Senin, 7 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Rupiah Tembus Rp18.000, BI Perkuat Intervensi

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Kamis, 4 Jun 2026 20:18 WIB
Rubrik Nasional
Rupiah Tembus Rp18.000, BI Perkuat Intervensi

RUPIAH TERTEKAN: Karyawan menghitung mata uang asing di di gerai penukaran mata uang asing Dolar Asia di Jakarta, Kamis (4/6/2026). Nilai tukar rupiah kembali tertekan dan menembus level psikologis Rp 18.000 per dolar AS pada perdagangan Kamis (4/6). (KHAIRIZAL ANWAR / RM)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Nilai tukar rupiah menembus Rp 18.049 per dolar AS pada perdagangan Kamis (4/6/2026). Di tengah meningkatnya tekanan global dan arus modal keluar dari pasar negara berkembang, Bank Indonesia memperkuat intervensi untuk menjaga stabilitas nilai tukar.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti mengatakan tekanan terhadap rupiah terutama dipicu meningkatnya ketidakpastian global setelah kembali memanasnya konflik geopolitik di Timur Tengah. Kondisi tersebut mempertahankan harga minyak pada level tinggi, meningkatkan risiko inflasi global, serta mendorong investor mengalihkan dana ke aset yang dinilai lebih aman.

Selain faktor eksternal, permintaan dolar AS di dalam negeri juga masih tinggi. Kebutuhan valas terutama berasal dari repatriasi dividen perusahaan dan pembayaran utang luar negeri.

“Selain itu kebutuhan domestik masih cukup besar sesuai dengan pola repatriasi dividen dan pembayaran utang luar negeri,” ujar Destry dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis.

Pelemahan rupiah juga sejalan dengan tekanan yang dialami sejumlah mata uang di kawasan. Meski demikian, cadangan devisa Indonesia masih berada pada level yang dinilai memadai untuk menjaga stabilitas eksternal. Hingga akhir April 2026, posisi cadangan devisa tercatat sebesar US$ 146,2 miliar.

Untuk meredam gejolak pasar, BI meningkatkan intensitas intervensi melalui berbagai instrumen, mulai dari transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore, transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik, hingga pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder.

Baca Juga: Destry Damayanti Pimpin BI, Stabilitas Jadi Prioritas

“Intervensi yang berkesinambungan akan terus dilakukan secara konsisten melalui transaksi NDF di pasar offshore, transaksi spot dan DNDF di pasar domestik, disertai dengan pembelian SBN di pasar sekunder,” kata Destry.

Langkah stabilisasi tersebut diperkuat melalui kebijakan moneter yang lebih ketat. Dalam Rapat Dewan Gubernur pada 20 Mei 2026, BI menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin menjadi 5,25 persen untuk menjaga daya tarik aset keuangan domestik dan menahan tekanan arus modal keluar.

BeritaTerbaru

Menteri Perhubungan Perpanjang Penutupan 8 Bandara

Menteri Perhubungan Perpanjang Penutupan 8 Bandara

Senin, 7 Sep 2026 08:15 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi

Senin, 7 Sep 2026 08:03 WIB
Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku

Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku

Minggu, 6 Sep 2026 17:27 WIB
Beras Langka di Pasar Modern, Pemerintah Gelontorkan 110 Ribu Ton

Beras Langka di Pasar Modern, Pemerintah Gelontorkan 110 Ribu Ton

Minggu, 6 Sep 2026 17:23 WIB

“BI memperkuat struktur suku bunga instrumen moneter pro-market untuk tetap menarik aliran modal masuk ke instrumen aset domestik,” ujar Destry.

Bank sentral juga terus memperluas penggunaan mata uang lokal dalam perdagangan internasional melalui skema Local Currency Transaction (LCT). Kerja sama tersebut telah berjalan dengan sejumlah negara mitra, antara lain Tiongkok, Jepang, Malaysia, Thailand, Korea Selatan, dan Uni Emirat Arab.

