SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Sebanyak 15 mahasiswa Program Studi D3 Kebidanan Institut Asyifa Indonesia dinyatakan telah memenuhi persyaratan akademik untuk mengikuti wisuda. Prosesi yudisium berlangsung di Hotel d’Prima, Kota Tangerang, Kamis (3/9/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah unsur pemerintahan, legislatif, organisasi profesi, serta mitra institusi pendidikan dan kesehatan. Di antaranya Asisten Daerah (Asda) II Sekretariat Daerah Kota Tangerang Ruta Ireng Wicaksono, Wakil Ketua III DPRD Kota Tangerang Turidi Susanto, Camat Cipondoh M. Marwan, perwakilan Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Dinas Pendidikan Kota Tangerang, serta RSUD Kabupaten Tangerang.
Rektor Institut Asyifa Indonesia, Dr Mahmudin, mengatakan seluruh mahasiswa yang mengikuti yudisium telah menyelesaikan persyaratan yang ditetapkan dan dinyatakan siap melanjutkan ke tahap wisuda. “Alhamdulillah, pada hari ini ada 15 mahasiswa yang telah menyelesaikan dan memenuhi persyaratan untuk mengikuti wisuda. Prosesnya berjalan dengan lancar,” ujar Mahmudin kepada awak media.
Menurutnya, kelulusan tersebut tidak boleh berhenti pada pencapaian akademik semata. Para lulusan juga dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat, termasuk hadirnya kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Ia berpesan agar para lulusan tidak menjadi generasi yang gagap teknologi (gaptek), tetapi justru mampu memanfaatkan perkembangan teknologi untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing di dunia kerja. “Di era teknologi yang sudah sangat canggih dan AI yang sudah sangat terdepan, para lulusan harus siap, tanggap, mampu menangkap perkembangan, dan tidak gagap teknologi,” katanya.
Mahmudin berharap para lulusan D3 Kebidanan dapat menjadi agent of change atau agen perubahan di tengah masyarakat. Kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan, kata dia, harus diwujudkan dalam bentuk kontribusi nyata, khususnya dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Baca Juga: 25 Mahasiswi Kebidanan Institut Asyifa Indonesia Ikuti Capping Day
Selain ijazah, para lulusan juga telah memenuhi persyaratan sertifikat uji kompetensi. Sertifikat tersebut menjadi salah satu bekal penting bagi lulusan untuk memasuki dunia kerja karena menunjukkan bahwa mereka telah memiliki predikat kompeten sesuai bidang keilmuannya. “Selain mendapatkan ijazah, para lulusan juga mendapatkan sertifikat uji kompetensi. Diharapkan hal tersebut dapat memudahkan mereka dalam meraih pekerjaan karena sudah memiliki predikat kompeten,” jelasnya.
Di sisi lain, Institut Asyifa Indonesia terus memperkuat jejaring kerja sama dengan berbagai mitra, mulai dari rumah sakit, instansi pemerintahan, dinas terkait hingga pemerintah daerah. Jejaring tersebut dinilai penting untuk memperluas akses informasi dan peluang kerja bagi para lulusan.
Dia mengatakan penguatan kerja sama dengan berbagai pihak juga menjadi bagian dari upaya perguruan tinggi dalam memastikan lulusan memiliki akses terhadap dunia kerja dan mampu membangun jejaring profesional setelah menyelesaikan pendidikan.
“Kami terus menjalin komunikasi dengan mitra-mitra kerja, baik rumah sakit, dinas maupun pemerintah daerah. Hal ini sangat mendorong dan memudahkan para alumni untuk membangun jejaring komunikasi serta mendapatkan informasi mengenai lapangan pekerjaan yang dibutuhkan,” ujarnya.
Terkait Surat Tanda Registrasi (STR) bagi lulusan kebidanan, Mahmudin menjelaskan bahwa proses pengajuan dilakukan oleh masing-masing lulusan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan berkaitan dengan domisili maupun tempat bekerja. Pihak kampus, lanjutnya, akan tetap memberikan dukungan kepada lulusan yang membutuhkan pendampingan dalam proses pemenuhan persyaratan STR.
“Untuk STR, masing-masing lulusan dapat mengajukan sesuai dengan domisili atau tempat pekerjaannya. Pihak kampus akan selalu mendukung sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan kemampuan yang dapat kami berikan, karena STR memiliki sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi,” pungkasnya.
Baca Juga: Gebyar Kampus 2026, Institut Asyifa Indonesia Dorong Calon Mahasiswa Kenali Minat Sejak Dini
Dengan bekal ijazah, sertifikat kompetensi, serta dukungan jejaring kerja sama dengan berbagai institusi, para lulusan diharapkan tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. (made)
























