SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang memastikan kondisi anggotanya yang terlibat dalam insiden beberapa waktu lalu mulai membaik.
Para anggota yang sempat menjalani perawatan kini telah diperbolehkan pulang dan tengah menjalani masa pemulihan di rumah.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, mengatakan pihaknya saat ini memfokuskan perhatian pada pemulihan fisik dan psikologis anggota.
“Anggota kami sudah kembali ke kediaman setelah menjalani perawatan di rumah sakit. Saat ini mereka dalam tahap pemulihan,” ujar Mahdiar, Jumat (17/4/2026).
Di tengah proses tersebut, penanganan hukum juga terus berjalan. Mahdiar mengungkapkan, pihak kepolisian telah memanggil pihak terkait, termasuk sejumlah saksi terkait insiden itu.
Ia menegaskan, BPBD menghormati dan mendukung sepenuhnya proses hukum yang sedang berlangsung.
Baca Juga: 84.750 Liter Air Bersih Sudah Disalurkan BPBD Kota Tangerang
“Kami menyerahkan sepenuhnya kewenangan kepada pihak terkait. Anggota kami juga akan mengikuti seluruh proses yang berjalan,” katanya.
Menurut Mahdiar, berdasarkan informasi terakhir yang diterima, kepolisian dijadwalkan menggelar perkara untuk menentukan langkah lanjutan dalam penanganan kasus tersebut. Namun, ia mengaku tidak mengetahui secara rinci tahapan teknis yang akan dilakukan penyidik.
Selain aspek hukum, BPBD juga memberi perhatian pada kondisi psikologis anggota dan keluarganya. Mahdiar menyebut, insiden tersebut menimbulkan dampak traumatis, meski tergolong ringan.
“Ada sedikit trauma yang dirasakan, baik oleh yang bersangkutan maupun keluarganya. Ini menjadi perhatian kami,” ujarnya.
Untuk mendukung pemulihan, BPBD memberikan waktu istirahat kepada anggota yang terlibat selama tiga hingga empat hari sesuai anjuran medis. Setelah masa istirahat tersebut, mereka diharapkan dapat kembali bertugas secara bertahap.
Mahdiar memastikan, BPBD akan terus melakukan pendampingan selama proses pemulihan dan penanganan hukum berlangsung. “Kami akan memantau dan mendampingi jika diperlukan agar anggota bisa melalui proses ini dengan baik,” katanya. (made)
Baca Juga: Sudah 138 Kebakaran Terjadi di Kota Tangerang Selama Kemarau, di Pinang Paling Banyak




















