SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Dua legenda Cristiano Ronaldo dan Luka Modric bakal saling jegal demi membawa negaranya lolos ke 16 besar Piala Dunia 2026. Pemain yang kemungkinan menjadi Piala Dunia terakhirnya ini akan beradu kuat saat Portugal menghadapi Kroasia dalam babak 32 besar di Stadion Toronto, Jumat (3/7/2026) pukul 06.00 WIB.
Laga ini menghadirkan pertemuan dua tim sarat pengalaman di turnamen besar, tetapi tidak cukup maksimal di fase grup Piala Dunia 2026. Portugal lolos sebagai runner-up Grup K, sementara Kroasia melaju sebagai runner-up Grup L usao kemenangan dramatis atas Ghana di matchday 3.
Catatan historis menunjukkan bahwa kedua tim punya rivalitas cukup sengit. Lima pertemuan terakhir di berbagai ajang resmi, Portugal mendominasi dengan 3 kemenangan, sementara Kroasia baru sekali menumbangkan Selecao das Quinas, dan satu laga sisa berakhir imbang.
Kendati demikian, performa Kroasia yang kerap dijuluki “Raja Fase Gugur” tidak bisa dipandang sebelah mata, terutama setelah mereka mencapai babak final Piala Dunia 2018 dan semifinal edisi 2022.
Sorotan utama dalam laga ini dipastikan tertuju pada dua kapten legendaris yang sudah masuk usia uzur pesepakbola. Pertandingan bakal jadi ujian fisik bagi Cristiano Ronaldo (41) dan Luka Modric (40) karena keduanya selalu masuk starting line-up sepanjang fase grup.
Pemenang laga Portugal vs Kroasia akan lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026, bertemu pemenang Spanyol vs Austria.
Baca Juga: Quartararo-Alex Rins Tinggalkan Yamaha
Portugal di bawah asuhan asuhan Roberto Martinez mengawali turnamen dengan hasil imbang 1-1 kontra RD Kongo, lalu melibas Uzbekistan 5-0, sebelum bermain imbang tanpa gol kontra Kolombia di laga terakhir grup. Dengan lima poin, Selecao finis sebagai runner-up Grup K di bawah Kolombia.
Kekuatan utama Portugal terletak pada kedalaman skuad dan kualitas lini serang. Cristiano Ronaldo tetap menjadi ancaman utama, didukung Rafael Leao, Bruno Fernandes, Joao Neves, dan Vitinha. Martinez juga memiliki banyak opsi dari bangku cadangan untuk menjaga intensitas permainan sepanjang laga.
Di sisi lain, Kroasia kembali menunjukkan mental kuat di turnamen besar. Setelah kalah 2-4 dari Inggris pada laga pembuka, pasukan Zlatko Dalic bangkit dengan mengalahkan Panama 1-0 dan Ghana 2-1. Gol kemenangan Nikola Vlasic atas Ghana lahir dari assist Luka Modric, yang mencatat rekor sebagai penyumbang assist tertua di Piala Dunia pada usia 40 tahun 291 hari.
Kroasia tetap berbahaya berkat pengalaman pemain-pemain senior seperti Modric, Mateo Kovacic, dan Ivan Perisic. Selain itu, Martin Baturina tampil menonjol sebagai motor lini tengah dengan kemampuannya memenangkan duel dan memutus aliran bola lawan.
Secara taktik, Portugal diprediksi mengandalkan penguasaan bola dan pressing tinggi untuk menekan lawan sejak awal. Sementara itu, Kroasia kemungkinan bermain lebih sabar, mengontrol tempo melalui Modric dan memanfaatkan transisi cepat ketika Portugal kehilangan bola.
Melihat kedalaman skuad dan catatan pertemuan kedua kubu, Selecao das Quinas sedikit lebih diunggulkan. Namun, Kroasia punya pengalaman panjang di fase gugur Piala Dunia. Vatreni terbukti mampu menyulitkan tim-tim besar dalam beberapa edisi terakhir.
Baca Juga: Rekor Cristiano Ronaldo Usai Portugal Kalahkan Uzbekistan
”Kami fokus memulihkan diri dan mempersiapkan pertandingan. Tim siap untuk tetap berada di jalur sesuai tujuan kami, yaitu memenangkan setiap pertandingan,” ujar Roberto Martinez, dikutip dari Marca.
Selecao das Quinas juga bertekad menang karena duel kontra Kroasia bertepatan dengan perayaan satu tahun meninggalnya salah satu penyerang mereka, Diogo Jota.
Penyerang sayap timnas Portugal, Joao Felix, sesumbar timnya bisa mengalahkan Kroasia. Meski begitu, Joao Felix meminta banyak pihak untuk tetap tenang. Dikutip dari beIN Sports, Joao Felix sangat yakin Portugal bisa mengalahkan Kroasia. ”Mereka [para penggemar Portugal] harus tenang. Hanya karena kami bermain imbang di dua pertandingan bukan berarti kepercayaan diri kami berkurang,” kata Joao Felix.
”Ini Piala Dunia. Semua orang hanya perlu tetap tenang. Kami sangat yakin akan mengalahkan Kroasia,” ucap Felix. (dm)




























