Kamis, 4 Juni 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Rupiah Tembus Rp18.000, BI Perkuat Intervensi

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Kamis, 4 Jun 2026 20:18 WIB
Rubrik Nasional
Rupiah Tembus Rp18.000, BI Perkuat Intervensi

RUPIAH TERTEKAN: Karyawan menghitung mata uang asing di di gerai penukaran mata uang asing Dolar Asia di Jakarta, Kamis (4/6/2026). Nilai tukar rupiah kembali tertekan dan menembus level psikologis Rp 18.000 per dolar AS pada perdagangan Kamis (4/6). (KHAIRIZAL ANWAR / RM)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Nilai tukar rupiah menembus Rp 18.049 per dolar AS pada perdagangan Kamis (4/6/2026). Di tengah meningkatnya tekanan global dan arus modal keluar dari pasar negara berkembang, Bank Indonesia memperkuat intervensi untuk menjaga stabilitas nilai tukar.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti mengatakan tekanan terhadap rupiah terutama dipicu meningkatnya ketidakpastian global setelah kembali memanasnya konflik geopolitik di Timur Tengah. Kondisi tersebut mempertahankan harga minyak pada level tinggi, meningkatkan risiko inflasi global, serta mendorong investor mengalihkan dana ke aset yang dinilai lebih aman.

Selain faktor eksternal, permintaan dolar AS di dalam negeri juga masih tinggi. Kebutuhan valas terutama berasal dari repatriasi dividen perusahaan dan pembayaran utang luar negeri.

“Selain itu kebutuhan domestik masih cukup besar sesuai dengan pola repatriasi dividen dan pembayaran utang luar negeri,” ujar Destry dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis.

Pelemahan rupiah juga sejalan dengan tekanan yang dialami sejumlah mata uang di kawasan. Meski demikian, cadangan devisa Indonesia masih berada pada level yang dinilai memadai untuk menjaga stabilitas eksternal. Hingga akhir April 2026, posisi cadangan devisa tercatat sebesar US$ 146,2 miliar.

Untuk meredam gejolak pasar, BI meningkatkan intensitas intervensi melalui berbagai instrumen, mulai dari transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore, transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik, hingga pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder.

BeritaTerbaru

Delegasi Banten Hadiri Sidang International Labour Conference ke-114 di Swiss

Delegasi Banten Hadiri Sidang International Labour Conference ke-114 di Swiss

Senin, 1 Jun 2026 20:18 WIB
Guru Besar Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN Syahid) Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie. (ISTIMEWA)

Guru Besar UIN Jakarta: Pancasila dan Tanggung Jawab Moral Indonesia Bagi Perdamaian Dunia

Minggu, 31 Mei 2026 11:19 WIB
Libur Panjang Dongkrak Penumpang, Tiket KAI Tembus 911 Ribu

Libur Panjang Dongkrak Penumpang, Tiket KAI Tembus 911 Ribu

Kamis, 28 Mei 2026 20:39 WIB
Tekan Subsidi BBM Rp300 T, Pengembangan Transportasi Massal Dikebut

Tekan Subsidi BBM Rp300 T, Pengembangan Transportasi Massal Dikebut

Kamis, 28 Mei 2026 20:37 WIB

“Intervensi yang berkesinambungan akan terus dilakukan secara konsisten melalui transaksi NDF di pasar offshore, transaksi spot dan DNDF di pasar domestik, disertai dengan pembelian SBN di pasar sekunder,” kata Destry.

Langkah stabilisasi tersebut diperkuat melalui kebijakan moneter yang lebih ketat. Dalam Rapat Dewan Gubernur pada 20 Mei 2026, BI menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin menjadi 5,25 persen untuk menjaga daya tarik aset keuangan domestik dan menahan tekanan arus modal keluar.

“BI memperkuat struktur suku bunga instrumen moneter pro-market untuk tetap menarik aliran modal masuk ke instrumen aset domestik,” ujar Destry.

Bank sentral juga terus memperluas penggunaan mata uang lokal dalam perdagangan internasional melalui skema Local Currency Transaction (LCT). Kerja sama tersebut telah berjalan dengan sejumlah negara mitra, antara lain Tiongkok, Jepang, Malaysia, Thailand, Korea Selatan, dan Uni Emirat Arab.

Menurut Destry, pemanfaatan LCT meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Nilai transaksi melalui skema tersebut mencapai sekitar US$ 22,7 miliar pada April 2026, hampir menyamai total transaksi sepanjang 2025 yang sebesar US$ 25,7 miliar. Peningkatan itu dinilai dapat membantu mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS sekaligus menekan risiko volatilitas nilai tukar.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai kondisi nilai tukar masih berada dalam kendali otoritas moneter. Belum ada kebutuhan untuk mengambil langkah khusus melalui rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

“Pada dasarnya BI masih menjalankan kegiatan dengan baik dan semuanya masih di bawah kendali mereka. Saya serahkan rupiah ke mereka,” kata Purbaya di Kompleks DPR RI, Jakarta.

