rupiah kembali tertekan dan menembus level psikologis Rp 18.000 per dolar AS pada perdagangan Kamis (4/6). (KHAIRIZAL ANWAR / RM)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Nilai tukar rupiah menembus Rp 18.049 per dolar AS pada perdagangan Kamis (4/6/2026). Di tengah meningkatnya tekanan global dan arus modal keluar dari pasar negara berkembang, Bank Indonesia memperkuat intervensi untuk menjaga stabilitas nilai tukar.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti mengatakan tekanan terhadap rupiah terutama dipicu meningkatnya ketidakpastian global setelah kembali memanasnya konflik geopolitik di Timur Tengah. Kondisi tersebut mempertahankan harga minyak pada level tinggi, meningkatkan risiko inflasi global, serta mendorong investor mengalihkan dana ke aset yang dinilai lebih aman.

Selain faktor eksternal, permintaan dolar AS di dalam negeri juga masih tinggi. Kebutuhan valas terutama berasal dari repatriasi dividen perusahaan dan pembayaran utang luar negeri.

“Selain itu kebutuhan domestik masih cukup besar sesuai dengan pola repatriasi dividen dan pembayaran utang luar negeri,” ujar Destry dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis.

Pelemahan rupiah juga sejalan dengan tekanan yang dialami sejumlah mata uang di kawasan. Meski demikian, cadangan devisa Indonesia masih berada pada level yang dinilai memadai untuk menjaga stabilitas eksternal. Hingga akhir April 2026, posisi cadangan devisa tercatat sebesar US$ 146,2 miliar.

Untuk meredam gejolak pasar, BI meningkatkan intensitas intervensi melalui berbagai instrumen, mulai dari transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore, transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik, hingga pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder.

Baca Juga: Nasib Malang Rupiah

“Intervensi yang berkesinambungan akan terus dilakukan secara konsisten melalui transaksi NDF di pasar offshore, transaksi spot dan DNDF di pasar domestik, disertai dengan pembelian SBN di pasar sekunder,” kata Destry.

Langkah stabilisasi tersebut diperkuat melalui kebijakan moneter yang lebih ketat. Dalam Rapat Dewan Gubernur pada 20 Mei 2026, BI menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin menjadi 5,25 persen untuk menjaga daya tarik aset keuangan domestik dan menahan tekanan arus modal keluar.

BeritaTerbaru

Praperadilan Roy Suryo Ditolak, Status Tersangka Sah

Praperadilan Roy Suryo Ditolak, Status Tersangka Sah

Senin, 20 Jul 2026 18:00 WIB
KPU Tetapkan 214,35 Juta Pemilih, Jabar Terbanyak

KPU Tetapkan 214,35 Juta Pemilih, Jabar Terbanyak

Senin, 20 Jul 2026 17:58 WIB
Hina Wartawan, Hotman Paris Dikecam

Hina Wartawan, Hotman Paris Dikecam

Minggu, 19 Jul 2026 21:20 WIB
Ketum Kesthuri Gugat Penggeledahan, KPK Siap Hadapi Asrul Azis

Ketum Kesthuri Gugat Penggeledahan, KPK Siap Hadapi Asrul Azis

Minggu, 19 Jul 2026 21:17 WIB

“BI memperkuat struktur suku bunga instrumen moneter pro-market untuk tetap menarik aliran modal masuk ke instrumen aset domestik,” ujar Destry.

Bank sentral juga terus memperluas penggunaan mata uang lokal dalam perdagangan internasional melalui skema Local Currency Transaction (LCT). Kerja sama tersebut telah berjalan dengan sejumlah negara mitra, antara lain Tiongkok, Jepang, Malaysia, Thailand, Korea Selatan, dan Uni Emirat Arab.

