SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meninjau langsung pelaksanaan tes kemampuan akademik (TKA) berbasis digital di SMPN 2 Curug, Kecamatan Curug, Senin (6/4). Sebanyak 330 siswa mengikuti TKA tersebut.
Mendikdasmen menjelaskan pemanfaatan teknologi dalam TKA ini bukan sekadar digitalisasi. Melainkan upaya untuk menciptakan sistem penilaian yang lebih objektif, transparan, dan akuntabel. Mu’ti menambahkan kemampuan akademik digital ini bertujuan untuk memastikan bahwa standar mutu pendidikan nasional dapat terukur dengan tepat, mulai dari dasar hingga menengah.
“Kita ingin memastikan bahwa standar mutu pendidikan nasional dapat terukur dengan tepat mulai dari tingkat dasar dan menengah,” ujarnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Dadan Gandana menambahkan TKA ini merupakan program nasional yang menggantikan asesmen nasional yang kini telah ditiadakan. Kata Dadan, TKA ini dilakukan untuk mengukur capaian kognitif siswa secara objektif, khususnya Matematika dan Bahasa Indonesia.
Dirinya mengatakan Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang terus berupaya memeratakan fasilitas digital agar tidak ada ketimpangan antar sekolah, tentunya untuk mendukung penuh program Pemerintah Pusat dalam menciptakan generasi emas ditahun 2045.
“Kami di tingkat daerah memastikan bahwa instruksi Pak Menteri terkait kualitas layanan pendidikan benar-benar terimplementasi di lapangan. Seperti yang terlihat di SMPN 2 Curug, dukungan fasilitas dan pengawasan yang optimal adalah kunci agar siswa dapat fokus menunjukkan kemampuan terbaik mereka tanpa kendala teknis,” tutur Dadan Gandana.
Baca Juga: Banten Luncurkan Sekolah Aman dan Nyaman, Talenta Siswa Disiapkan Mendunia
Dadan juga menambahkan bahwa sinergi antara Kemendikdasmen dan Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang sangat krusial untuk memetakan tantangan pendidikan di wilayah penyangga ibu kota. Dirinya berharap, dengan diterapkannya TKA ini, Indonesia mampu menciptakan generasi emas di tahun 2045.
“Tentu kami terus berupaya dan bersinergi dalam menciptakan generasi emas, dan generasi semakin gemilang, ” ungkapnya.
Kepala Bidang SD pada Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Dilly Windu mengatakan TKA ini dilakukan untuk SD kelas 6 dan SMP kelas 8 saja. Dimana, mata pelajaran yang diberikan adalah Matematika Numerasi dan Bahasa Indonesia Literasi.
“Hanya dilakukan untuk SD kelas 6, dan SMP kelas 8 saja, ” ungkapnya.
Kegiatan TKA ini dilakukan selama 10 hari, dimana SMP dimulai sejak Senin (6/4) hingga Kamis (16/4), sementara SD dilakukan pada Senin (20/4) hingga Kamis (30/4) mendatang. Dan, jumlah sekolah yang mengikuti TKA ditingkat SMP kurang lebih sebanyak 395 dan SD sebanyak 1.006 sekolah.
“Untuk SMP dari total 400 hanya 5 sekolah yang tidak ikut, atau 395. Sementara, SD dari 1.009 hanya 3 yang tidak mengikuti atau 1.006 sekolah saja, untuk siswa 99 persen mengikuti. Kegiatan TKA ini juga untuk mengisi nilai di rapot mereka masing-masing, ” ungkapnya. (alfian)
Baca Juga: Siswa Berhak Dapat Pendidikan Sesuai Agamanya di Sekolah, Mendikdasmen Siap
























