SATELITNEWS.COM, SERANG—Setelah sempat mengalami keterlambatan pembayaran, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menegaskan bahwa pekan ini anggaran Program Sekolah Gratis dipastikan akan dibayarkan.
Hal itu sebagaimana diutarakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten, Jamaluddin yang menegaskan bahwa proses pengusulan pencairan sudah dilakukan dan kini hanya tinggal menunggu koordinasi teknis dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).
“Sudah diusulkan, tinggal nunggu aja. Sekarang sudah diusulkan, ini mau cair lagi nih Insya Allah di minggu ini,” ujarnya, Senin (30/3).
Terkait keterlambatan yang terjadi sebelumnya, Jamaluddin menjelaskan bahwa hal tersebut dipicu oleh proses validasi data agar anggaran yang dikucurkan tepat sasaran.
“Kendalanya kan berkaitan dengan keakuratan data dan lain sebagainyalah, ya. Tapi Insya Allah ini udah selesai, bulan ini untuk yang Februari udah mau dicairkan, nanti selanjutnya (bulan Maret, red) kita nunggu dari BPKAD,” jelasnya.
Dia menuturkan bahwa evaluasi rutin terus dilakukan, terutama menyangkut fluktuasi jumlah siswa di setiap sekolah. Hal ini, kata dia, penting untuk memastikan tidak ada anggaran yang mengalir ke siswa yang sudah pindah atau mengundurkan diri.
“Ada beberapa perbaikan-perbaikan, di antaranya ya terkait dengan jumlah siswa. Siswa yang misalnya katakan mengundurkan diri, pindah ke luar kota, ya otomatis kita off,” ucapnya.
Jamaluddin mengatakan, ke depan, Pemprov Banten berencana melakukan perbaikan sistem pencairan. Jika mengacu pada Peraturan Gubernur (Pergub), pencairan sebenarnya dilakukan pertiga bulan sekali dan di awal periode untuk memberikan stimulan modal bagi sekolah.
“Saya sedang koordinasi sama BPKAD dulu sesuai dengan Pergub-nya kan tiga bulan sekali sebetulnya. Jadi bisa di awal, bisa juga di akhir sebetulnya. Kalau misalnya sepakat di awal, lebih bagus. Jadi kita kasih modal dulu,” tuturnya.
Sejauh ini, Jamaluddin menyampaikan, total nominal anggaran yang telah terserap untuk program sekolah gratis ini telah mencapai angka yang cukup fantastis yakni hampir menyentuh angka Rp100 miliar.
“Kurang lebih Rp100 miliar kurang sedikitlah, Rp90 sekian miliar,” jelasnya.
Sebelumnya, program Sekolah Gratis (PSG) kembali mendapat keluhan dari sekolah swasta. Keluhan tersebut terkait pembiayaan program yang belum diterima terhitung sejak bulan Januari lalu.
Salah satu kepala sekolah swasta di Kota Serang yang meminta agar identitasnya dirahasiakan mengatakan bahwa sudah dua bulan kucuran dana pengganti Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) dari Pemprov Banten belum pihaknya terima. (mpd/rmg)
Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.
























