SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Prancis secara meyakinkan menembus babak 16 besar Piala Dunia 2026. Prancis menyingkirkan Swedia lewat kemenangan dengan skor 3-0.
Pertandingan antara Prancis vs Swedia digelar di Stadion MetLife, pada Rabu (1/7) pagi WIB. Les Bleus mendominasi di hampir sepanjang laga.
Penyerang sekaligus kapten Kylian Mbappe menyumbang dua gol Prancis dan satu gol lain dari Bradley Barcola. Sementara Michael Olise menciptakan dua assist.
Dengan kemenangan ini, Prancis selanjutnya akan menghadapi Paraguay untuk berebut satu tempat di perempatfinal Piala Dunia 2026. Sebelumnya, Paraguay sukses menyingkirkan Jerman. Paraguay vs Prancis berlangsung di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Minggu (5/7/2026) pagi WIB.
Dua gol yang dicetak Kylian Mbappe membuatnya menyamai gol Lionel Messi di Piala Dunia 2026 dengan enam gol. Namun, Mbappe berada di daftar puncak karena punya dua assist.
Di Piala Dunia sejak 1994, jika terdapat dua pemain atau lebih yang mencetak jumlah gol yang sama, FIFA menggunakan kriteria tie-breaker. Urutannya adalah jumlah assist dan selanjutnya jumlah menit bermain.
Baca Juga: Koeman Mundur Usai Gagal di Piala Dunia, Nagelsmann Enggan
Mbappe di Piala Dunia 2026 sudah punya dua assist, yang dibuat dalam kemenangan melawan Norwegia di fase grup. Messi sejauh ini belum menciptakan assist. “Mbappe kini memimpin persaingan untuk Sepatu Emas. Dia sama-sama mencetak gol dengan Lionel Messi, yaitu enam gol, tetapi unggul dua assist,” bunyi keterangan FIFA.
Timnas Prancis sendiri mempunyai kombinasi maut di Piala Dunia 2026. Kerja sama Kylian Mbappe dengan Michael Olise berbuah banyak gol untuk Les Bleus.
Salah satu gol Mbappe ke gawang Swedia merupakan buah umpan dari Olise. Olise juga membidani dua gol Mbappe ke gawang Senegal. Satu gol Mbappe lain yang diarsiteki oleh Olise dicatatkan saat menjebol gawang Norwegia.
Mengenai Olise, Mbappe sudah pernah mengungkapkan kesan bermain dengan pemain berusia 24 tahun itu. ”Bersama Michael, semuanya menjadi sangat mudah karena dia adalah tipe pemain yang selalu bermain dengan kepala tegak,” kata Mbappe seperti dikabarkan oleh Marca.
”Saat bermain dengannya, Anda hanya perlu berpikir untuk menawarkan solusi, membuka jalur operan, dan dia pasti akan melihatnya. Dia sudah tahu akan hal itu, dan itu benar-benar keren,” kata dia menambahkan.
Di sisi lain, pelatih Timnas Prancis Didier Deschamps mengungkapkan rasa harunya setelah Kylian Mbappe mendedikasikan gol pembuka ke gawang Swedia untuk mendiang ibundanya pada laga babak 32 besar Piala Dunia 2026. ”Sikap Kylian benar-benar menyentuh hati saya,” ujar Deschamps seperti dilansir ESPN.
Baca Juga: Inggris vs RD Kongo, Potensi Kejutan Lagi?
”Dia adalah kapten kami. Saya mengatakan ini bukan sekadar untuk memujinya, melainkan karena sejak hari pertama dia selalu menunjukkan sikap yang luar biasa.”
Deschamps menilai Mbappe bukan hanya tampil tajam di lapangan, tetapi juga memperlihatkan kualitas kepemimpinan yang mampu menyatukan tim dalam situasi sulit.
Pelatih berusia 57 tahun itu juga mengapresiasi para pemain Prancis yang tetap menjaga fokus saat dirinya harus meninggalkan tim. Menurut Deschamps, skuad Les Bleus mampu menunjukkan kedewasaan dan kebersamaan sehingga tetap tampil sempurna sepanjang turnamen.
”Skuad ini tetap bersatu. Mereka melakukan apa yang memang harus dilakukan ketika saya tidak bersama mereka. Dalam situasi saat itu, memang lebih baik saya tidak berada di sana, baik untuk mereka maupun untuk saya sendiri,” kata Deschamps.
”Namun ketika saya kembali, mereka tahu bahwa saya kembali bersama mereka. Itu hal yang sangat baik. Mentalitas sebuah tim memang tidak otomatis memenangkan pertandingan, tetapi saya tahu betul mentalitas yang buruk bisa membuat Anda kalah,” ujar dia. (dm)




























