SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Sebanyak 154 warga telah menjalani pemeriksaan kesehatan akibat terdampak asap kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Desa Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang. Di saat yang sama, hingga Rabu (1/7/2026) pukul 14.54 WIB, api masih membara di tumpukan sampah dan kepulan asap putih pekat terus menyelimuti kawasan sekitar.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi, mengatakan seluruh fasilitas kesehatan telah disiagakan untuk mengantisipasi bertambahnya warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap.
“Hingga hari ini, pasien yang sudah kami periksa sebanyak 154 orang,” kata Hendra kepada Satelit News, dilokasi saat mendampingi Bupati Tangerang, Rabu (1/6/2026).
Menurutnya, mayoritas warga yang menjalani pemeriksaan merupakan orang dewasa. Sementara itu, kelompok lanjut usia menjadi salah satu kelompok yang paling rentan mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap dalam waktu lama.
Untuk mengantisipasi meningkatnya kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), Dinas Kesehatan telah menambah stok masker di puskesmas-puskesmas yang diperkirakan terdampak.
“Sudah siap siaga dan sudah menyiapkan masker. Hari ini saya perintahkan tim Dinas Kesehatan menambah stok masker di puskesmas-puskesmas yang kita perkirakan terdampak,” ujarnya.
Baca Juga: TPA Jatiwaringin Terbakar, Pemkab Tangerang Pastikan Angkutan Sampah Tetap Normal
Selain menyiapkan pelayanan kesehatan dan membagikan masker, Dinkes juga mengintensifkan edukasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah mencegah infeksi saluran pernapasan akibat paparan asap.
Apabila kondisi memburuk dan warga harus mengungsi, Dinkes memastikan akan membuka posko-posko kesehatan tambahan di wilayah terdampak.
Hendra mengimbau masyarakat yang berada di sekitar TPA maupun wilayah yang terdampak asap agar segera menjauhi area yang dipenuhi asap. Jika tidak memungkinkan untuk berpindah, masyarakat diminta menggunakan masker saat beraktivitas.
Sementara itu, kebakaran TPA Jatiwaringin yang terjadi sejak Selasa (30/6/2026) hingga kini masih belum berhasil dipadamkan. Api masih membakar tumpukan sampah, sedangkan asap putih pekat terus membumbung ke udara.
Di lokasi, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Tangerang, tim Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), serta tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih memantau dan mengoordinasikan upaya penanganan kebakaran.
Kebakaran diduga dipicu cuaca panas ekstrem yang memantik gas metana di dalam timbunan sampah hingga akhirnya terbakar. (aditya)
Baca Juga: BNPB Kerahkan Dua Helikopter Water Bombing Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang




























