Jumat, 14 Agustus 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Makelar Kasus Tak Sakti Tanpa Orang Dalam, Ketua KPK Soroti Jabatan “Basah-Kering”

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Rabu, 17 Jun 2026 15:37 WIB
Rubrik Nasional
Makelar Kasus Tak Sakti Tanpa Orang Dalam, Ketua KPK Soroti Jabatan “Basah-Kering”

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto (kedua kiri) dan Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN), Muhammad Taufiq, menjawab pertanyaan wartawan seusai acara peluncuran Program Nasional Pembelajaran Integritas Berbasis E-Learning untuk ASN, di kantor LAN, Gambri, Jakarta, Rabu (17/6/2026). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Praktik makelar kasus dan percaloan di birokrasi bukanlah permainan satu pihak. Di balik para broker yang mencari celah, ada pihak internal yang membuka jalan melalui informasi dan kewenangan. Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menyebut para makelar sebenarnya tidak memiliki kekuatan besar tanpa dukungan dari dalam.

“Mereka ini tidak sakti-sakti amat Bapak-Ibu,” kata Setyo saat peluncuran Program Nasional Pembelajaran Integritas Berbasis E-Learning untuk ASN bersama Lembaga Administrasi Negara (LAN) di Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Menurut Setyo, istilah makelar kasus, calo, atau broker sering digunakan untuk menggambarkan pihak luar yang dianggap mampu mengatur berbagai urusan. Namun, keberadaan mereka sangat bergantung pada informasi dari orang dalam.

“Sering saya sampaikan ya, mereka selalu beralasan ‘Pak ada Markus (makelar kasus), ada calo, ya ada broker’. Mereka ini sebenarnya adalah penonton, pemain yang menunggu kucuran informasi dari orang dalam,” ujarnya.

Pola tersebut, kata Setyo, terlihat dalam sejumlah penyimpangan, termasuk pengadaan barang dan jasa pemerintah. Kebocoran informasi internal dapat membuat pihak tertentu mengetahui rencana pengadaan, spesifikasi barang, hingga harga yang akan digunakan.

“Kalau orang dalam sudah ngasih tahu, ‘Woi nanti buka buat pengadaan speknya ini, ini, ini’. Diarahkan. Nanti harga penawarannya sekian-sekian sekian. Dia buatlah itu ya,” katanya.

Baca Juga: Nyamar Jadi Anggota dan Mantan Tahanan KPK, Dua Pria Tipu dan Sekap Lansia di Serpong

Setelah informasi diperoleh, para broker kemudian bergerak mencari pihak yang dapat masuk dalam proses pengadaan. “Merekalah broker, Markus, makelar itu yang kemudian calo itulah yang gerilya, carilah pemain-pemain, carilah vendor, motong harga. Otomatis kualitasnya jadi tidak bagus,” ujarnya.

Setyo menilai persoalan korupsi tidak hanya muncul karena lemahnya sistem, tetapi juga ketika kewenangan dan akses informasi disalahgunakan. Digitalisasi pemerintahan pun tidak otomatis menutup celah jika tidak dibarengi integritas aparatur.

BeritaTerbaru

MK Pertegas Pasal Penghinaan Terhadap Presiden Dan Wapres Masuk Delik Aduan

MK Pertegas Pasal Penghinaan Terhadap Presiden Dan Wapres Masuk Delik Aduan

Jumat, 14 Agu 2026 07:49 WIB
Anggota Komisi II DPR RI Usulkan Wakil Kepala Daerah Ditunjuk

Anggota Komisi II DPR RI Usulkan Wakil Kepala Daerah Ditunjuk

Rabu, 12 Agu 2026 15:14 WIB
Asal-usul 996 Senjata Terungkap, Polisi Temukan Lagi 117 Peluru di Sekolah

Asal-usul 996 Senjata Terungkap, Polisi Temukan Lagi 117 Peluru di Sekolah

Rabu, 12 Agu 2026 08:36 WIB
ILUSTRASI layanan SIM keliling. (ISTIMEWA)

Layanan SIM Keliling Jakarta Rabu 12 Agustus, Cek di Sini

Rabu, 12 Agu 2026 08:29 WIB

“Kalau kita melakukan semua kegiatan tanpa integritas, digitalisasi itu hanya sebuah alat. Alat bisa diakali,” katanya.

Setyo mengungkapkan, sejumlah perkara yang ditangani KPK menunjukkan sistem elektronik masih dapat dimainkan. “Kelihatannya saja sudah digitalisasi tapi pintu belakangnya, backdoor-nya itu ternyata masih bisa dimainkan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti budaya di lingkungan ASN yang masih mengenal istilah “jabatan basah” dan “jabatan kering”, yakni anggapan bahwa posisi tertentu memiliki peluang keuntungan lebih besar.
“Integritas enggak akan tercapai kalau sumber daya manusianya masih bicara basah dan kering, jabatan basah, jabatan kering,” katanya.

Menurut Setyo, budaya tersebut harus diubah karena jabatan seharusnya dipandang sebagai tanggung jawab pelayanan, bukan kesempatan memperoleh keuntungan.

