SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Stadion Besiktas Park, Istanbul, bakal menjadi saksi juara UEFA Europa League musim 2025-2026. Ya, di stadion kebanggan Turki itu akan menggelar duel final antara SC Freiburg melawan Aston Villa pada Kamis (21/5/2026) pukul 02.00 WIB.
Laga ini menjadi momen bersejarah bagi kedua klub. Freiburg untuk pertama kalinya tampil di final kompetisi Eropa, sementara Aston Villa berupaya mengakhiri penantian panjang selama 30 tahun tanpa trofi mayor.
Pertemuan di Istanbul diprediksi berlangsung terbuka. Kedua tim datang dengan reputasi sebagai salah satu klub paling produktif sepanjang kompetisi musim ini.
Freiburg tampil mengejutkan sejak fase gugur. Klub Bundesliga tersebut sukses menyingkirkan Genk, Celta Vigo, dan Braga dengan gaya permainan menyerang yang atraktif. Tim asuhan Julian Schuster bahkan mampu mencetak minimal tiga gol dalam empat dari enam pertandingan fase gugur.
Nama-nama seperti Vincenzo Grifo, penjaga gawang muda Noah Atubolu, hingga gelandang muda berbakat Johan Manzambi menjadi motor utama keberhasilan Freiburg melangkah hingga final.
Di sisi lain, Aston Villa tampil konsisten sejak fase liga dengan meraih tujuh kemenangan dari delapan pertandingan. Klub Premier League tersebut kemudian menyingkirkan Lille, Bologna, dan Nottingham Forest di fase knockout.
Kehadiran kapten John McGinn, kreativitas Morgan Rogers, serta ketajaman Ollie Watkins menjadi kekuatan utama tim asal Birmingham tersebut.
Salah satu faktor pembeda Aston Villa adalah sosok pelatih Unai Emery. Juru taktik asal Spanyol itu dikenal sebagai “raja Liga Europa” dengan koleksi empat gelar sepanjang karier kepelatihannya.
Final di Istanbul akan menjadi final Liga Europa keenam Emery sebagai pelatih, sekaligus memperpanjang rekornya di kompetisi tersebut. “Bermain di final di Istanbul adalah sesuatu yang spesial. Kami bangga dengan perjalanan menuju titik ini,” ujar Emery.
Mantan pelatih Arsenal berkebangsaan Spanyol itu bahkan sempat tiga kali meraih trofi Liga Europa secara konsekutif saat masih menukangi Sevilla. Bareng tim Kapal Selam Kuning, Emery memboyong trofi Liga Europa edisi 2013-14, 2014-15, dan 2015-16.
Lalu, di musim kompetisi 2020-21, giliran Villareal yang berhasil ia bawa jadi raja kedua Eropa. Kini, selepas berhasil membawa Aston Villa tembus empat besar Liga Inggris, Emery punya kesempatan untuk mempersembahkan trofi Liga Europa untuk publik The Villa Park.
Pengalaman Emery di laga besar diprediksi menjadi modal penting Villa menghadapi Freiburg yang mayoritas dihuni pemain muda.
Bagi Freiburg, keberhasilan mencapai final sudah menjadi pencapaian luar biasa. Klub yang berdiri sejak 1904 itu belum pernah memenangkan trofi mayor sepanjang sejarah mereka.
Pelatih Freiburg, Julian Schuster menegaskan timnya tidak ingin sekadar menikmati final. “Kami tidak puas hanya mencapai final. Kami datang untuk memenangkannya,” tegas Schuster.
Freiburg hampir tampil dengan kekuatan penuh. Satu-satunya kehilangan penting adalah Yuito Suzuki yang mengalami cedera tulang selangka.
Sementara Aston Villa masih menunggu kondisi gelandang bertahan Amadou Onana yang mengalami masalah betis. (dm)
PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN
FREIBURG (4-2-3-1): Atubolu; Kübler, Ginter, Lienhart, Treu; Eggestein, Manzambi; Beste, Höler, Grifo; Matanovic.
Pelatih: Julian Schuster
ASTON VILLA (4-2-3-1): Martinez; Cash, Konsa, Pau Torres, Digne; Lindelof, Tielemans; McGinn, Rogers, Buendia; Watkins
Pelatih: Unei Emery