SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi membuka Posko Layanan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Posko tersebut mulai beroperasi efektif kemarin dan akan melayani masyarakat hingga seluruh tahapan SPMB selesai dilaksanakan.
Sekretaris Dindikbud Kota Tangerang Selatan, Billi Sukarsana mengatakan posko dibentuk untuk memberikan berbagai layanan informasi dan pendampingan kepada masyarakat selama proses penerimaan murid baru berlangsung.
“Jadi per hari ini kami terkait dengan SPMB telah membuka layanan database di Dinas Pendidikan kota Tangerang Selatan, adapun layanan yang kami berikan ada tiga. Yang pertama, informasi secara detail mengenai Juknis SPMB tahun 2026,” ujarnya, Senin (22/6).
Menurutnya, seluruh petugas yang bertugas di posko berasal dari internal Dindikbud Tangsel. Setiap hari, sebanyak empat hingga lima petugas disiagakan untuk memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.
Selain layanan tatap muka, Dindikbud juga membuka layanan hotline yang ditangani petugas khusus. Satu orang petugas lainnya ditunjuk sebagai penghubung dengan seluruh satuan pendidikan untuk memastikan koordinasi berjalan lancar.
“Posko memberikan layanan kepada masyarakat yang mengalami kesulitan untuk mengakses portal karena SPMB kami sekarang melalui online. Dan terakhir, kalaupun ada kesulitan-kesulitan pemberkasan, kami juga membantu terkait dengan berkas-berkas apa saja yang harus dipenuhi oleh siswa ataupun orang tua siswa,” paparnya.
Baca Juga: Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi Gadai Syariah Pegadaian, Dua Orang Jadi Tersangka
Billi menjelaskan, salah satu tantangan utama dalam pelaksanaan SPMB masih berkaitan dengan adaptasi masyarakat terhadap sistem pendaftaran daring. Apalagi, pada tahun sebelumnya terjadi masa transisi menuju sistem yang kini sepenuhnya berbasis online.
“Regulasi SPMB ini kan tahun kemarin transisi ya dari tahun sebelumnya. Yang sekarang itu kan kita sudah murni menggunakan online. Tidak semua masyarakat Tangerang Selatan terbiasa menggunakan media online itu. Dan yang kedua, ini memang menjadi tantangan bagi kita memerintah Tangerang Selatan itu keterbatasan daya tampung di sekolah-sekolah,” ungkapnya.
Terkait operasional posko pada akhir pekan, Billi menyebutkan saat ini layanan belum dibuka pada Sabtu dan Minggu. Namun, pihaknya siap menyesuaikan apabila kebutuhan pelayanan masyarakat meningkat.
“Efektif per hari ini, sampai dengan tahapan SPMB itu selesai. Jadi sudah efektif hari ini. kalaupun memang di hari libur atau di hari besar membutuhkan layanan, kami stand by ini,” katanya.
Sementara itu, hingga hari pertama operasional posko, Dindikbud Tangsel mengaku belum menerima aduan terkait gangguan server maupun kendala akses sistem SPMB.
“Sampai saat ini tidak ada aduan dan beberapa pihak dapat mengakses dengan baik server. Kalaupun ada masyarakat yang kesulitan, dapat dibantu oleh petugas kami di Dinas,” pungkasnya.
Baca Juga: Dilaporkan Masyarakat, Tiga Bangunan Karaoke Ilegal di Taman Jaletreng Tangsel Dibongkar
Untuk diketahui, terhadap tiga tahapan dalam SPMB SMP Negeri 2026. Tahap satu jalur domisili berlangsung mulai 22-24 Juni, lalu pengumuman tanggal 26 Juni dan daftar ulang 27 Juni.
Sementara itu tahap dua jalur prestasi dan mutasi berlangsung 29 Juni sampai 1 Juli, lalu pengumuman tanggal 4 Juli, dan daftar ulang 6 Juli. Untuk tahap tiga jalur afirmasi dan disabilitas berlangsung 6-8 Juli, lalu pengumuman 9 Juli, dan daftar ulang tanggal 10 Juli. (eko)
