SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Banten dalam tiga hari ke depan relatif kondusif, meski terdapat potensi hujan dengan intensitas bervariasi di sejumlah daerah.
Kepala BBMKG Wilayah II, Hartanto mengatakan walaupun secara umum atmosfer di sebagian besar wilayah Banten masih dalam kondisi stabil. Namun, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan hujan lokal yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Menurutnya, tingginya kelembapan udara serta pengaruh faktor lokal turut mendorong terbentuknya awan konvektif di beberapa wilayah. Kondisi ini berpotensi meningkatkan curah hujan dengan intensitas ringan hingga lebat, terutama pada periode 26 hingga 30 April 2026.
“Kombinasi faktor-faktor tersebut berpotensi meningkatkan intensitas curah hujan dengan kategori ringan hingga lebat,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (26/4/2026).
Berdasarkan analisis BMKG, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di wilayah Kabupaten Pandeglang bagian utara dan selatan, serta Kabupaten Lebak bagian tengah dan selatan.
Sementara itu, wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diprediksi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Peningkatan intensitas hujan di daerah ini diperkirakan terjadi pada 28 April 2026.
Baca Juga: Layanan SIM Keliling Tangerang Selatan Sabtu 5 September 2026, Cek di Sini Jadwalnya
“Untuk wilayah Tangerang Selatan sendiri berpotensi hujan ringan hingga sedang, dan terdapat peningkatan intensitas hujan pada tanggal 28 April 2026,” turur Hartanto dalam keterangannya.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah rawan bencana, untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Warga juga diharapkan melakukan langkah antisipatif guna mengurangi risiko yang mungkin timbul.
“Masyarakat tetap diimbau untuk mewaspadai potensi hujan lokal yang dapat terjadi di beberapa wilayah,” katanya.
Untuk mendapatkan informasi terkini, masyarakat dapat memantau perkembangan cuaca melalui aplikasi InfoBMKG maupun kanal resmi media sosial BMKG Wilayah II. Informasi akan terus diperbarui seiring dinamika kondisi atmosfer. (eko)
























