Rabu, 9 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Sempat Tercemar Zat Kimia, Kondisi Kali Jaletreng Tangsel Membaik

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Senin, 16 Mar 2026 20:22 WIB
Rubrik Kota Tangsel, Metro Tangerang
Sempat Tercemar Zat Kimia, Kondisi Kali Jaletreng Tangsel Membaik

Zat penetral dituangkan ke Kali Jaletreng. (DOK/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Kondisi Kali Jaletreng Kota Tangerang Selatan mulai membaik setelah sempat tercemar akibat kebakaran pabrik kimia. Hal itu diketahui setelah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan pemantauan kualitas lingkungan secara menyeluruh pasca kebakaran gudang pestisida milik PT Biotek Saranatama di Kawasan Taman Tekno Serpong.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan, Bani Khosyatullah menyampaikan bahwa pemantauan dilakukan untuk memastikan kondisi lingkungan pasca kejadian kebakaran serta mengevaluasi dampak yang mungkin timbul. DLH bersama stakeholder terkait melakukan langkah penanganan serta pemantauan kualitas lingkungan secara bertahap.

“Kami melakukan pemantauan kualitas lingkungan dengan mengambil sampel pada beberapa kompartemen lingkungan, yaitu kualitas air permukaan, kualitas udara ambien, serta tingkat kebauan. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran yang menyeluruh terkait kondisi lingkungan pasca kejadian kebakaran,” ujarnya pada Senin (16/3).

Pemantauan kualitas air dilakukan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 Lampiran VI dengan parameter utama pH, TSS, BOD, dan COD. Hasil analisa laboratorium terhadap sampel air permukaan yang diambil pada 9 Februari, 10 Februari, dan 12 Februari 2026 menunjukkan adanya perubahan kualitas air pada pemantauan awal.

Pada 9 Februari 2026, beberapa parameter kualitas air menunjukkan: pH sangat rendah atau bersifat asam dibandingkan baku mutu, peningkatan signifikan pada BOD dan COD, peningkatan nilai TSS.
Kondisi tersebut menunjukkan adanya peningkatan beban pencemar dalam waktu singkat yang diduga berasal dari limpasan air pemadaman kebakaran yang membawa residu bahan kimia pestisida ke badan air Sungai Jaletreng. Bani menjelaskan bahwa perubahan kualitas air tersebut bersifat sementara dan terjadi pada fase awal kejadian.

“Dari hasil pemantauan yang kami lakukan, perubahan kualitas air yang terjadi bersifat episodik dan temporer, yang diduga berkaitan dengan masuknya residu pestisida bersama air pemadaman kebakaran. Seiring waktu, kualitas air menunjukkan kecenderungan membaik,” jelasnya.

Baca Juga: SIM Keliling Tangerang Selatan Rabu 9 September 2026, Cek Lokasinya

Distribusi parameter pencemar menunjukkan nilai tertinggi pada segmen Sungai Jeletreng, kemudian menurun ke arah hilir hingga Sungai Cisadane. Pola tersebut menunjukkan adanya proses pengenceran alami atau natural dilution sepanjang aliran sungai. Pemantauan lanjutan pada 10 Februari 2026 menunjukkan adanya penurunan konsentrasi parameter pencemar serta perbaikan kondisi kualitas air.

Sebagai langkah mitigasi, pada 12 Februari 2026 dilakukan penebaran beberapa material di Sungai Jeletreng, yaitu arang aktif, karbon, dan ecoenzym.

BeritaTerbaru

Jenazah 2 Hari Tertahan di Bandara Soekarno-Hatta, Keluarga Tanggung Biaya Tambahan

Jenazah 2 Hari Tertahan di Bandara Soekarno-Hatta, Keluarga Tanggung Biaya Tambahan

Rabu, 9 Sep 2026 07:57 WIB
SIM Keliling Tangerang Selatan Senin 7 September 2026, Lokasi dan Jadwalnya

SIM Keliling Tangerang Selatan Rabu 9 September 2026, Cek Lokasinya

Rabu, 9 Sep 2026 07:49 WIB
SIM Keliling Kota Tangerang Senin 7 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Kota Tangerang Rabu 9 September, Cek Lokasinya

Rabu, 9 Sep 2026 07:36 WIB
Gandeng Bank Nasional, Alam Sutera Group Expo 2026 Targetkan Penjualan Rp300 Miliar

Gandeng Bank Nasional, Alam Sutera Group Expo 2026 Targetkan Penjualan Rp300 Miliar

Selasa, 8 Sep 2026 21:15 WIB

“Material tersebut memiliki sifat adsorptif dan biodegradatif yang dapat membantu menurunkan konsentrasi senyawa kimia organik di badan air. Dari hasil pemantauan lanjutan, terlihat adanya kecenderungan perbaikan kualitas air secara bertahap,” tambahnya.

