Kamis, 3 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Gyokai Indonesia Kompeten Gandeng UNTARA, Siapkan Lulusan SMK Kuliah Sambil Bekerja

Oleh Fajar Aditya Kusuma
Rabu, 2 Sep 2026 12:32 WIB
Rubrik Edukasi, Kabupaten Tangerang, Metro Tangerang
Gyokai Indonesia Kompeten Gandeng UNTARA, Siapkan Lulusan SMK Kuliah Sambil Bekerja

KOLABORASI: CEO LPK & SMK Gyokai Indonesia Kompeten, Teguh Imam Pambudi saat bersama Rektor Universitas Tangerang Raya (UNTARA) Mardiyana, usai membahas kolaborasi pendidikan dan dunia kerja untuk menyiapkan lulusan SMK agar dapat bekerja sekaligus melanjutkan kuliah. Pertemuan berlangsung di kantor LPK & SMK Gyokai Indonesia Kompeten di Cisoka, Rabu (2/9/2026). (ADITYA/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sekaligus menekan angka pengangguran di Kabupaten Tangerang, mendapat dorongan melalui kolaborasi Gyokai Indonesia Kompeten dan Universitas Tangerang Raya (UNTARA). Kesepakatan kerjasama ini berlangsung di kantor LPK & SMK Gyokai Indonesia Kompeten di Cisoka, Rabu (2/9/2026).

Kerja sama kedua lembaga tersebut diarahkan untuk memadukan pendidikan dengan dunia kerja. Konsepnya, lulusan SMK tidak hanya mendapatkan ijazah, tetapi juga memiliki kompetensi, pengalaman kerja, penghasilan, serta kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana.

Rektor Universitas Tangerang Raya, Mardiyana mengatakan, kerja sama dengan Gyokai Indonesia Kompeten telah ditandatangani beberapa waktu lalu. Menurut dia, kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan sumber daya manusia, khususnya di Kabupaten Tangerang.

“Alhamdulillah, jadi beberapa waktu yang lalu sudah kita tandatangani kerja sama antara Gyokai Indonesia Kompeten dengan Universitas Tangerang Raya, dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia, khususnya di Kabupaten Tangerang ini,” kata Mardiyana.

Dia menilai terdapat tiga persoalan besar yang harus dihadapi, yakni kebodohan, kemiskinan, dan keterbelakangan. Ketiganya, menurut dia, dapat diatasi melalui pendidikan yang baik.

Mardiyana mengapresiasi program yang dibawa CEO Gyokai Indonesia Kompeten, Teguh Imam Pambudi, karena memadukan pendidikan dengan dunia kerja.

Baca Juga: HUT ke-78 Polwan, Kapolresta Tangerang Dorong Peningkatan Profesionalisme

Dengan pendidikan yang bagus di SMK Gyokai Indonesia Kompeten, kata dia, lulusan nantinya dapat disalurkan ke berbagai perusahaan industri di Kabupaten Tangerang dan tidak menutup kemungkinan ke luar Kabupaten Tangerang.

“Jadi, dengan pendidikan yang bagus di SMK-nya Pak Teguh di Gyokai ini, setelah lulus nanti akan disalurkan di berbagai perusahaan industri di Kabupaten Tangerang ini dan mungkin juga di luar Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

BeritaTerbaru

Pemkot Tangerang Diminta Segera Normalisasi Drainase untuk Mitigasi Banjir

Arief Wibowo Dorong Kajian Potensi PAD Kota Tangerang

Kamis, 3 Sep 2026 09:18 WIB
Layanan SIM Keliling Tangsel Jumat 3 Juli 2026, Cek Lokasinya

SIM Keliling Tangerang Selatan Kamis 3 September 2026, Cek Jadwal & Lokasinya

Kamis, 3 Sep 2026 07:49 WIB
SIM Keliling Kota Tangerang Selasa 1 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Kota Tangerang Kamis 3 September, Cek Lokasinya

Kamis, 3 Sep 2026 07:37 WIB
SMPN 25 Ditolak Warga, Pemkot Tangsel Tak Punya Opsi Lain

SMPN 25 Ditolak Warga, Pemkot Tangsel Tak Punya Opsi Lain

Kamis, 3 Sep 2026 07:33 WIB

Program tersebut sekaligus diharapkan menjadi salah satu solusi untuk mengatasi pengangguran.