Menurut Destry, pemanfaatan LCT meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Nilai transaksi melalui skema tersebut mencapai sekitar US$ 22,7 miliar pada April 2026, hampir menyamai total transaksi sepanjang 2025 yang sebesar US$ 25,7 miliar. Peningkatan itu dinilai dapat membantu mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS sekaligus menekan risiko volatilitas nilai tukar.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai kondisi nilai tukar masih berada dalam kendali otoritas moneter. Belum ada kebutuhan untuk mengambil langkah khusus melalui rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Baca Juga: Jaga Rupiah, BI Disuntik Bank Rp281 Triliun

“Pada dasarnya BI masih menjalankan kegiatan dengan baik dan semuanya masih di bawah kendali mereka. Saya serahkan rupiah ke mereka,” kata Purbaya di Kompleks DPR RI, Jakarta.

Purbaya mengakui pelemahan rupiah akan meningkatkan nilai pembayaran kewajiban luar negeri dalam satuan rupiah. Meskipun kupon atau bunga utang berdenominasi dolar AS tetap, jumlah rupiah yang harus disiapkan untuk pembayaran menjadi lebih besar ketika kurs melemah.

Namun, ia memastikan kondisi tersebut masih berada dalam rentang simulasi yang telah diperhitungkan pemerintah. Saat menyusun APBN 2026, pemerintah menggunakan asumsi nilai tukar sebesar Rp 16.500 per dolar AS dan telah melakukan berbagai skenario terhadap kemungkinan perubahan kondisi ekonomi, termasuk pelemahan rupiah maupun kenaikan harga energi.

“Fundamental rupiah berada di bawah level yang sekarang, lebih kuat dari yang sekarang,” ujarnya.

Purbaya juga mengungkapkan pemerintah telah melakukan intervensi di pasar obligasi negara untuk membantu menjaga stabilitas pasar keuangan. Nilai intervensi yang dilakukan mencapai lebih dari Rp 8 triliun. (rmg/xan)

Tags: BIintervensiRupiah
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Program MBG Buat BGN Punya Utang Rp 1,7 Triliun
Nasional

Program MBG Buat BGN Punya Utang Rp 1,7 Triliun

Minggu, 19 Jul 2026 15:37 WIB
Nasional

Kontak Tembak di Yahukimo, Tiga Anggota KKB Tewas

Sabtu, 18 Jul 2026 17:49 WIB
Bisnis

Ancol Gratiskan Tiket Rekreasi Anak pada Peringatan Hari Anak Nasional 2026

Sabtu, 18 Jul 2026 15:26 WIB
Nasional

Polri Serahkan Tersangka Korupsi Don Ritto ke Kejagung

Jumat, 17 Jul 2026 19:19 WIB
Nasional

Gus Lilur Usulkan Mahfud MD Jadi Menko Polkam, Busyro Muqoddas Wamenko

Jumat, 17 Jul 2026 18:38 WIB
Investasi Tembus Rp1.010 Triliun, Hilirisasi Masih Jadi Andalan
Nasional

Investasi Tembus Rp1.010 Triliun, Hilirisasi Masih Jadi Andalan

Kamis, 16 Jul 2026 18:00 WIB
Selamat Hari Bhakti Adhyaksa ke 66 Dinkes Tangsel
Rustandi Fraksi Golkar DPRD Kota Tangerang

Berita Pilihan

Sachrudin Serahkan Bonus Rp1 Miliar untuk Kafilah MTQ

Wali kota Tangerang Serahkan Bonus Rp1 Miliar untuk Kafilah MTQ

Selasa, 21 Jul 2026 14:26 WIB
Satu Prajurit TNI Dibunuh di Kelapa Dua, 4 Orang Ditangkap Polres Tangsel

Satu Prajurit TNI Dibunuh di Kelapa Dua, 4 Orang Ditangkap Polres Tangsel

Rabu, 22 Jul 2026 16:38 WIB
Kali Cantiaga Larangan Dinormalisasi

Kali Cantiaga Larangan Tangerang Dinormalisasi

Rabu, 22 Jul 2026 16:21 WIB
Sudah 1,4 Juta Jiwa Penduduk Kota Tangerang Punya KTP-el

Sudah 1,4 Juta Jiwa Penduduk Kota Tangerang Punya KTP-el

Rabu, 22 Jul 2026 16:00 WIB
Sah! Nathalie Holscher dan Aripat Resmi Menikah

Sah! Nathalie Holscher dan Aripat Resmi Menikah

Rabu, 22 Jul 2026 17:46 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.