DLH Kota Tangerang Selatan juga melakukan pemantauan kualitas udara ambien pada tiga titik pengukuran, yaitu: Up Wind, Area kegiatan PT Biotek Saranatama, Down Wind.

“Kami juga melakukan pemantauan kualitas udara di sekitar lokasi kejadian. Berdasarkan hasil pengujian laboratorium, seluruh parameter masih berada di bawah baku mutu sehingga tidak teridentifikasi adanya pencemaran udara ambien yang signifikan,” kata Bani.

Selain itu, pengujian tingkat kebauan juga dilakukan berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 50 Tahun 1996 dengan parameter amonia, hidrogen sulfida, merkaptan, methyl sulfida dan styrene. Hasil pengujian menunjukkan seluruh parameter masih berada di bawah baku mutu kebauan.

Baca Juga: Redam Debu Vulkanik, Pemkot Tangsel Semprot Jalan Protokol Dini Hari

“Dari hasil pengujian tingkat kebauan, tidak terdeteksi adanya gangguan bau yang signifikan pada saat pemantauan dilakukan,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemantauan terhadap beberapa kompartemen lingkungan, DLH Kota Tangerang Selatan menyimpulkan bahwa perubahan kualitas lingkungan yang paling signifikan terjadi pada kompartemen air permukaan, khususnya pada Sungai Jeletreng.

Sementara itu, kualitas udara ambien dan parameter kebauan di sekitar lokasi masih memenuhi baku mutu lingkungan. DLH Kota Tangerang Selatan juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup terkait proses pengawasan lebih lanjut terhadap kejadian tersebut. (gatot)

Tags: Kali Jaletrengtangselzat kimia
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

YSH Bantah Isu Perpindahan Siswa Dampak Konflik dengan UIN Jakarta
Edukasi

YSH Bantah Isu Perpindahan Siswa Dampak Konflik dengan UIN Jakarta

Selasa, 8 Sep 2026 20:53 WIB
Pura-Pura Tes Motor dan Dibawa Kabur, Seorang Pria di Solear Ditangkap Warga
Kabupaten Tangerang

Pura-Pura Tes Motor dan Dibawa Kabur, Seorang Pria di Solear Ditangkap Warga

Selasa, 8 Sep 2026 20:47 WIB
48 Jam Pabrik Plastik di Balaraja Tangerang Terbakar, 33 KK Diungsikan
Kabupaten Tangerang

48 Jam Pabrik Plastik di Balaraja Tangerang Terbakar, 33 KK Diungsikan

Selasa, 8 Sep 2026 20:25 WIB
40 Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Dapat Beasiswa S1 Gratis
Edukasi

40 Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Dapat Beasiswa S1 Gratis

Selasa, 8 Sep 2026 20:12 WIB
Lapangan Basket Ahmad Yani Kota Tangerang Ditutup Sementara
Bola & Sport

Lapangan Basket Ahmad Yani Kota Tangerang Ditutup Sementara

Selasa, 8 Sep 2026 20:01 WIB
Hingga Hari Keempat, Kebakaran Tumpukan Sampah di Pinang
Headline

Hingga Hari Keempat, Kebakaran Tumpukan Sampah di Pinang Belum Padam

Selasa, 8 Sep 2026 19:53 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Sekolah Se-Lebak Terapkan PJJ Hingga 9 September

Sekolah Se-Lebak Terapkan PJJ Hingga 9 September

Senin, 7 Sep 2026 19:46 WIB
Pilar Saga Ichsan Beberkan Alasan Pencairan Hibah KONI Tangsel Ditunda

Pilar Saga Ichsan Beberkan Alasan Pencairan Hibah KONI Tangsel Ditunda

Rabu, 2 Sep 2026 20:46 WIB
Tim Ditreskrimsus Polda Banten Gagalkan Upaya Penyelundupan 150 Ribu Ekor BBL

Tim Ditreskrimsus Polda Banten Gagalkan Upaya Penyelundupan 150 Ribu Ekor BBL

Minggu, 6 Sep 2026 15:46 WIB
BAGIKAN MASKER -- DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Banten, menyalurkan 10.000 masker kepada masyarakat sebagai respons atas dampak erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK), sejak Minggu (6/9/2026) hingga Selasa (8/9/2026). (ISTIMEWA)

PKS Banten Tebar 10.000 Masker untuk Warga Terdampak GAK

Selasa, 8 Sep 2026 14:24 WIB
Al Nassr Telan Kekalahan Pertama

Al Nassr Telan Kekalahan Pertama

Minggu, 6 Sep 2026 17:17 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.