Mardiyana menjelaskan, setelah lulus SMA atau SMK, anak-anak umumnya berusia sekitar 18-19 tahun, atau paling tinggi sekitar 20 tahun. Ketika mereka sudah bekerja dan mendapatkan penghasilan, diperlukan arahan agar penghasilan tersebut tidak habis begitu saja.

Karena itu, setelah bekerja, mereka didorong untuk tetap melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Kalau sudah bekerja, otomatis mereka mendapatkan penghasilan. Kalau enggak diarahkan, uang itu enggak akan membekas. Nah, akhirnya kita program, kemudian setelah bekerja harus wajib kuliah,” katanya.

Baca Juga: Bupati Tangerang Sambangi Korban Pohon Tumbang di Teluknaga

Menurut Mardiyana, dengan melanjutkan kuliah selama empat tahun, ketika memasuki usia sekitar 25 tahun, anak-anak tersebut setidaknya sudah menyandang gelar sarjana. Dengan bekal pendidikan dan pengalaman kerja, peluang mereka untuk mengembangkan karier pun semakin terbuka.

“Inilah dengan program ini Insya Allah akan mengangkat martabat Kabupaten Tangerang. Dan ini kira-kira untuk membangun Indonesia, kita mulai dari Kabupaten Tangerang dulu,” tuturnya.

Dia berharap keberhasilan program tersebut nantinya dapat dikembangkan ke daerah lain hingga seluruh Indonesia.

“Insya Allah kalau Tangerang ini sukses, akan kita melebarkan sayapnya ke daerah lain dan Indonesia seluruhnya,” katanya.

Kuliah Sambil Bekerja

Mardiyana menjelaskan, UNTARA memiliki sejumlah program studi yang dapat menjadi pilihan bagi lulusan yang ingin kuliah sambil bekerja.

Di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, tersedia program studi Manajemen, Akuntansi, dan Bisnis Digital. Sementara di Fakultas Teknik terdapat Teknik Industri, Teknik Informatika, dan Teknik Sipil.

Konsep kuliah sambil bekerja, menurut dia, memberikan pengalaman berbeda karena mahasiswa tidak hanya memperoleh pendidikan akademik, tetapi juga merasakan suasana pendidikan vokasi secara langsung.

“Kalau semua mahasiswanya juga menyambi kuliah, otomatis rasa pendidikan akademik tapi rasa vokasi,” ujarnya.

Menurut Mardiyana, pengalaman bekerja membuat mahasiswa lebih memahami penerapan ilmu di lapangan. Berbeda dengan mereka yang sejak kecil hanya belajar teori, tanpa pernah merasakan dunia kerja.

“Beda kalau dari kecil itu hanya belajar terus, enggak pernah bekerja. Itu tahunya hanya teori saja. Sehingga dia tidak mau membumi,” katanya.

Dengan kuliah sambil bekerja, mahasiswa diharapkan lebih menjiwai ilmu yang dipelajari sekaligus terbentuk menjadi pribadi yang mandiri.

Apalagi, jika biaya kuliah diperoleh dari hasil kerja sendiri, mereka tidak lagi sepenuhnya bergantung kepada orang tua.

“Kalau kuliah sambil bekerja, Insya Allah akan menjiwai benar dan mendidik anak-anak kita untuk menjadi mandiri. Apalagi sudah kuliah dengan biaya sendiri, enggak minta orang tua,” ucapnya.

Mardiyana juga menyebut mahasiswa nantinya dapat mengikuti program magang di berbagai perusahaan selama masa pendidikan.

UNTARA Dukung Terobosan Gyokai

Madihana menilai Gyokai Indonesia Kompeten merupakan inovasi dan terobosan di bidang pendidikan. Ia menyoroti masih banyak lulusan SMK yang setelah lulus justru menganggur.

