SATELITNEWS.COM, TANGERANG– Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Turidi Susanto bersama Tim Peduli Aceh Sumatera Kota Tangerang meresmikan tiga masjid yang selesai direnovasi di wilayah terdampak banjir Aceh, Kamis (8/5/2026).
Tiga masjid tersebut yakni Masjid Babul Falah dan Masjid At Taqwa, serta Masjid Madinah Japakeh.
Kunjungan tim gabungan yang terdiri dari unsur Pemkot Tangerang, DPRD, MUI, BAZNAS, dan PPPA Daarul Qur’an itu tidak hanya menghadiri peresmian, tetapi juga memetakan kebutuhan warga penyintas banjir di sejumlah titik terdampak.
“Bantuan ini mungkin belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat, tetapi menjadi bukti kepedulian warga Kota Tangerang terhadap saudara-saudara di Aceh,” kata Turidi saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.
Dalam peninjauan lapangan, tim masih menemukan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat pascabencana, mulai dari kebutuhan hunian, pendidikan, hingga pemulihan pesantren dan madrasah.
Turidi menegaskan, Tim Peduli Aceh akan kembali menyalurkan bantuan lanjutan sebagai bentuk komitmen mendukung percepatan pemulihan masyarakat terdampak banjir.
Baca Juga: Polemik Paripurna, Bupati Lebak Buka Suara
Ketua Tim Peduli, Ika Lestari mengatakan, tiga masjid yang diresmikan merupakan bagian dari 12 masjid yang direnovasi melalui bantuan masyarakat Kota Tangerang.
“Ini bukan hanya tentang renovasi bangunan masjid, tetapi juga upaya membangkitkan kembali semangat masyarakat pascabencana,” ujarnya.
Sementara, Sekretaris Daerah Aceh Tamiang, Syuaibun Anwar menyampaikan apresiasi atas kepedulian masyarakat Kota Tangerang terhadap warga Aceh yang terdampak banjir.
“Kami sangat mengapresiasi bantuan renovasi masjid-masjid terdampak banjir. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami,” katanya.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, mengapresiasi Tim Peduli Aceh–Sumatera asal Kota Tangerang yang berhasil merenovasi tiga masjid di Aceh pascabencana banjir.
Menurut Sachrudin, bantuan renovasi tersebut merupakan wujud nyata kepedulian masyarakat Kota Tangerang terhadap saudara-saudara di Aceh yang terdampak bencana.
Baca Juga: Belanja Daerah Naik Rp 217 Miliar, PAD Turun Rp 32,706 Miliar
“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat kehidupan masyarakat. Karena itu, ketika masjid kembali berdiri dan kembali digunakan, maka semangat masyarakat untuk bangkit juga ikut tumbuh. Semoga bantuan ini menjadi penguat ukhuwah dan membawa manfaat bagi masyarakat Aceh,” ujar Sachrudin Kamis (07/05/2026). (made)




