Purbaya mengakui pelemahan rupiah akan meningkatkan nilai pembayaran kewajiban luar negeri dalam satuan rupiah. Meskipun kupon atau bunga utang berdenominasi dolar AS tetap, jumlah rupiah yang harus disiapkan untuk pembayaran menjadi lebih besar ketika kurs melemah.

Namun, ia memastikan kondisi tersebut masih berada dalam rentang simulasi yang telah diperhitungkan pemerintah. Saat menyusun APBN 2026, pemerintah menggunakan asumsi nilai tukar sebesar Rp 16.500 per dolar AS dan telah melakukan berbagai skenario terhadap kemungkinan perubahan kondisi ekonomi, termasuk pelemahan rupiah maupun kenaikan harga energi.

“Fundamental rupiah berada di bawah level yang sekarang, lebih kuat dari yang sekarang,” ujarnya.

Purbaya juga mengungkapkan pemerintah telah melakukan intervensi di pasar obligasi negara untuk membantu menjaga stabilitas pasar keuangan. Nilai intervensi yang dilakukan mencapai lebih dari Rp 8 triliun. (rmg/xan)

Tags: BIintervensiRupiah
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Guru Besar UIN Jakarta: Sapi Kurban Presiden Perlu Dipahami sebagai Program Sosial Negara
Nasional

Guru Besar UIN Jakarta: Sapi Kurban Presiden Perlu Dipahami sebagai Program Sosial Negara

Kamis, 28 Mei 2026 16:57 WIB
Kamboja Hapuskan Denda Overstay, 5.950 WNI Dipulangkan
Nasional

Kamboja Hapuskan Denda Overstay, 5.950 WNI Dipulangkan

Minggu, 24 Mei 2026 19:22 WIB
Panas Ekstrem Warnai Puncak Haji
Nasional

Panas Ekstrem Warnai Puncak Haji

Minggu, 24 Mei 2026 19:18 WIB
Fenomena "Makan Utang" Lewat Pinjol Tembus Rp 101 Triliun
Bisnis

Fenomena “Makan Utang” Lewat Pinjol Tembus Rp 101 Triliun

Minggu, 24 Mei 2026 13:00 WIB
WFH Tiap Jumat Diperpanjang, Insentif Kuartal II Dipersiapkan
Nasional

WFH Tiap Jumat Diperpanjang, Insentif Kuartal II Dipersiapkan

Kamis, 21 Mei 2026 18:39 WIB
9 WNI Bebas dari Israel, Disiksa Selama Masa Penahanan
Nasional

9 WNI Bebas dari Israel, Disiksa Selama Masa Penahanan

Kamis, 21 Mei 2026 18:35 WIB
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang
Dinkes Tangsel Selamat Idul Adha
DAMKAR Tangsel Selamat Idul Adha
BKPSDM Tangsel Selamat Idul Adha
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Jonatan Christie Mulus Lewati Babak Pertama Indonesia Open

Jonatan Christie Mulus Lewati Babak Pertama Indonesia Open

Selasa, 2 Jun 2026 19:00 WIB
Indonesia vs Oman, Menanti Taktik Tanpa Idzes

Indonesia vs Oman, Menanti Taktik Tanpa Idzes

Kamis, 4 Jun 2026 20:31 WIB
Anggota Komisi I DPRD Banten, Anton Haerul Samsi. (ISTIMEWA)

Segera Isi Kekosongan Jabatan, Anggota DPRD Banten Ingatkan Tak Ada Titip Menitip Pejabat

Selasa, 2 Jun 2026 13:55 WIB
Anggota DPRD Kota Tangerang Dukung Pengembangan Pariwisata

Perwal Wawasan Kebangsaan Didorong Segera Terbit

Senin, 1 Jun 2026 11:43 WIB
PENYERAHAN SERTIFIKAT KIK – Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Eli Susiyanti, menyerahkan Sertifikat KIK Rampak Bedug Pandeglang, kepada Bupati Pandeglang, Rd. Dewi Setiani, pada pembukaan kegiatan Karisma Event Nusantara (KEN) Gebrag Ngadu Bedug 2026, di Alun-alun Kabupaten Pandeglang, Jumat (29/5/2026) malam. (ISTIMEWA)

Kesenian Rampak Bedug Ditetapkan Sebagai Kekayaan Intelektual Komunal Pandeglang

Sabtu, 30 Mei 2026 17:35 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.