“Gyokai ini adalah suatu inovasi, terobosan yang luar biasa di bidang pendidikan. Banyak sekali alumni lulusan-lulusan SMK yang menganggur, tapi tidak di Gyokai Indonesia Kompeten ini,” katanya.

Dia berharap terobosan yang dimotori Teguh Imam Pambudi tersebut, dapat membuat pendidikan kembali memiliki ruh. Pendidikan tidak berhenti pada pemberian ijazah, tetapi juga membekali lulusan dengan kemampuan untuk bekerja.

“Dengan adanya yang dipelopori oleh Pak Teguh ini, Gyokai Indonesia Kompeten, otomatis setelah lulus SMK bisa kerja dan bisa langsung kuliah. Nah, itu terobosan kita,” ujarnya.

UNTARA, kata Mardiyana, sangat mendukung program tersebut. Terlebih, biaya pendidikan yang ditawarkan relatif terjangkau.

“SPP, hanya UKT kita hanya bulanan, Rp300.000 sampai Rp350.000 per bulan. Itu enggak sampai 10 persen daripada gaji yang diterima di setiap perusahaan,” jelasnya.

Dia juga mengingatkan anak-anak muda agar memanfaatkan usia produktif untuk bekerja keras dan menyiapkan masa depan.

“Lebih baik kalian masih muda itu bekerja keras, daripada kerasnya nanti saat kalian sudah tua,” katanya.

Menurut dia, kerja keras sejak muda penting dilakukan karena ketika usia semakin bertambah, tenaga tidak lagi sekuat sebelumnya dan tanggungan hidup semakin banyak.

“Jangan sampai justru kerja keras kalian setelah kalian nanti usia 50 tahun ke atas. Sudah tenaga pas-pasan, sudah tanggungan sudah banyak. Akhirnya masa tuanya itu enggak bahagia,” ujarnya.

Bangun Generasi Emas 2045

Sementara itu, CEO LPK & SMK Gyokai Indonesia Kompeten, Teguh Imam Pambudi, mengatakan kolaborasi dengan UNTARA menjadi bagian dari upaya membangun model pendidikan yang tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan.

Ia menyebut pihaknya membutuhkan mitra yang memiliki semangat dan visi yang sama dalam membangun pendidikan. Menurut dia, pendidikan tidak seharusnya hanya berorientasi pada profit. Karena itu, biaya kuliah di UNTARA yang relatif murah menjadi salah satu alasan kerja sama tersebut dilakukan.

“Lebih murah, sekarang paling murah UNTARA kalau ini jalan programnya,” ujarnya.

Selain biaya pendidikan, Teguh menilai UNTARA memiliki program Teaching Factory yang memungkinkan mahasiswa belajar sekaligus melakukan produksi secara langsung. Konsep tersebut dinilai sejalan dengan kebutuhan industri.

“Di UNTARA juga kan ada program Teaching Factory. Jadi anak-anak bisa belajar sambil langsung berproduksi, terbiasa sama industri yang tadi Bapak bilang. Pendidikan akademiknya terasa vokasi,” katanya.

Teguh menyebut konsep tersebut merupakan terobosan baru. Ia bahkan telah menyampaikan gagasan tersebut kepada sejumlah kepala sekolah lainnya.

Menurut dia, jika program tersebut berjalan, pihaknya ingin ikut membangun generasi yang mandiri dan kreatif.

“Kita lagi membangun generasi bangsa kita ini bukan jadi bangsa yang pengemis. Ini bangsa yang mandiri, kreatif,” katanya.

Dengan konsep tersebut, lulusan diharapkan tidak lagi kebingungan ketika memasuki dunia setelah sekolah.

“Mereka begitu lulus enggak bingung lagi. Mau kuliah enggak punya uang, mau kerja enggak punya kompetensi, enggak ada. Enggak ada cerita,” tegasnya.

Teguh mengatakan program tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun Generasi Emas 2045.