Menurut Destry, pemanfaatan LCT meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Nilai transaksi melalui skema tersebut mencapai sekitar US$ 22,7 miliar pada April 2026, hampir menyamai total transaksi sepanjang 2025 yang sebesar US$ 25,7 miliar. Peningkatan itu dinilai dapat membantu mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS sekaligus menekan risiko volatilitas nilai tukar.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai kondisi nilai tukar masih berada dalam kendali otoritas moneter. Belum ada kebutuhan untuk mengambil langkah khusus melalui rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Baca Juga: Pemkot Tangsel Mulai Intervensi Balita Bermasalah Gizi di Serpong

“Pada dasarnya BI masih menjalankan kegiatan dengan baik dan semuanya masih di bawah kendali mereka. Saya serahkan rupiah ke mereka,” kata Purbaya di Kompleks DPR RI, Jakarta.

Purbaya mengakui pelemahan rupiah akan meningkatkan nilai pembayaran kewajiban luar negeri dalam satuan rupiah. Meskipun kupon atau bunga utang berdenominasi dolar AS tetap, jumlah rupiah yang harus disiapkan untuk pembayaran menjadi lebih besar ketika kurs melemah.

Namun, ia memastikan kondisi tersebut masih berada dalam rentang simulasi yang telah diperhitungkan pemerintah. Saat menyusun APBN 2026, pemerintah menggunakan asumsi nilai tukar sebesar Rp 16.500 per dolar AS dan telah melakukan berbagai skenario terhadap kemungkinan perubahan kondisi ekonomi, termasuk pelemahan rupiah maupun kenaikan harga energi.

“Fundamental rupiah berada di bawah level yang sekarang, lebih kuat dari yang sekarang,” ujarnya.

Purbaya juga mengungkapkan pemerintah telah melakukan intervensi di pasar obligasi negara untuk membantu menjaga stabilitas pasar keuangan. Nilai intervensi yang dilakukan mencapai lebih dari Rp 8 triliun. (rmg/xan)

Tags: BIintervensiRupiah
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi
Nasional

Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

Sabtu, 5 Sep 2026 08:12 WIB
Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun
Nasional

Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Jumat, 4 Sep 2026 07:38 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya
Nasional

SIM Keliling Jakarta Jumat 4 September, Cek Lokasinya di Sini

Jumat, 4 Sep 2026 07:25 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya
Nasional

SIM Keliling Jakarta Kamis 3 September, Cek di Sini Lokasinya

Kamis, 3 Sep 2026 07:43 WIB
Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup
Nasional

Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup

Rabu, 2 Sep 2026 20:59 WIB
620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community
Nasional

620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community

Rabu, 2 Sep 2026 20:51 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Kepala Bidang (Kabid) Tata Ruang DPUPR Kabupaten Serang, Fardianto. (ISTIMEWA)

Dongkrak Investasi, DPUPR Serang Dorong Perubahan Tata Ruang

Kamis, 3 Sep 2026 15:36 WIB
Pemkot Tangerang Diminta Segera Normalisasi Drainase untuk Mitigasi Banjir

Arief Wibowo Dorong Kajian Potensi PAD Kota Tangerang

Kamis, 3 Sep 2026 09:18 WIB
MENUNJUKKAN BARANG BUKTI : Dirreskrimum Polda Banten Kombespol Dian Setyawan (tengah) menunjukkan barang bukti pencurian kendaraan roda empat. (ISTIMEWA)

Empat Pelaku Pencurian Mobil Diamankan ke Mapolda Banten, Satu Orang DPO

Selasa, 1 Sep 2026 13:34 WIB
BERNOSTALGIA - Mentrans RI Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, bernostalgia di SMPN 1 Pandeglang, Senin (31/8/2026). (ISTIMEWA)

Mentrans RI Iftitah Bernostalgia di SMPN 1 Pandeglang

Senin, 31 Agu 2026 17:34 WIB
Jalan Pisangan Pakuhaji Dibongkar Lagi, Tak Sesuai Spesifikasi

Jalan Pisangan Pakuhaji Dibongkar Lagi, Tak Sesuai Spesifikasi

Jumat, 4 Sep 2026 17:53 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.