SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Literasi 13 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menggelar seminar dengan tema “Waspada Penyebaran Berita Hoax” di Aula Balai Desa Tegal Kunir Lor, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Rabu (29/7/2026) lalu. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan literasi mengenai penyebaran berita hoax dan literasi digital di kalangan masyarakat.
Seminar dibuka oleh perangkat Desa Tegal Kunir Lor, Helmi Elsandy S. Hub, Int. Sebagai Kepala Seksi Pemerintahan yang mewakili Desa Tegal Kunir Lor. Turut mendampingi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tegal Kunir Lor, Ketua RT dan RW Desa Tegal Kunir Lor, Karang Taruna Desa Tegal Kunir Lor, serta siswa sekolah SMP Islam Daar El Arqam dan mahasiswa KKM literasi 13 Untirta.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dari KKM Literasi 13 Untirta, Hendrawan Syafrie S. Pi, M.Si, dalam pemaparannya mengatakan, masyarakat harus bijak dalam menerima informasi. ”Tujuannya untuk memberikan pemahaman mengenai cara menjaring informasi bagi masyarakat, khususnya bagi masyarakat Desa Tegal Kunir Lor. Cerdas dalam menjaring informasi, bijak mencari informasi,” katanya.
Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Tangerang, Andri Gunawan S.Kom memaparkan terkait langkah-langkah untuk dapat mengecek fakta terkait pemberitaan yang beredar di tengah masyarakat. ”Jangan sampai masyarakat terjebak dalam informasi hoax. Makanya harus dicek fakta dan menjaga desa dari informasi palsu,” ujarnya.
Ketua KKM Literasi 13 Untirta, Faaris Mufid Alaauddin menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sengaja menyasar kalangan masyarakat desa sebagai langkah awal membangun kesadaran dan pemahaman mengenai pentingnya literasi anti hoax di tengah-tengah masyarakat.
”Seminar ini menghadirkan narasumber yang memiliki kompetensi untuk mampu memberikan penjelasan mengenai tema literasi anti hoax yang merupakan bagian dari salah satu program peningkatan literasi. Karena itu mengangkat tema kewaspadaan terhadap penyebaran berita hoax menjadi penting untuk sama-sama menggiatkan literasi anti hoax di tengah-tengah masyarakat desa, terus masyarakat Desa Tegal Kunir Lor,” kata mahasiswa dari Fakultas Teknik ini.
Baca Juga: Hingga Oktober 2026, Semua Produk Harus Bersertifikat Halal
Menurutnya, dengan adanya kemajuan teknologi serta kemudahan akses internet dan media komunikasi digital, membuat penyebaran berita hoax semakin mudah dan tanpa disadari hadir di tengah-tengah masyarakat. ”Oleh karena itu masyarakat harus mampu memilih informasi yang beredar di sekitarnya,” jelasnya.
Sementara itu dari Kepala Seksi Pemerintahan Desa Tegal Kunir Lor, Helmi Elsandy S, Hub. Int, mengapresiasi terselenggaranya seminar tersebut. Menurutnya kegiatan ini memberikan wawasan yang bermanfaat bagi masyarakat desa dalam menghadapi perkembangan penyebaran hoax yang begitu pesat. ”Kegiatan ini sangat positif dan memberikan peningkatan kewaspadaan bagi masyarakat Desa Tegal Kunir Lor terkait cara pencegahan dan juga segala yang berhubungan dengan peningkatan literasi anti hoax,” ungkapnya.
Melalui Seminar ini, KKM Literasi 13 Untirta berharap agar masyarakat desa semakin memahami pentingnya bersikap kritis terkait segala informasi yang beredar di sekitarnya. Dengan meningkatnya literasi mengenai kewaspadaan penyebaran informasi, diharapkan masyarakat desa mampu menyaring segala informasi yang beredar di sekitarnya dan cerdas serta bijak dalam penyebaran berita. (alfian)


