Terkait kemungkinan memperluas kerja sama dengan perguruan tinggi lain, Teguh mengatakan, pihaknya terbuka untuk berkolaborasi dengan siapa saja yang memiliki komitmen terhadap pendidikan, dan bersedia menyediakan biaya pendidikan yang terjangkau.

“Kalau semuanya modelnya kayak Pak Mardiyana yang siap dengan biayanya, enggak soal, enggak profit aja pikirannya, siap membantu pendidikan dengan biaya yang murah, kita bisa kolaborasi. Ke siapa saja kita bisa, Insya Allah,” pungkasnya. (aditya)

Tags: Gyokai Indonesia KompetenGyokai Indonesia Kompeten Gandeng UNTARAkabupaten tangerangSiapkan Lulusan SMK Kuliah Sambil Bekerjatangeranguntara
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Proyek Hutan Bambu Dianggap Mubazir, Ini Penjelasan Pemkab Tangerang
Headline

Proyek Hutan Bambu Dianggap Mubazir, Ini Penjelasan Pemkab Tangerang

Kamis, 3 Sep 2026 07:26 WIB
Peringati Hari Lahir Kejaksaan, Kejari Kabupaten Tangerang Ziarah ke Makam Raden Aria Wangsakara
Kabupaten Tangerang

Peringati Hari Lahir Kejaksaan, Kejari Kabupaten Tangerang Ziarah ke Makam Raden Aria Wangsakara

Rabu, 2 Sep 2026 22:05 WIB
Pilar Saga Ichsan Beberkan Alasan Pencairan Hibah KONI Tangsel Ditunda
Headline

Pilar Saga Ichsan Beberkan Alasan Pencairan Hibah KONI Tangsel Ditunda

Rabu, 2 Sep 2026 20:46 WIB
Tinjau Proyek Turap dan Bronjong di Tiga Lokasi, Ini Kata Wakil Wali Kota Tangsel
Kota Tangsel

Tinjau Proyek Turap di Tangsel, Pilar Saga Wanti-Wanti Soal Kualitas

Rabu, 2 Sep 2026 20:38 WIB
TKA SMK di Kabupaten Tangerang Disosialisasikan, Sekolah Diminta Bersiap
Edukasi

TKA SMK di Kabupaten Tangerang Disosialisasikan, Sekolah Diminta Bersiap

Rabu, 2 Sep 2026 18:04 WIB
Wabup Lebak Gagas Bapak-Ibu Asuh di Sekolah Rakyat
Banten Region

Wabup Lebak Gagas Bapak-Ibu Asuh di Sekolah Rakyat

Rabu, 2 Sep 2026 17:56 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas di Tangsel, Diduga Akibat Asam Lambung

Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas di Tangsel, Diduga Akibat Asam Lambung

Selasa, 1 Sep 2026 08:54 WIB
Gus Kikin Serukan NU Membumi dan Sentuh Rakyat Kecil, Prabowo Ingin Entaskan Kemiskinan

Gus Kikin Serukan NU Membumi dan Sentuh Rakyat Kecil, Prabowo Ingin Entaskan Kemiskinan

Senin, 31 Agu 2026 17:28 WIB
Kabid Humas Polda Banten, Kombespol Maruli Ahiles Hutapea. (ISTIMEWA)

Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Karhutla, Polda Banten Libatkan Banyak Stakeholder

Rabu, 2 Sep 2026 16:28 WIB
Pondok Aren Zona Merah Narkoba, Pelajar SMP Mulai Terpapar Ganja Sintetis

Pondok Aren Zona Merah Narkoba, Pelajar SMP Mulai Terpapar Ganja Sintetis

Minggu, 30 Agu 2026 17:07 WIB
Kabid Humas Polda Banten, Kombespol Maruli Ahiles Hutapea. (ISTIMEWA)

Ini Daftar Sembilan Pejabat Polda Banten yang Dimutasi, Salah Satunya Dirreskrimsus

Senin, 31 Agu 2026 13:34 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.