SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Ronald Koeman mengumumkan mundur sebagai pelatih Timnas Belanda. De Oranje gagal total di Piala Dunia 2026 usai disingkirkan Maroko di babak 32 besar. Sementara Julian Nagelsmann menegaskan tidak akan mundur dari posisinya sebagai pelatih Timnas Jerman.
Belanda didepak Maroko lewat adu penalti 2-3 menyusul hasil imbang 1-1 sampai akhir babak perpanjangan waktu, Selasa (30/6) pagi WIB.
Dengan kegagalan itu, Virgil van Dijk dkk tak mampu memenuhi target semifinal. Situasi yang membuat Koeman harus meninggalkan kursi pelatih Belanda. “Tadi malam saya membuat keputusan untuk mengakhiri jabatan saya sebagai pelatih tim nasional Belanda,” tulis Koeman di akun Instagram-nya.
”Kita semua memimpikan Piala Dunia di mana kita akan membuat sejarah. Itu tidak terjadi. Tidak ada yang lebih kecewa daripada saya. Sebagai pelatih kepala, Anda memikul tanggung jawab itu.”
Ini menandai berakhirnya periode kedua Ronald Koeman membesut Belanda. Koeman turut mengindikasikan akan menyudahi kariernya sebagai pelatih yang sudah berlangsung selama 26 tahun.
“Selain itu, beberapa tahun terakhir ini membuat saya menyadari sekali lagi bahwa ada hal-hal yang lebih penting daripada sepakbola. Sepak bola telah menjadi hidup saya, tapi kesehatan tidak ternilai harganya. Ketika seseorang yang sangat Anda cintai sedang berjuang melawan penyakit yang berat, perspektif Anda berubah,” lanjut dia.
Baca Juga: Mbappe-Olise Mudahkan Les Bleus
”Meskipun sedang sakit, istri saya, Bartina, mendukung dan menyemangati saya setiap hari untuk menyelesaikan pekerjaan saya sebagai pelatih kepala. Itu menunjukkan kekuatan yang luar biasa. Saya sangat berterima kasih kepada dia atas hal itu, lebih dari yang bisa saya ungkapkan dengan kata-kata,” Ronald Koeman menambahkan.
Sementara itu, Julian Nagelsmann menegaskan tidak akan mundur dari posisinya sebagai pelatih Timnas Jerman. Dia siap membawa Die Mannschaft bangkit.
Posisi Nagelsmann dalam sorotan tajam setelah Jerman disingkirkan Paraguay di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026. Ini jadi prestasi memalukan Jerman setelah dua edisi sebelumnya mentok di fase grup.
Padahal Paraguay baru comeback di Piala Dunia kali ini setelah absen 16 tahun. Melimpahnya pemain berkualitas di skuad Jerman ternyata tidak bisa dimaksimalkan Nagelsmann.
Wajar jika banyak pihak yang menginginkan Nagelsmann dipecat karena dianggap tidak mumpuni melatih Jerman. Terkait itu, Nagelsmann menepis rumor bahwa dia akan mundur.
Nagelsmann akan tetap menghormati kontraknya yang masih berlaku sampai 2028. Dia yakin masih bisa membawa Jerman bangkit di turnamen besar berikutnya, yakni Euro 2028. “Saya bukan orang yang suka lari dari tanggung jawab begitu saja. Ini bukan pertama kalinay terjadi dan memang harus ada yang diperbaiki dari masalah yang ada hari ini. Tapi, jika DFB menginginkan saya bertahan, maka saya akan lanjut,” ujar Nagelsmann seperti dikutip Guardian.
Baca Juga: Inggris vs RD Kongo, Potensi Kejutan Lagi?
“Saya tahu bagaimana sepakbola bekerja, saya tahu bagaimana industri ini bekerja. Saya tahu banyak orang yang ingin saya pergi, tapi saya ingin sekali bertahan jika federasi menginginkan saya,” sambungnya.
“Mereka sudah bicara blak-blakan ke saya, mereka menenangkan saya, mereka tentu tidak akan menawarkan kontrak baru dua menit setelah saya kalah di sini. Mereka tidak akan langsung bicara usai kekalahan ini,” ujar dia. (dm)




























