SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melangkah ke perempatfinal China Open 2026. Sang juara bertahan itu lolos usai menang dua gim langsung atas wakil Jepang.
Fajar/Fikri menghadapi Takumi Nomura/Yuichi Shimogami di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, Kamis (23/7/2026). Sempat kesulitan pada gim pertama, Fajar/Fikri akhirnya menang 21-19, 21-11.
Gim pertama berjalan cukup ketat. Fajar/Fikri yang sempat merebut tiga poin pertama kemudian disalip oleh Nomura/Shimogami yang meraih enam poin beruntun. Terus mengejar, Fajar/Fikri unggul tipis 11-10 saat interval. Selepas interval, Fajar/Fikri terus mendapat tekanan dari pasangan Jepang.
Namun, mereka menunjukkan pertahanan yang rapat dan merebut empat angka beruntun untuk unggul 18-14. Meski pasangan Jepang bisa merapatkan jarak, Fajar/Fikri mampu mengamankan gim pertama 21-19.
Fajar/Fikri kemudian tancap gas di gim kedua dengan merebut lima poin pertama. Mereka kemudian unggul cukup telak 11-4 saat interval. Fajar/Fikri sempat unggul 10 poin di kedudukan 19-9.
Mereka pada akhirnya mengamankan kemenangan 21-11 untuk lolos ke perempatfinal.
Baca Juga: Putri Kusuma Wardani Lewati Ujian Pertama
Pada babak perempatfinal, Fajar/Fikri akan menghadapi pemenang dari pertandingan antara Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju dan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi.
Fajar mengungkapkan kondisi lapangan menjadi tantangan tersendiri dalam pertandingan tersebut. Menurutnya, arah angin di lapangan satu sangat berbeda dibandingkan lapangan dua yang digunakan sehari sebelumnya.
”Kalau tentang pertandingan tadi, kondisi lapangan satu sangat berbeda dengan lapangan dua kemarin. Arah angin di sini benar-benar kencang,” ujar Fajar dalam keterangan melalui PBSI.
”Di gim pertama kami menang angin, strateginya bagaimana kami harus menurunkan bola tapi banyak terlalu hati-hati jadi cukup sulit juga untuk mengambil keunggulan. Gim kedua kami kalah angin, kami mencoba mengubah pola dengan bermain panjang-panjang dan ternyata bisa nyaman mengontrol permainan,” jelasnya.
Sementara itu, Fikri menilai keberhasilan mengamankan gim pertama menjadi salah satu kunci kemenangan mereka. Ia memilih fokus saat reli-reli panjang di poin-poin krusial. ”Di poin terakhir gim pertama itu saya coba fokus saja ketika rally panjang, membaca pergerakan dan membaca arah bola sehingga bisa mengeksekusi sentuhan dengan baik,” ujar Fikri.
Menghadapi siapa pun lawannya nanti, Fajar menegaskan fokus menjadi aspek utama yang ingin diperbaiki. Ia merasa penampilannya bersama Fikri masih belum maksimal meski sukses melewati babak 16 besar. ”Kedua pasangan ini mempunyai permainan yang sangat bagus tapi siapapun lawannya kami mau fokus mempersiapkan diri terutama dari kondisi fokusnya yang saya merasa belum terlalu in. Semoga besok semakin membaik,” kata Fajar.
Baca Juga: Brasil vs Jepang, Jangan Anggap Remeh
Fajar/Fikri memiliki catatan pertemuan yang berbeda dengan dua calon lawannya. Mereka bermain imbang 1-1 melawan Hoki/Kobayashi, sementara dalam satu-satunya pertemuan melawan Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju, pasangan Indonesia tersebut harus mengakui keunggulan wakil Korea Selatan itu. (dm)

