Baca Juga: Waspada Penyakit ISPA, 1,9 Juta Warga Banten Terjangkit

Ia juga mengkritik praktik pelayanan publik yang sengaja dibuat lambat atau rumit. “Kalau bisa diperlambat ngapain dipercepat, kalau bisa dipersulit ngapain dipermudah,” tegasnya.

Menurut dia, kondisi itu dapat menjadi pintu masuk berbagai penyimpangan seperti pungutan liar, gratifikasi, konflik kepentingan, hingga penyalahgunaan pengaruh. “Mulailah ada gratifikasi, ada conflict of interest, ada trading in influence, ada pungli yang paling kecil,” kata Setyo.

Ia meminta ASN memiliki kepekaan terhadap situasi yang berpotensi membawa mereka pada pelanggaran. “‘Oh ini insting enggak baik nih’. Ibarat kata ‘Oh ini uang hangat nih, oh ini uang panas nih, oh ini akan menjerumuskan’,” ujarnya.

Setyo berharap integritas dan perilaku antikorupsi tidak berhenti sebagai pembelajaran, tetapi menjadi kebiasaan ASN. “Urusan integritas ini saya berharap ini juga bisa menjadi sebuah lifestyle. Gaya hidup yang tadi saya sebutkan adalah bagian daripada budaya,” katanya.

Kepala LAN Muhammad Taufiq mengatakan penguatan integritas ASN menjadi kebutuhan penting di tengah masih rendahnya kepercayaan publik. Ia menyebut survei Ipsos menempatkan ASN masuk empat besar profesi yang kurang dipercaya publik.

“Kita ingat bahwa di survei Ipsos tahun kemarin, ASN adalah salah empat dari profesi yang tidak dipercaya. Ya salah nomor empat, ini sangat menyedihkan,” kata Taufiq.

Menurut Taufiq, pembelajaran ASN tidak hanya bertujuan meningkatkan kompetensi, tetapi juga membentuk karakter dan perilaku. “Untuk menjadi orang baik harus belajar, tapi untuk menjadi orang yang jahat juga belajar. Ya dengan membiarkan kebiasaan buruk itu berarti dia belajar menjadi buruk,” ujarnya. (rmg/xan)

Tags: jabatankasuskpkmakelar kasus
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Didakwa Rugikan Negara Rp 622 Miliar
Nasional

Kasus Kuota Haji, Mantan Menag Yaqut Didakwa Rugikan Negara Rp 622 Miliar

Selasa, 11 Agu 2026 15:28 WIB
Karhutla Tembus 107 Ribu Ha, Modifikasi Cuaca Terkendala Awan
Nasional

Karhutla Tembus 107 Ribu Ha, Modifikasi Cuaca Terkendala Awan

Selasa, 11 Agu 2026 08:01 WIB
70 Persen Masyarakat Indonesia Melek Keuangan
Nasional

70 Persen Masyarakat Indonesia Melek Keuangan

Selasa, 11 Agu 2026 07:59 WIB
SIM Keliling Tangsel Senin 8 Juni 2026, Cek di Sini Lokasi dan Jadwalnya
Nasional

SIM Keliling Jakarta Selasa 11 Agustus Hadir di 5 Lokasi, Cek di Sini

Selasa, 11 Agu 2026 07:51 WIB
Majelis Hakim PN Tipikor Diminta Objektif Uji Perkara Kuota Haji
Nasional

Majelis Hakim PN Tipikor Diminta Objektif Uji Perkara Kuota Haji

Senin, 10 Agu 2026 16:13 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Senin 10 Agustus, Hadir di 5 Lokasi
Nasional

Layanan SIM Keliling Jakarta Senin 10 Agustus, Hadir di 5 Lokasi

Senin, 10 Agu 2026 07:46 WIB
BKPSDM tangsel HUT RI 2026

Berita Pilihan

PELANTIKAN -- Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kabupaten Serang, masa bakti 2026-2030, dilantik oleh Wabup Serang Muhammad Najib Hamas. (ISTIMEWA)

Duta Pancasila Kabupaten Serang Diharapkan Jadi Pilar Persatuan

Minggu, 9 Agu 2026 16:36 WIB
Provider Membandel, Kabel Udara di Ciputat Timur Ditertibkan

Provider Membandel, Kabel Udara di Ciputat Timur Ditertibkan

Jumat, 14 Agu 2026 07:41 WIB
PT PWI 6 Dikabarkan akan Hengkang dari Lebak, Ada Potensi PHK Besar-besaran

PT PWI 6 Dikabarkan Bakal Hengkang dari Lebak, Ada Potensi PHK Besar-besaran

Kamis, 13 Agu 2026 18:51 WIB
Layanan SIM Keliling Tangsel Jumat 3 Juli 2026, Cek Lokasinya

Layanan SIM Keliling Tangsel Sabtu 8 Agustus 2026, Cek di Sini Lokasinya

Sabtu, 8 Agu 2026 08:41 WIB
Manchester United Optimistis Jelang Musim Baru

Manchester United Optimistis Jelang Musim Baru

Minggu, 9 Agu 2026 19:59 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.