SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Prancis melangkah ke perempatfinal Piala Dunia 2026 usai menang 1-0 atas Paraguay. Gol tunggal Prancis diciptakan Kylian Mbappe lewat sebuah eksekusi penalti.
Laga Paraguay vs Prancis di babak 16 besar Piala Dunia 2026 digelar di Philadelphia Stadium, Philadelphia, Minggu (5/7/2026) dini hari WIB. Babak pertama berakhir tanpa gol.
Prancis baru memecah kebuntuan pada menit ke-70 lewat penalti Mbappe. Wasit menunjuk titik putih usai mengecek VAR dan menyatakan gelandang Paraguay Diego Gomez melanggar Desire Doue.
Lolos ke perempatfinal Piala Dunia 2026, Prancis akan menghadapi Maroko. Maroko lolos usai menang 3-0 atas Kanada di babak 16 besar, Minggu (5/7/2026) dini hari WIB.
Sepanjang pertandingan, Paraguay tampil agresif dan cukup provokatif untuk mengganggu ritme serangan Prancis. Tim arahan Gustavo Alfaro itu tercatat melakukan 13 kali pelanggaran, tapi sama sekali tidak mendapat kartu kuning dari wasit.
Pelatih Prancis Didier Deschamps senang timnya bisa mengatasi permainan keras Paraguay. Deschamps mengakui melawan Paraguay memang tidak mudah. Ia pun senang Prancis bisa tetap fokus untuk meraih kemenangan. ”Tadi tidak mudah. Andai kami memaksimalkan salah satu peluang di menit-menit akhir, finisnya akan lebih nyaman,” ujar Deschamps di situs resmi FIFA.
Baca Juga: Mbappe-Olise Mudahkan Les Bleus
“Paraguay memakai setiap trik yang ada. Itu bukan sepakbola yang sudah ditonton orang, tapi kami tetap fokus dan itu tidak mudah. Mereka tim yang sangat mengandalkan fisik dan bertahan dengan sangat baik.”
“Ini satu lagi langkah maju yang penting. Melawan tim-tim Amerika Selatan selalu sulit, tapi saya senang para pemain bisa menuntaskannya. Kami masuk perempatfinal dan kami harus menikmatinya,” katanya.
Deschamps mengakui bahwa Prancis tidak menjalani laga yang mudah melawan Paraguay. Dia juga menegaskan jalannya laga tak menarik sebagai tontonan. ”Itu tidak mudah. Mereka menggunakan segala cara,” kata Deschamps seperti dikabarkan oleh Reuters.
”Ini bukan jenis sepak bola yang akan menarik orang untuk datang ke stadion, tetapi pertahanan mereka bagus. Selalu sulit melawan tim-tim Amerika Selatan seperti ini,” kata dia menambahkan.
Sulitnya Prancis mencetak gol tak lepas dari permainan bertahan Paraguay. Tim besutan Gustavo Alfaro juga bermain cukup keras. ”Kami tahu jenis pertandingan seperti apa yang dihadapi. Saya pikir sangat bagus bagi kami untuk mengalami pertandingan seperti itu dan melihat bagaimana kami menghadapinya. Kami menunjukkan bukan hanya sebagai tim yang mampu bermain sepakbola menyerang,” kata Mbappe yang dikutip dari situs resmi FIFA.
“Setiap tim menggunakan kekuatan masing-masing – tidak ada cara yang benar atau salah untuk bermain. Satu-satunya cara yang benar adalah menang. Sekarang kami harus fokus pada Maroko. Kami sangat menantikan untuk menghadapi mereka karena kami tahu mereka adalah tim yang sangat bagus,” sambungnya.
Baca Juga: Messi Cetak Rekor Lagi
Di sisi lain, kiper Paraguay Orlando Gill mengatakan, timnya layak bangga usai disingkirkan Prancis. Paraguay sudah bermain habis-habisan meski akhirnya kalah. ”Kami pergi dengan kepala tegak, kami sudah mengerahkan segalanya di atas lapangan,” ujar Gill dilansir ABC Deportes. ”Kami bisa saja memaksakan laga lanjut ke perpanjangan waktu karena kami bertahan dengan sangat baik.”
Paraguay mengusung taktik bertahan saat menghadapi Prancis. Paraguay tercatat cuma melepaskan lima percobaan, dan cuma empat kali menyentuh bola di kotak penalti lawan. Orlando Gill sendiri melakukan empat menyelamatan. Namun, permainan kasar Paraguay jadi sorotan sampai-sampai Mbappe sangat kesal. ”Beginilah sepakbola, jika mereka tidak terbiasa dengan ini apa yang bisa kami lakukan?” ceplos Gill.
“Paraguay memang seperti ini, sebuah tim yang keras. Sejak pertama kami berlaga, kami ingin menunjukkan kehadiran kami, untuk memperlihatkan ketangguhan kami, bahwa jika bolanya lolos, maka pemainnya jangan, dan kurasa tim berkelakuan baik,” dia menegaskan. (dm)




























